
"
" Katanya David sama Angkasa berantem gara-gara Roni Punya Utang, " Aluna berusaha memilah kata-kata yang tepat untuk ia keluarkan, " Baik banget ya sih Angkasa Dia berani membela temannya."
" iya Biar pun Nakal Angkasa ternyata solid banget sama temen-temennya, " Amanda ikut-ikutan memuji
" Bulan Lo Kenapa deh ? Loli yang sedang membuka buku bertanya
" David sama Angkasa bilang suka sama gue. "
" APA ! LO SERIUS BULAN. "
...••••...
" Masih marah ya karena Undangan itu,"
Angkasa tak sampai hati saat melihat wajah lesu Bulan
" Lo mau latihan kan ? Kalau gitu Lo latihan aja dulu. Gue tungguin, "
" Beneran, Nih. " Ada semangat di suara Bulan dan itu membuat Angkasa ikut senang, " Tumben banget Lo Baik."
" Gue kan emang Baik, " Angkasa Tersenyum, " Ya udah sana Cepet latihan sebelum gue berubah Pikiran Di lapangan Udah rame, Jam beberapa Pulangnya, "
" sekitar jam empat udah selesai, "
" Oke kalau gitu Gue Tunggu jam empat sore gue ke warung belakang sekolah dulu, " Angkasa menyisir rambut dengan tangannya. Cowok berbadan besar di depannya ini kalau diperhatikan sangat menarik dari wajah dan juga tinggi badan. Tidak mungkin ada cewek yang tak mengganggap Angkasa ganteng.
" Ngapain malah bengong, "
" Angkasa, " Panggilan Bulan membuat Angkasa mengangkat satu garis alisnya. ia menunggu Perempuan ini menyampaikan sesuatu kepadanya, " Masih banyak Cewek yang suka sama Lo. Kenapa Lo malah suka sama gue, " Tanya Bulan.
Angkasa tersenyum kecil. " Karena cuman Lo yang gue kejar malah lari. karena cuman Lo yang terus ngelarang gue meskipun gue sering berantem di sana sini. Cuma Lo yang gue cari, tapi selalu saja mukanya kayak gini. Makannya gue suka sama Lo, "
__ADS_1
Angkasa mengulurkan tangan. ia mencapit kedua Pipi Bulan dengan ibu jari dan keempat jarinya yang lain sehingga bibir Bulan terbelah atas bawah
" IH Angkasa, " Bulan menepis tangan Angkasa dan menjauhkan diri darinya karena merasa jantungnya berdetak lebih kencang. Wajahnya merona Angkasa memang Pintar membuatnya kesal dan senang dalam waktu yang sama. Sebagai gantinya, Cowok itu Menggenggam tangan Bulan. Genggaman lembut itu sanggup membuat Bulan susah bernafas kehangatan menjalar di telapak tangan keduanya Bulan tidak pernah begini sebelumnya
" Aku Tunggu nya Nanti, " Bulan kaget tiba-tiba Angkasa menggunakan kata aku Kepadanya seperti orang berpacaran Angkasa melepaskan genggaman mereka. Senyum cowok itu membuat Bulan meleleh. Bulan tidak membalasnya Namun hanya dari tatapan cewek itu, Angkasa tahu apa yang sedang dikatakannya
Kenapa Angkasa bisa menyebalkan dan manis di hari yang sama ?
" Aku sayang kamu, "
...••••...
Angkasa baru saja tiba di warung belakang sekolah. sudah ada banyak motor yang terparkir di warung. Angkasa melepaskan helmnya dan merangsek masuk keramaian. Rio membawa semua anggotanya Hanya ada beberapa anak-anak Tiger di sana.
Dylan masih menyapanya, " akhirnya Lo Dateng juga Mereka ngajak kita tanding basket Lo keberatan enggak Angkasa ? Dylan sebagai juru bicara dadakan menjelaskan maksud anak-anak The Calm datang ke tempat ini
" Dalam rangka apa ? tanya Angkasa
" Gue cuma pengin ngajak tanding basket Lo mau enggak, " tanya Rio
" Kita enggak Pernah takut Ngerti, " Ujar Rio beberapa temen-temen mengganguk setuju
" Kapan tandingnya, " Tanya Angkasa
" Habis Bazar Tiger, "
" Oke gue setuju, " Angkasa menggaguk memberi tatapan Panjang Pada Rio
...••••...
" Bulan, Pulang sama siapa," Tanya David ia masih berusaha keras agar perempuan ini jatuh dalam pelukannya, " Lo bawa kendaraan sendiri, "
Bulan menggeleng, " Enggak, "
__ADS_1
" Kalau gitu Pulang sama gue aja Lo mau kan, "
" Oh gue Udah ada janji Pulang sama ... " Bulan tidak menuntaskan katanya
" Sama Siapa, "
" Gue Pulang duluan ya soalnya gue di Tungguin, " Bulan seperti tergesa-gesa membuat David semakin mengerti. Perubahan sikap Bulan ini karena ia menyatakan perasaannya tadi
Kedua bahu David turun. Cowok itu membiarkan Bulan Pergi dan berpamitan kepada teman-teman yang lain.
Dengan menggunakan masker di mulut Bulan berjalan keluar sekolah menuju ke belakang. Di gang belakang, ia baru saja melihat gerombolan motor SMA Ganesha lewat dengan ricuh. Motor-motor mereka mengeluarkan yang suara keras. sekuat tenaga Bulan berjalan menjauhi tetapi terlambat karena sudah ada yang memperhatikannya. Eko yang di bonceng Berbisik kepada Rio. Rio melihatnya dari kaca spion tetapi Bulan sudah berlari menuju warung dengan ketakutan
" Eh Neng Bulan kok baru Pulang, " Tanya Roni
" Gue tadi habis latihan Paskibra, "
" Lo di jalan ketemu mereka, " tanya Angkasa saat menghampiri begitu Bulan membuka maskernya. Bulan mengganguk
" Enggak di apa-apain kan, "
" Enggak, gue langsung lari ke sini," Sahut Bulan
" Mereka ngapain ke sini, "
" Mereka mau Ngajak Tanding basket," jawab Bima
" Angkasa katanya Lo mau Pergi sama jalan-jalan sama Bulan, "
Angkasa mendelik
" Gue Pamit dulu, "
" Oke Lo hati-hati, "
__ADS_1
Angkasa menggaguk