
" jangan macam-macam " ujar Sagara galak membuat Teman-temannya tertawa
" iya Sagara ampuh deh " Ujar Dylan Pada Sagara
Sagara langsung menarik Aluna keluar Dapur membuat Teman-temannya tertawa mengisi rumahnya wajah Cowok itu dingin dan kesal sekarang Cowok itu ikut mengambil kunci motornya, membuat Aluna kebingungan Karenanya
" kamu mau ngapain " tanya Aluna
" Antar kamu ? ujar Sagara
" lho nggak usah Sagara kamu kan lagi sakit ? kata Aluna
" aku nggak apa-apa Aluna ayo aku anterin kamu Pulang ya ? ajak Sagara
" kamu nggak pakai Jaket "
" ada di garasi "
Aluna lalu berdiri di depan rumah Sagara membuat Sagara yang sedang memanasi motornya pun menghampiri Aluna
" kamu kan lagi sakit Sagara ? Ujar Aluna tidak tega
__ADS_1
" ayo naik ? kata Sagara
" Terus Teman-teman kamu Gimana ?
" Mereka nggak apa-apa Palingan mereka lagi main PS ? ujar Sagara yang hafal kebiasaan teman-temannya
Aluna lalu naik dengan Ragu Sagara menatap Aluna dari kaca spion motornya lalu Cowok itu menutup helmnya dan melajukan motornya membelah ibukota Jakarta bersama Aluna Sesakit dan sepanas apa pun tubuh Sagara Cowok itu tidak mungkin membiarkan Aluna pulang sendirian lebih baik Sagara yang sakit daripada melihat Aluna kenapa-kenapa Karenanya
Cepat pulang jangan ke mana-mana ? ujar Aluna saat tiba
Sagara diam Memperhatikannya Cowok itu masih duduk di atas Motornya sementara Aluna sudah berdiri di sebelahnya turun dari motor Cewek itu menatap Sagara yang baru saja melepaskan helmnya dan menoleh pada Cewek itu di bawah lampu remang rumahnya
" Nanti jangan lupa minum obatnya jangan sampai sakit lagi, jangan kebanyakan main kamu langsung aja tidur habis ini, jangan Capek-capek Terus ... ? ujar Aluna
" iya terus gitu ? ujar Aluna Cowok itu turun dari motor dan kembali duduk dengan kedua kaki lurus ke arahnya Sagara semakin mendekatkan Aluna dari samping " Iya gitu Pulang " ujarnya Bingung memilah kata-kata
" Masih aja malu-malu ? ujar Sagara Biasanya juga malu-maluin
Aluna menonjok lengan Sagara pelan " ITU KAN DULU, "
" Sekarang enggak lagi "
__ADS_1
" Masih ? ujar Aluna " Benar ya nanti beli"
" iya ? Ujar Sagara " Nanti kita beli "
" Benar yaaa ? ajari aku juga pokoknya Gimana mau ya "
" iya Aluna ? ujar Sagara dengan sabar membuat Aluna tersenyum
" Kamu baik deh "
" Memang ? balas Sagara
" Baiknya Pacar aku deh ? ujar Aluna
" masuk sana aku tungguin di sini ? ujar Sagara Rumah Aluna gelap masih sangat sepi tidak ada kendaraan di halaman Rumahnya
Aluna lalu masuk melambaikan tangannya pada Sagara dengan perasaan gembira lalu menutupnya begitu masuk Cewek itu melihat Sagara menelponnya membuat Aluna mengangkatnya
" Bel Pulang sekolah telah berbunyi sepuluh menit yang lalu. Banyak yang berbondong-bondong berteduh di halte lantaran rintik hujan membasahi tanah kita ini.
Bel Pulang sekolah telah berbunyi sepuluh menit yang lalu. Banyak yang berbondong-bondong berteduh di halte lantaran rintik hujan membasahi tanah kita ini.
__ADS_1
Bel Pulang sekolah telah berbunyi sepuluh menit yang lalu. Banyak yang berbondong-bondong berteduh di halte lantaran rintik hujan membasahi tanah kita ini.