
" Pengen tah hiiih, " Kata Amanda lagi gregeta" Bulan kok Lo diem aja sih, " tanya Wenda, " Ayolah Bulan cari mereka ke sana Samperin Nanti gue bantuin. ini tangan gue udah gatel banget ke Kinan, " Ujarnya lagi gregetan Gak usah lah. Gue Percaya Angkasa. Dia bukan orang Kaya gitu, " Kata Bulan mengintai Angkasa serta Kinan dari tempatnya berdir" Nah gitu dong Bulan ! Percaya diri," Puji Aluna, " Orang emang kenyataanya kan Angkasa memang kaya gitu ? Angkasa itu sukanya sama Bulan Liat matanya aja semua orang pasti langsung tau, " katanya lag" Pokoknya kita harus buat Angkasa ngaku, " Ujar Kirana bertekad
Gak bakal dia cerita Angkasa tuh orangnya keras kepala mau seberapa banyak orang juga kalau dia enggak mau. Dia gak bakal pernah cerita, " Ujar Maure" iya terus gimana dong Panas mata gue liat Angkasa sama Kinan, " Ujar Kirana Lo masih suka sama Angkasa Kirana," tanya AlunaEnggaklah ngapain juga gue suka sama Angkasa, " Ujar Bulan, " Masih waras banget gue kan. Lagi gue sama dia kan dari dulu itu temenan. Perasaan gue itu dulu sama dia ada karena kita terbiasa bareng gitu," Ujar Kiran" iyalah kan sekarang ada Bima, " Alumenggodanya membuat Kirana nyengir karenanya
Temen doang, " Ujar Kiran" Temen apa temen, " Ujar Aluna, " kalau Bima denger dia pasti sedih banget Lo friendzone-in terus sih Kirana, " kata Aluna lagi.
temen apaan yang kondangan bareng Udah Kaya Pacaran, " Ujar Wenda Husstt kok jadi bahas gue sama Bima sih kita itu lagi bahas Angkasa sama Kinan, " Ujar KiranaGedeg gue liatnya. kayak gak ada cowok lain aja sih si KinanKirana menarik tangan Bulan, " Ayo Bulan kita lewat situ. kalau sampe si Angkasa ngeliatin lo Berarti fix kita harus buat Angkasa sama Kinan ngaku," Kirana menarik tangan Bulan yang belum sempat berkata apa-apa yang membuat Mauren, Wenda,Aluna dan Amanda langsung mengikutinya dari belakaKirana dan Bulan di depan sementara Mauren, Wenda, Aluna dan Amanda mengikutinya Mereka seperti Cewek-cewek hits di sekolah yang baru saja bertema
" Ayolah Bulan ! jalan yang elegant Buat Keduanya ngaku, " Ujar Kirana agar rasa percaya Bulan semakin tingg" Liatin aja dulu, " Ujar Bulan santai dan tetap berjalan Namun Kirana semakin memaksany" jangan diliatin terus Lebih seru itu kita ladenin, " Kata Kirana di lorong utama sekngkasa langsung menoleh begitu melihat keberadaan Bulan di lorong Angkasa sangat kenal Bulan. Caper deh lewat sini, " Ujar Kinan begitu Bulan dan Kirana yang hendak lewat
" Biar apa Biar diliatin Angkasa Percuma. Angkasa sekarang itu Pacar gue, " Ujar Kinan lagi Pada mereka
" Lo tuh yang Caper !" Kirana berhenti dan ngegas tiba-tiba, " Orang gak suka masih aja Dipaksa, " Kata kirana lagi
" Lah emang kenyataan kok Lo Caper sama tuh Cewek juga, " kata Kinan menujuk Bulan dengan matanya, " Cocoklah temenan sama-sama Caper,"
" Emang nih jalan Punya Lo ? Enggak kan ? Emang nih sekolah nih Punya Lo Kinan enggak juga kan, " Ujar Amanda," Jadi berhenti sok kaya gitu ya. Orang kita juga enggak ngapa-ngapain Lo !"
" kalau ngomong di saring Kinan Biar cowok yang ada di sebelah Lo itu enggak makin ilfil sama Lo, " Ujar Bulan Pada Kinan
" Suka-suka gue dong ini kan mulut-mulut gue juga, " Ujar kinan Pada Bulan
" Siapa yang maksa ? Angkasa yang mau sendiri kok Pacaran sama gue iya kan Angkasa, " tanya Kinan Pada Angkasa namun Angkasa hanya diam saja
" Angkasa, "
" Ke kelas aja sana Kinan, " Ujar Angkasa datar dan mengalihkan Topik Pembicaraan.
" See Angkasa aja gak belain Lo Sadar diri Kinan kalau halu jangan terlalu tinggi. Nanti Lo bisa gila tau, " ujar Kirana
" Lo tuh yang Gila ! Kinan berdiri, " Ganggu gue aja, "
__ADS_1
" Kalau jenis Orangnya kayak Lo sih gue rela gangguin Lo terus. Habisnya Lo itu jadi orang ngeselin Nganggu banyak orang. Hidup Pula, " Ujar Kirana Pada Kinan
Angkasa tertawa karena membuat Kinan menoleh dengan Tatapan tajam Pada cowok itu.
" Lo yang ngeganguin gue sama Angkasa kok malah Lo yang ngerasa terganggu sih, " tanya Kinan
" iya Udahlah gak usah diladenin Ayo-ayo kita ke kantin aja daripada ladenin orang ini, " Ujar Mauren
" Benar juga tuh. Ngapain juga ngeladenin Cewek perebut kaya gini," Ujar Aluna membuat Kinan menyentak tangannya
" Angkasa belain dong, " Ujar kinan namun Angkasa hanya berdiri dan diam saja
" Atasin aja sendiri, " Ujar Angkasa cuek
" kadang-kadang gue mikir. Apa sih isi Otak Lo Kinan apa lo gak malu jadi bahan olok-olokan satu sekolahan, " Tanya Bulan Pada Kinan membuat Kinan bungkam, " Enggak malu Lo di cap sebagai Perebut cowok orang,"
" Orang Angkasa juga jomblo kok Emangnya gue ngerebut Angkasa dari siapa," Tanyanya lagi
" Udahlah Bulan, " Amanda menarik tangan Bulan, " Gak usah berurusan sama yang bukan manusia,"
" iya kok Lo baru tahu sih, " balas Amanda Pada Kinan
" MULUT LO JAGA, " Ujar kinan
" Udah- udah ini sekolah Amanda jangan terbawa emosi, " Bulan melerai Amanda
" Kinan kita sama-sama cewek Apa gak ada sedikit hati nurani Lo kenapa Lo mau-maunya aja jadi cewek kayak gini, " Tanya Bulan hampir berhasil menyentuh Kinan Tapi perempuan itu segera menepisnya
" Hidup gue bukan untuk Lo urus, " ujar Kinan Pada Bulan
" iya emang bukan untuk gue urus. Siapa juga yang mau ngurusin hidup Lo yang berantakan itu, " tanya Bulan tenang membuat Kinan semakin naik darah
__ADS_1
" Hidup Lo juga berantakan Ngaca, " Ujar Kinan
" iya gue tau. Tapi gue gak sehina Lo Kinan, " Ujar Bulan Pada Kinan, " Bisa-bisanya Lo maksa seseorang untuk jadi Pacar Lo. Padahal Lo tau kan Angkasa itu gak Pernah suka sama Lo, "
" Gue gak Pernah maksa Angkasa untuk jadi Pacar gue, " sangkal Kinan
" Rasa suka lo itu bukan cinta tapi obsesi Kinan, " Kata Bulan membuat Kinan tidak berdaya karena tidak ada seorang Pun yang membantunya
" Obsesi apaan sih maksud Lo Gue ini benar-benar suka sama Angkasa, " Kinan Tetep kekeuh
" Susah ngomong sama batu. Udah salah nyolot lagi, " Ujar Wenda
" Orang juga tau lagi yang mana yang original, " Ujar Amanda
" kalau Lo berhenti. Orang juga Pasti bakal berhenti Kinan itu kuncinya," Ujar Bulan
" kalau gue gak mau berhenti lo mau apa, " tantang Kinan
" Gue cuman mau bilang sama Lo. Gue gak akan Pernah setara sama cewek Perebut Kaya Lo, " Ungkap Bulan, " Begitupun Cewek-cewek di sini yang cowoknya pernah Lo godain,"
Kinan melotot, " Lo tau,"
Bulan Tersenyum Pada Kinan," Tanpa gue minta Pun kabarnya dateng sendiri ke gue, "
" Diem-diem Lo selalu Perhatiin gue kan, " Ujar Bulan Pada Kinan
..." jangan mimpi buat sama-samain gue sama Lo. Lo sama gue itu beda Gak akan Pernah sama, " Ujar " Fine kali ini Lo Menang Tapi awas aja nanti, " Kata Kinan lalu cewek itu Pergi" Wooooo, " kelompok Angkasa Paling depan menyeroraki. Cewek itu Pergi menuju lorong depan dan hilang dari tikungan.egitu Bulan masuk bersama Aluna dan Amanda. mereka menemukan Mika dan Loli yang habis membicarakan sesuatu. Meksi lambat namun Loli sudah mengakui apa Pada Mika. Mika tidak marah ia hanya kecewa karena Loli teman sekelasnya tega melakukan itu Pada Bulan hingga hubungan Pertemanan Bulan dan Mika hancur....
" Sorry telat ngakunya, " Ujar Loli Pada Bulan, " Gue harap Dylan gak akan neror gue lagi," Loli lagi meninggalkan Bulan
" ada apa, " tanya Aluna Pada Mik" Dia udah ngaku kalau dia udah naruh uang gue di lokernya Bulan, Gue masih gak Percaya, " Ujar Mika
__ADS_1
" Gue Juga, " Ujar Bula" Terus Lo Maafin dia, " Tanya Aluna Pada Mika
...••••...