Kisah Untuk Sagara & Angkasa

Kisah Untuk Sagara & Angkasa
BAB 43 Benci


__ADS_3

...Aku ingin memperbaikinya...


...Sagara Abraham...


" Dia Siapa Sagara ? tanya Nayla


Sagara dari tadi diam saja melihat Orang-orang yang mulai Pulang akhirnya menoleh pada perempuan yang ada di sampingnya. Cewek itu memang Cantik, baik dan Elegan benar kata Aluna Tapi perasaan Sagara pada perempuan yang baru saja ia sakiti hatinya tersebut perempuan yang memilih Pulang dengan jalan kaki padahal seharusnya Sagara yang mengantarkannya pulang


Bagaimana keadaan Aluna sekarang apa Aluna baik-baik saja


" Maksud aku Dia Siapanya kamu ? tanya Nayla Pada Sagara dengan nada hati-hati takut Sagara merasa tersinggung Karenanya


" Perempuan yang kamu lihat fotonya waktu di mobil ? ujar Sagara Dingin


Nayla langsung tersadar pantas saja Nayla seperti Pernah melihat wajahnya waktu itu Nayla tidak sengaja melihat foto Aluna karena Sagara habis mencetaknya


" Cewek yang suka sama kamu itu ? tanya Nayla


" aku juga suka sama dia ? ujar Sagara menerawang gelapnya malam ketika mereka berdua sedang berada di halaman depan hotel


Nayla meneguk ludahnya merasa kalah sejak awal " Udah beberapa lama ?


" Udah lama banget ? Ujar Sagara Mungkin dari waktu kita kenal ? ujar Sagara lagi Di depan Nayla harga diri Aluna harus dilindungi


Tak ada banyak media dan wartawan sampai Orang-orang penting Sagara tidak mau Aluna di tuduh yang tidak-tidak di acara pertunangannya Sagara mau Aluna aman tidak diliput apalagi di kejar-kejar wartawan Sagara juga tidak mau keluarga besarnya sampai menuduh Aluna bukan-bukan seperti apa kata neneknya dulu ketika Mamanya di perlakukan dengan tidak baik oleh saudara-saudaranya


" kamu Cinta banget ya sama dia ? tanya Nayla


" lebih dari diri aku sendiri " jawab Sagara tanpa harus berpikir Panjang


" Terus kenapa kamu mau bertunangan sama aku " tanya Nayla Ada binar kesedihan di matanya


" Aku terikat seumur hidup sama Kakek dan Nenek mereka udah besarin aku dari aku lahir ini permintaan Nenek yang udah asuh aku dari aku kecil ? jawab Sagara


" kamu bisa menolak kalau kamu Nggak mau ? ujar Nayla


" kamu bisa lihat aku bisa menolak kalua situasinya udah kayak Gini ? ujar Sagara membuat Nayla Terdiam membenarkan " mereka memang sengaja jodohkan sama kamu Tau kenapa ? Karena kamu artis Datang dari keluarga terpandang Otomatis media bakal ikuti kamu dan aku mana-mana ?


" jadi itu kenapa kamu tadi gituin dia ? Siapa namanya ? ujar Nayla


" Aluna ? ujar Sagara


" Cantik banget kelihatannya dia sayang sama kamu Sagara ? ujar Nayla meski ada Perasaan sedih dan Kecewa dalam hatinya karena Sagara tidak bisa menaruh hati padanya padahal Nayla sudah jatuh hati semenjak pertama kali bertemu dengan Sagara


" lihat dari mana "


" Ekspresi dia Ekspresi mata seorang nggak bisa bohong Sagara Dia bisa saja ngomong B tapi hatinya A aku itu Penyanyi jadi kalau nyanyi atau manggung itu matanya pasti aku tutup biar lebih menghayati dan suaranya bisa lebih bagus di dengar sama orang lain ? ujar Nayla


" Memang bisa lihat dari sana "


" aku Cewek sama kayak dia, Sagara aku bisa rasain Gimana sakit hatinya dia pas kamu gituin tadi ke dia ? ujar Nayla


Sagara menoleh pada perempuan ini dia bukan Perempuan jahat Dia sangat baik. kadang saking baiknya Sagara tidak mengerti sama sekali Namun tetap saja Sagara tidak bisa belajar untuk menyukainya Sagara sudah terlambat padaku Aluna. Hatinya sudah bertuan Aluna mungkin memang bukan tipenya dulu namun kini seperti bumerang untuknya sendiri Aluna mampu membuatnya sangat suka-suka pada perempuan itu


" Masih ada waktu untuk memperbaiki semuanya ? ujar Nayla Raut wajah Sagara Cowok itu terlihat jelas memikirkan seseorang Pasti Perempuan itu


" Setelah apa yang aku lakukan apa dia mau maafin aku ? ujar Sagara kedua tangannya masuk ke dalam saku celana


" aku yakin dia mau maafin kamu Sagara dia kelihatan banget Cinta sama kamu ? ujar Nayla


" kalian berdua lagi obrolin apa ? tanya Papa Nayla


" aku rasa aku sama Sagara kurang Cocok ? ujar Nayla membuat Sagara menoleh kaget padanya.


Nayla adalah Perempuan Pintar Tentu dia tidak ingin menjalin hubungan pada laki-laki yang tidak menyukainya Dia Juga tidak mau merebut apa yang seharusnya bukan menjadi miliknya


" Kurang Cocok Gimana ? kalian baru aja bertunangan hari ini " ujar Papanya Nayla


" Maksud kamu apa Nayla " tanya Mamanya


" aku kurang Cocok sama Sagara MA, Pa aku mau sama Cowok yang suka sama aku ? ujarnya membuat Orang tua Nayla terdiam


" Sagara memangnya Nggak suka sama Nayla ? tanya mama Nayla

__ADS_1


" Saya Nggak bisa Tante " ujar Sagara membuat Nayla Tersenyum singkat


" kamu yakin nggak suka sama anak Tante ? dia artis, Penyanyi, akting Juga bisa .... "


" Ma Udahlah " Ujar Nayla merasa malu karena terus di perlakukan seperti itu di depan Orang lain Sagara nggak bakal pernah nilai aku kayak gitu Nggak semua orang menilai aku dari apa yang aku bisa ? ujarnya lagi


" Ada apa ? tanya Kakeknya yang baru saja datang dengan Neneknya Sagara


" Saya udah Penuhi janji saya Kakek dan nenek hari ini tapi saya mau Punya kesempatan untuk memilih hidup saya sendiri kesempatan untuk memiliki Seseorang yang benar-benar saya suka ? ujar Sagara


" maksud kamu apa Sagara " tanya neneknya Pada Sagara


" Sagara mau Pilih sama Perempuan yang Sagara suka " ujar Sagara


" Siapa " tanya orang tua nya Nayla


" ada " ujar Sagara menyembunyikan Sagara tidak mau Aluna kenapa-kenapa " Yang jelas saya sangat mencintai nya "


" SAGARA " ujarnya kakeknya


" Sagara udah lakuin apa kata Nenek sama Kakek Sekarang Sagara mau berhenti Sagara nggak masalah kalau semuanya jadi milik Brandon, Gio atau Mario sekalipun Sagara Cuma mau hidup biasa Hidup yang wajar ? ujar Sagara


" Kakek sekolahin kamu itu buat jadi Orang Pintar, bukan buat jadi budak Cinta kayak Gini pokoknya kamu harus tetap bersama Nayla " ujar Kakeknya mutlak


Sagara menatap mata kakeknya " Kalau Nayla nggak mau Kakek bakal batalin dan lepas Sagara kan "


" Gimana Nayla kamu mau kan sama Sagara ? tanya kakeknya Sagara


Namun Nayla hanya diam perempuan itu lalu menoleh Pada Sagara lalu menggeleng


" Nayla juga mau Cari Cowok yang suka sama Nayla kek, Dan Cowok itu bukan Sagara, Sagara Pantas dapat orang yang memang dia sukai. Begitu juga Nayla ? jawab Nayla membuat Sagara menoleh Pada kakek dan Neneknya


" Udahlah Sagara udah besar Dia Tau mana yang harus dia kejar mana yang enggak jangan mengulangi kesalahan yang sama Dia udah kehilangan banyak hal. Dia Pantas dapatkan apa yang dia mau jangan paksa dia terus kalau hatinya nggak setuju ? ujar Omnya Wilan


" kenapa kamu bela dia " tanya kakeknya


" karena dia keponakan saya, Pa " ujar Wilan Saya juga harus melindunginya menggantikan peran ayah yang nggak pernah dia lihat apalagi dia rasakan Sagara udah SMA enggak semua hal bisa papa dan mama atur di hidupnya apa harus menunggu Sagara kenapa-kenapa dulu kayak Papanya baru kalian membuka mata ? tanya Wilan membuat kedua orangtuanya terdiam


...••••...


" aku mau Pergi " balas Sagara menutup Pintu mobil mewahnya Nayla berdiri di sampingnya menatap Cowok itu yang sedang menggunakan kacamata dengan satu jendela terbuka sehingga angin segar malam bebas masuk ke dalam mobilnya Sagara adalah kriteria yang Nayla inginkan namun kalau memang Cowok itu suka terhadapnya Nayla tidak bisa apa-apa karena ia hanya orang asing di antara Sagara dan Aluna


" ketemu Aluna ya " tanya Nayla membuat Sagara menoleh padanya Titip salam ya Sagara Bilang maaf karena sempat rebut kamu


Aluna bergumam mendengarnya


" Sagara " Panggil Nayla membuat Sagara kembali menoleh " kita masih bisa jadi teman kan


" iya Nayla ? balas Sagara lalu memundurkan mobilnya


Malam ini Sagara mencari Aluna mana-mana seperti orang gila kecepatan mobil Sagara sangat gila Namun ia tidak menemukan Aluna di mana-mana Dengan wajah bingung frustasi Sagara mencarinya namun Aluna tidak dapat ia temukan Cowok itu terus mengendarai mobilnya namun ia tidak juga melihat Aluna ada di rumahnya, dekat sekolah Apalagi tempat makanan


...Sagara merenggut rambutnya kuat-kuat Apa tadi ia kertelaluan pada Aluna...


...•••••...


Pagi-Pagi sekali ketika Sagara sampai di sekolah dan menaruh tasnya di atas bangku seragam Cowok itu langsung di tarik Sagara yang kaget karena tidak ada antisipasi sebelumnya langsung menoleh dan melihat Dylan menariknya dengan paksa Cowok itu mengajak Sagara ke lapangan indoor sekolah dengan kasar tak tanggung-tanggung Temanya itu mencengkram kuat kerahnya


" Lo kenapa lan " tanya Sagara karena Dylan sangat kasar Padanya


" Nggak usah Pura-pura Lo kemarin pas sakiti Aluna Juga kasar,"


Sagara menatap Cowok itu mendorong tubuh Sagara ke belakang membuat Teman temannya yang baru saja datang dan melihat mereka langsung bergerombolan menuju ke lapangan indoor sekolah Arsen berdecak Dylan sudah di beri tahu sejak awal tapi masih saja nekat cari rebut dengan Sagara


" Lo Ngapain Aluna kemarin malam ? tanya Dylan


" Bukan Urusan Lo, lan " Jawab Sagara dingin


" Gue tanya " Dylan semakin mengeratkan Cengkeraman tangannya pada kerah seragam Sagara " Lo ngapain Aluna ? Dylan menuntut


" Lan jangan gitu " tegur Angkasa " kita Tau kenapa Sagara kayak gitu "


" ini ada apa deh " tanya Bima bingung " ini ada apa "

__ADS_1


" Diam Bim ini Urusan Gue sama Sagara Ngerti, " ujar Dylan serius membuat Bima dan teman-temannya juga ikut kebingungan karena biasanya Dylan jarang marah sekalinya marah pasti Benar-benar ada hal yang serius saat ini " JAWAB NGAPAIN LO DIAM ? ujar Dylan Pada Sagara


lalu tanpa aba-aba Dylan memukul Sagara Cowok itu tampak kesetanan keributan besar di antara Tiger mengundang banyak mata untuk menontonnya Pukulan Dylan pada Sagara membuat Teman-temannya yang lain tambah kaget Dylan benar-benar mengamuk Tangannya tidak berhenti memukul Sagara Aksi pukul itu tidak terelakkan Namun Teman-temannya merasa aneh karena Sagara diam saja tidak membalas apalagi meladeni perbuatan Dylan bahkan Dylan sudah membuatnya berdarah di sudut bibirnya namun Sagara tidak kunjung membalasnya


" UDAH LAN UDAH ! NANTI LO MASUK BK ? ujar Jackie melerainya


" WOI LAN UDAH " ujar Angkasa berusaha menjauhkan tubuh Dylan dari Sagara yang sudah babak belur


Sagara masih Tetap diam tidak membalas karena dia memang Salah bercak darah terlihat ada di seragam sekolahnya mungkin inilah yang Sagara butuhkan sejak waktu ini di Pukul agar ia bisa merasakan rasa sakit selain dari hatinya karena sudah melontarkan kata-kata yang tidak Pantas untuk Aluna


" Biarin Gue masuk BK ! Berengsek teman Lo yang satu ini dia udah buat Aluna di musuhi orang-orang ? ujar Dylan membuat Sagara terdiam kaget


Cowok itu kebingungan " Maksud Lo ? tanya Sagara


" Maksud Gue Lo Cari sendiri ada banyak media yang gituin Aluna Dia difoto sama Lo di gang hotel kemarin terus fotonya di cetak tadi Pagi di kirim lewat akun-akun besar juga isinya Aluna rebut Lo dari Nayla "


" Bilang sama Tunangan Lo itu kalau nggak klarifikasi suruh hadap gue Gue nggak peduli kalua dia Cewek ? ujar Dylan lagi


" Tunangan ? Tunangan apa " tanya Jackie kebingungan


" Siapa yang Tunangan " tanya Leo dengan raut wajah yang sama


" Gue " ujar Sagara Cepat " kemarin sama Nayla Agnesia tapi udah selesai kemarin juga hubungannya " kata Sagara lagi


" Lo Tunangan Sagara " sama Nayla yang Penyanyi itu kan? ujar Roni


Sagara bergumam " Seumur kita juga ? jawab Sagara


" Terus Aluna " tanya Bima khawatir


Setau Bima Aluna. sangat menyayangi Sagara bertunangan dengan orang lain tentu akan sangat melukai hati perempuan itu. kalau dilihat-lihat selama ini Aluna saat berjuang untuk mendapatkan Sagara Banyak hal sudah Perempuan itu korbankan agar bisa bersama Sagara namun malah seperti itu balasan Sagara Padanya.


Sagara menggeleng " Gue belum ketemu sama dia " ujar Sagara lagi


" terus sekarang media-media anggap Aluna jadi orang ketiga di hubungan Nayla sama Sagara gitu ? tanya Roni membuat Arsen mengangguk


Sementara Dylan masih tampak sangat kesal karena Cowok itu melihat sendiri bagaimana kabar-kabar tersebut beredar. bagaimana bisa sagara yang ia kenal membiarkan begitu hal tersebut ?


...••••...


Sagara berlari menuju ke arah kelas XII IPS 2 laki-laki itu memelankan langkah kakinya karena Dilihatnya Aluna yang sedang duduk di bangkunya sambil memeluk tasnya Seolah Hanya itu perlindungannya kali ini seolah hanya itu perisainya sekarang Sagara masuk ke dalam yang mana sontak membuat satu kelasnya heboh


Setelah di Rasanya kelas Cukup sepi barulah Sagara mengelus lengan Aluna


" Aluna " Panggil Sagara membuat Aluna tersentak lalu menoleh padanya perempuan yang sedang menggeletakkan ponselnya di atas meja itu mengerjapkan matanya pada Sagara


" kamu baik-baik aja " tanya Sagara pertanyaan yang bodoh karena tentu nya Aluna tidak baik-baik saja saat ini


" Baik " jawab Aluna Dingin " Makasih udah tanya ? jawabnya ketus membuat Sagara merasa bersalah Karenanya


" Aluna kamu sakit " tanya Sagara karena di rasanya suhu tubuh Aluna meningkat drastis lengan perempuan itu cukup panas


" apa Peduli kamu " tanya Aluna pada Sagara sambil menatap Cowok itu


Sagara yang semula duduk di depan Aluna langsung beranjak dan duduk di sebelah Aluna membuat Aluna menoleh dengan Raut wajah antisipasi padanya Aluna mendorong Sagara dengan kuat namun Sagara tidak beranjak sedikit pun dari tempatnya Cowok itu mengurung Aluna di tempat duduknya tersebut


" kemarin .... "


" apa ? sergah Aluna cepat karena tidak ingin mengingat-ingat hal yang telah terjadi kemarin Sagara mengerti apa maksud Aluna mengurungkan niatnya untuk membahas hal tersebut


" Mata kamu bengkak Aluna " Ujar Sagara memperhatikan wajah Aluna


Namu Aluna tidak memerdulikannya


" kalau kamu datang ke sini Cuma untuk ejek aku lebih baik kamu pergi dari sini karena aku nggak mau kenal kamu lagi " ujar Aluna pada Sagara


Sagara terdiam kaku memperhatikan Aluna " aku Cuma ingin memperbaiki semuanya Aluna "


" PERBAIKI APA " tanya Aluna tersulut emosi " apa yang mau perbaiki ? tanya Aluna lagi pada Sagara membuat Sagara menutup mulutnya


" Bisa kamu memperbaiki apa yang udah nggak mungkin di Perbaiki ? tanya Aluna Puas kan kamu lihat aku digituin semua orang ? Puas kan kamu kalau aku dituduh sebagai perusak hubungan kamu sama Nayla ? ujar Aluna membuat Sagara terdiam


" kamu Enggak Pernah jadi Perusak hubungan orang karena dari awal aku itu sama kamu Bukan sama Nayla ? ujar Sagara

__ADS_1


Aluna mengernyit dahinya kurang suka Nayla mau ke manain pura-pura lupa sekarang kamu ? ujar Aluna membuat Sagara terdiam " kamu nggak usah ke sini lagi ngapain kan ? nggak guna Nggak ada artinya Cuma buang-buang waktu ? ujar Aluna


...Untuk saat ini Sagara tahu bahwa Aluna memang benar-benar membencinya ?...


__ADS_2