Kisah Untuk Sagara & Angkasa

Kisah Untuk Sagara & Angkasa
BAB 33 Kesalahpahaman lagi ?


__ADS_3

iya jelaslah Aluna marah ? komentar Dylan ketika Sagara berdiskusi dengannya


Arsen ikut mengangguk membenarkan " Lo salah besar Sagara salah besar


Sagara memilih bercerita dengan Dylan dan Arsen tidak detail namun dari sana Dylan serta Arsen tahu bahwa apa yang dilakukan Sagara tadi malam jelas hal yang terlarang untuk perempuan


" kesalahan kebesaran Lo itu seperti menilai harga Aluna ? kata Arsen


" Seram amat Lo Arsen ? balas Dylan


" Ya iya lah ! Nggak kayak Lo Makanya gue ngerti ? balas Arsen


" jadi maksud Lo gue ini bego Lo pintar gitu ? Dylan menatap Arsen


" lebih kurang begitu ? ujar Arsen


" kita di sini buat kasih saran ke sinyo bukannya buat berantem ? seru Dylan


" Ok lanjut ? Arsen mengambil sikap " Lo melukai perasaannya Sagara Nah Coba gue balik kalau Lo marah dan Lo dikasih duit 10 juta supaya maafin tuh orang lo marah nggak ? tanya Arsen


" kalua gue sih maafin kapan lagi dapat duit segepok ? Ujar Dylan Cengengesan


" Duit aja di mata Lo ? Arsen memarahinya


" Pada dasarnya sifat manusia memang gitu ? Dylan membela diri


" Lo aja kali ? Arsen menyahut kesal


" Canda kali Arsen "


" kok bisa sih Lo lakuin hal jelek kayak gitu Sagara ? kayak bukan Lo gue masih nggak habis pikir sampai sekarang Sagara ? Dylan bersedekap


" Namanya juga manusia Lan nggak ada yang sempurna sekalipun kayak Sagara yang kelihatan sempurna kayak gini pasti ada Celahnya ? kata Arsen


" perempuan itu sosok yang nggak bisa kita mengerti pokoknya Cowok selalu salah mau sesalah apapun Cewek dia selalu benar kita nggak akan pernah menang ? Dylan mendadak jadi ahli cinta Buru-buru sana minta maaf


" HM " Sagara menjawab


" jangan ham-hem-ham-hem aja Lo "


" iya Arsen "


" Gue tau akan sedikit sulit buat Lo apalagi ini hubungan pertama Lo ? Ujar Dylan melirik " enggak apa-apa pengalaman kan selalu di pakai buat belajar dari dulu banget gue pengin bilang ini sama Lo Sagara dari dulu banget ? Dylan menyeringai


" Dasar Bucin "


" Gue juga " Arsen ikutan " Akhirnya Lo bisa goblok Juga karena Cinta.


Sagara menuruti keinginan Aluna untuk tidak mengobrol dan menyapanya Tiap Sagara melihat Aluna, Cowok itu akan pergi begitu saja meninggalkan keramaian dalam diam apalagi tadi Aluna melihat Sagara sedang berduaan di ruang laboratorium dengan salah satu teman perempuannya niat membuat Sagara tersiksa Aluna yang uring-uringan karena tidak dapat bertemu


" kalau ada masalah itu di selesaikan jangan diam-diaman kayak gini malah jadi gue kan yang serba salah ? Amanda membawa jus jeruk kesukaannya


" Cerewet banget sih Lo ? balas Aluna


" Gue cuma kasih solusi "


" iya, iya udah deh jangan bahas dia lagi ? kata Aluna


" Sagara "


" jangan sebut-sebut "


" marah sih marah Aluna Cuma memang bakal seterusnya Lo kayak gini Datang-datang ke sekolah udah kayak mayat hidup jalan sana-sini misah-misuh nggak jelas kan orang lain kena jadinya ? kata Amanda


" udahlah suram banget duduk di sini Entar ikut-ikutan galua lagi gue, gue pindah dulu ? Amanda beranjak pergi


Aluna menelungkupkan Tangan di atas meja kesal karena Sagara mengunakan kesempatan ini untuk dekat dengan orang lain dan bahkan Cewek lebih cantik darinya seharusnya Aluna tak memberikan kesempatan seperti ini


" Aluna, Aluna ? Amanda datang lagi mengguncang-guncang lengannya


" apalagi sih Amanda "


" nih di kasih sama pujaan hati Lo " kata Amanda


Aluna menatap botol minuman yang diberikan Amanda padanya


" siapa "


" memangnya siapa lagi " sahut Amanda


Aluna mengambilnya " Sagara " Terus dia ada di mana

__ADS_1


" balik Mungkin ke kelasnya "


Aluna buru-buru ke luar kelas mencampakkan Amanda begitu saja sementara Aluna mengejar Sagara ia tidak melihat Sagara ada di mana pun Aluna melirik ke jendela Xll IPA 2 namun Sagara tidak ada di dalam membuat harapan Aluna pupus


" Cari siapa ".


Aluna Tersentak kaget ia mengenali suara yang ada di belakangnya suara Sagara Aluna menoleh dan mendapati Sagara yang sedang berdiri di depannya


" Cari .... Aluna kelabakan menemukan alasan yang tepat " Mau Cari Clara


" Clara ada di dalam ? ujar Sagara dingin lalu begitu saja dari Aluna


lidah Aluna kelu ingin mengatakan yang sebenarnya akhirnya Aluna urung menemui Sagara karena tidak bisa berhadapan dengannya


" Bukan gitu Sierra tapi gini ? Sagara menulis jawaban yang benar di kertas membuat Sierra Menatapnya seakan memujanya " Ngerti nggak sekarang "


Sierra manggut-manggut namun tatapnya masih kepada Sagara ia sangat terpesona di mana ia akan dapat orang seperti Sagara untuk menjadi pacarnya ? mungkin di cari sampai ke belahan bumi manapun tidak akan dapat yang seperti Sagara


" Gue denger Lo sama Aluna lagi berantem ya gara-gara apa ? Sierra bertanya


" Ngerti nggak " Sagara mengabaikan pertanyaan Aluna


" jangan alihkan pembicaraan ? Sierra membuat Sagara menyeret ke depan buku tulis yang diberikannya tadi pada Cowok itu


" Gue nggak akan membicarakan hal pribadi sama Lo ? kata Sagara ketus


" kenapa sih ? Lo nggak suka ya sama gue ? tanya Sierra


" gue nggak mau berbagi hal pribadi sama Lo ? Sagara tetap tidak mau


" ayolah Sagara Lo Cerita kalau memang lagi merasa nggak tenang sekarang siapa tau gue bisa bantu kan ? ujar Sierra memaksa


" gue mungkin akan minta bantuan Sierra tapi bukan sama Lo, Lo kesini bukan untuk tanya soal tapi karena hubungan gue-sama Aluna kan ? tebak Sagara seratus persen benar' Sierra memang ke perpustakaan untuk bertanya langsung tentang masalah Sagara dan Aluna


" Gue,kan Cuma mau tanya Sagara ? dalih Sierra " Lo kenapa sih selalu tau isi kepala gue ? tanya Sierra kesal


" karena sikap Lo menunjukkan kayak gitu ? jawab Sagara


" segampang itu ya gue dibaca sama Lo ? tanya Sierra


Sagara malah berdiri tidak mau membahas terlalu panjang ia tidak ingin membagi Cerita pada orang lain Mungkin mereka berteman tapi Sagara tidak akan bercerita pada orang seperti Sierra


Namun Sagara tidak membalasnya juga tak mau repot-repot


Aluna harus memanfaatkan Sagara ia tidak bisa begini terus Bagaimana pun Sagara tidak terlalu salah karena memang hidup laki-laki tersebut dari kecil memang serba-ada mungkin cara tersebut selalu di pakai kakek atau Neneknya dulu ketika Sagara sedang marah untuk meluluhkanya Aluna juga tidak tenang kalua jauh lama-lama dari Sagara, Sagara masih sangat layak mendapatkan pacar baru dengan orang-orang sama sekali tidak peduli pada Aluna yang notabene adalah pacar Sagara


Cewek-cewek itu tetap saja mencari-cari Sagara agar ia melihat mereka Dan Aluna juga tidak mau Sagara sampai memutuskannya dan mencari penggantinya nanti maka disinilah Aluna di depan Amanda yang memberikannya tas belanjaan jaket yang waktu itu di berikan Sagara


" Lo yakin bakal kembalin ini barang "


" Yakin lah "


" mending buat gue aja jaketnya daripada Lo balikin ? ujar Amanda


" Heh fokus "


Amanda Cengengesan " iya,iya ini fokus "


" tapi benar nggak sih gue ambil pilihan ini "


" Enggak sih kayaknya Aluna Orang kalau dikembaliin lagi barang pemberiannya bakal marah dia pasti merasa kesal karena Lo nggak mau terima gue gitu sih menurut gue "


" Serius Amanda "


" iya lah serius nggak usah di kembaliin mendingan Lo jual aja " saran Amanda seperti S3 perdagangan


" itu malah lebih salah Amanda " seru Aluna


Amanda Cengengesan " ya habisnya Lo pilnpilan banget sih kalau mau kembalin aja kembalin aja lagian Lo kembalilin Karena merasa bersalah kan


kenapa Aluna merasa bersalah ? tapi Dylan bercerita bahwa Sagara membelikan Aluna Jaket dengan uang gajinya sendiri dari usahanya kalau di hitung-hitung mungkin bisa di Pakai modal lagi atau mungkin bisa digunakan Sagara untuk membeli sesuatu yang lebih berguna. Meskipun murni gajinya tapi Aluna merasa bersalah karena hanya menyalahkan Sagara saja dari kemarin Aluna juga melihat Sagara dekat dengan Cewek Cantik di laboratorium mungkin adik kelas dan Aluna sangat tidak suka melihatnya


" Gue takut dia marah "


" Di coba dulu sana ? Amanda Mendorong Pundak Aluna agar naik tangga


" Yakin bakal berhasil " Aluna menoleh ke belakang mendadak deg-degan


" Nggak tau kan kalau nggak di Coba ? udah sana tinggal kasih aja


" Lo sih ngomongnya enak gue nih yang susah lakuinya ? protes Aluna

__ADS_1


" udah sana jangan banyak perhitungan Gimana hasil akhirnya masalah belakang Go, Go ? Amanda menyemangatinya


Aluna tidak yakin dengan pilihannya setidaknya Jaket ini masih baru dan bisa Sagara jual lagi karena labelnya masih tertera di sana


" Oke deh bagus kalau gitu Semangat ya Sagara ? Naura menepuk lengan Sagara atas Sagara memberi semangat


" Thanks " balas Sagara singkat "


" Eh tunggu sebentar " Naura mendekati Sagara semakin dekat dan bodohnya Sagara hanya diam saja ketika perempuan itu ada di depan wajahnya. Naura bernafas pun Sagara bisa merasakannya Dadanya bergemuruh hebat Sagara memperhatikannya semakin dekat dengan wajahnya Naura bahkan memiringkan wajahnya agar lebih dekat


Aluna terpaku menyaksikan sendiri apa yang di lakukan Sagara di belakangnya kedua mata Sagara melebar ketika melihat Aluna berdiri di koridor depan Aluna memperhatikan mereka dengan sorot tercekat. Sagara Mendorong kedua pundak Naura membuat perempuan itu menjauh


" kenapa Sagara " tanya Naura kaget


" Aluna " panggil Sagara tidak peduli dengan apa yang di katakan Naura Aluna yang Sejak tadi terpaku pun berbalik badan dan berjalan dengan Cepat mencoba menjauh karena apa yang sudah ia lihat ia tidak salah lihat tapi Aluna melihat Sagara dan Naura berciuman


Sagara merutuk Penglihatannya masih sangat normal ia yakin tadi ia melihat Aluna Sagara berlari ke koridor depan namun tidak ada Aluna di sana ia membalikkan badan ke tangga Sagara mengejar Aluna sampai ke tangga yang satunya Sagara benar-benar melihat Aluna di sana berdiri dengan wajah pucat pasi dan tubuh yang gemetar


" Aluna ? Sagara memanggil Aluna


" ya ? Aluna membalasnya dengan dingin


" Nggak seperti yang kamu lihat ? Ujar Sagara


Aluna memalingkan wajahnya ia hanya menatap tangga dan sepatunya Sementara di sampingnya Sagara tidak tahu harus melakukan apa Di satu sisi Sagara ingin mendengar suaranya lebih lama. tapi di Sisi lain Sagara takut Aluna malah semakin menjauh darinya kalau salah langkah dan mendekat Padanya


" aku mau jelasin kalau ... "


Suara panggilan untuk para pemain agar segera berkumpul di lapangan membuat Sagara teralihkan sementara Aluna juga ikut menyadarinya bahwa pertandingan Basket SMA Arwana Dan SMA GANESHA akan segera dimulai


" aku bakal jelasin nanti sesudah Pertanding nanti kamu jangan pulang dulu ya ? pinta Sagara berharap Aluna mau mengerti Namun Aluna hanya memandangnya saat itulah Sagara tahu bahwa Aluna terluka karenanya


Suara peluit terdengar nyaring di lapangan pertandingan langsung sejak tadi Kevin dan Sagara satu Tim tentu saja karena Kevin adalah ketua bakset dan Sagara anggota intinya sementara Teman-temannya Sagara menyemangati dari Tribune atas semuanya tampak hadir namun Aluna hanya diam di sebelah Amanda yang heboh menyemangati Sagara dan teman-temannya


" Sagara oper bolanya "


Sagara hanya memperhatikan Aluna sebentar lalu mengoper bola ke Kevin. hari ini Sagara bermain tidak fokus Sagara yang selalu nyaris sempurna bermain basket malah seperti orang yang mengenal lapangan bola dan ring pikirannya terpecah belah karena Aluna


" Lo itu kenapa sih dari tadi bengong aja ? Kevin menyalahkan Sagara


Suara peluit terdengar mereka diperbolehkan untuk istirahat sebentar dan mengubah taktik agar bisa menyusul angka yang jauh dari SMA GANESHA


" Lo bisa main nggak ? tanya Kevin kasar pada Sagara " kalau nggak bisa ngomong jangan diam aja bisa gue ganti


" Enggak usah di ganti memangnya Lo yakin bakal menang kalau ganti Sagara Nggak juga kan ? Bara membela Sagara


" bilangin ke teman Lo kalau main itu yang bencus ? ucap Kevin


" Lo kenapa ? biasanya mainnya oke tapi sekarang Lo nggak fokus ? tanya Bara


" Sorry gue nggak bakal kayak gitu lagi entar ? Sagara meminum airnya ia menatap Aluna meski duduk di Tribune, Aluna tampak Kecewa


" Sagara aku minta maaf gara-gara tadi ya Lo mainnya kurang fokus ? Ujar Naura sungguh-sungguh namun Sagara tetap bersikap dingin


" Memangnya kenapa sih ? Tanya Bara


" ada deh gue ke anak-anak chers dulu ya


Bara menggaguk


" Sagara kamu mainnya gimana sih ? Ujar pak hari datang untuk menegur Sagara kalua begini terus kamu bisa bapak ganti sama pemain cadangan


dari ekor matanya Sagara dapat melihat Kevin tersenyum mengejeknya Padanya


" Maaf pak saya nggak akan Kayak gitu lagi kasih saya kesempatan "


pak hari menggaguk " baik bapak tau kamu bisa jangan kecewakan bapak "


" iya pak "


" Lo baik-baik aja bro


Sagara mengganguk pada Bara


" Tapi kelihatannya Lo nggak baik-baik aja


" Gue fine tenang aja "


" gue Ragu Lo baik-baik aja muka Lo kayak mau musuhan sama Orang ? ujar Bara


Sagara melirik pelan " Gue baik-baik jaa Bara

__ADS_1


__ADS_2