
Hana masih saja ngomong dengan Yejung. Orang orang yang melihatnya merasa kalau Hana adalah orang gila.
"Yejung, lebih baik kita berbicara di tempat yang sepi. Bisa bisa, gue di cap gila oleh orang orang"
"Tidak. Ntar malam aja yah. Kita ngobrol. Gue ingin ke kota dulu"
"Baiklah. Kamu punya ongkos kan ke kota"
"Ongkos (katanya sambil tertawa)gue mau naik apapun gratiss, nggak perlu bayar. Namanya juga ruh"
"Iya ya. Baiklah, gue pergi dulu"
"Hati hati" ucap Yejung.
Sampai di kota, Yejung lalu menghampiri Leon, di kantornya.
"Leon, apa kau sudah menemukan sertifikat itu di dalam selimut" ucap Yejung, namun tak dapat di dengar oleh Leon.
"AKU NGGAK HABIS FIKIR, TERNYATA PAMAN DAN SPUPU YEJUNG, ORANG YANG GILA HARTA" gumam Leon.
"Oh, jadi lo sudah tahu" ucap Yejung senang.
DI PASAR DAEMUN
Young mengerjakan pekerjaannya, sebagai buru kuli di pasar. Sesaat kemudian, ia berpapasan dengan Liin, anak buah dari Slamet. Melihat itu, Young tampak ketakutan. Takut jika uangnya akan di ambil lagi oleh Liin. Tapi, ketakutannya berubah menjadi heran, ketika Liin tersenyum kepadanya, lalu menunduk melewati Young.
"APA YANG TERJADI DENGANNYA, APA IA SUDAH INSYAF YAH. DAN MENGAPA 3 HARI INI, IA DAN TEMAN TEMANNYA, NGGAK MENAGIH UANG LAGI KEPADAKU. TAPI SYUKURLAH, DENGAN BEGITU AKU BISA MENGUMPULKAN UANG, UNTUK MELAMAR HANA" Guman Young sambil mengingat apa yang di ucapkan oleh Ayah Hana.
FLASHBACK
Di rumah Hana, Hana mengajak kekasihnya Young,untuk bertemu dengan ayahnya. Tiba disana, Hana lalu mempersilahkan Young untuk duduk di ruang tamu.
Tiba tiba Derr..
Seorang pria masuk ke dalam rumah Hana, dengan keadaan mabuk. Ya, itu adalah ayah Hana yang bernama Fak Fak. Fak fak adalah pria paru baya, yang berusia 55 tahun yang kerjanya hanya mabuk mabukkan dan bermain wanita.
Hana dan Young segera berdiri dan menghampiri Fak Fak.
"Ayah" Ucap Hana
Fak fak tak menghiraukan Hana. Ia malah melihat Laki laki yang sedang berdiri di samping anaknya.
"Hana, mengapa kau membawa seorang lelaki ke rumah" ucap ayahnya.
"Kenalin ayah, ini adalah kekasihku Young"
"Apa, kau sudah punya kekasih ?"
__ADS_1
"ya"
"Kenalin Om, saya Young" ucapnya sambil mengulurkan tangannya, dengan maksud berjabat tangan. Namun, Fak Fak mengabaikan Young. Dan justru berkata,
"Ingat yah Young, kalau kau benar benar menyukai dan cinta kepada anakku, kamu harus menyediakan mahar sebanyak 500 juta" ucap Fak fak.
Hana dan Young terkejut mendengar ucapan Fak fak.
"Apa ayah, 500 juta" ucap Hana
"Ya, kalau nggak bisa, ayah akan mencarikan kamu, lelaki yang mampu memberikan mahar sebanyak 500 juta"
"Baik om. Saya akan berusaha menyediakan uang mahar, sesuai dengan keinginan om" sahut Young.
"Baguslah kalau begitu, kau kuberikan waktu selama 2 bulan. Jika kau tidak mampu, maka Hana akan menikah dengan lelaki lain, pilihanku"
"Baik, kalau begitu saya permisi dulu" ucap Young, lalu bergegas pergi.
Setelah Young pergi, Hana lalu berbicara kepada ayahnya.
"Ayah, mengapa ayah melakukan itu. Aku kan sudah bilang ke ayah, bahwa kekasihku itu adalah orang yang nggak mampu. Perekonomiannya sangatlah susah. Ia juga tinggal sebatang kara. Untuk makan sehari hari, ia bekerja menjadi kuli angkat di pasar. Lalu, mengapa ayah mengatakan itu kepada Young"
"Sudahlah, Young kan terima persyaratan yang ayah berikan. Ini juga membuktikan, seberapa besar pengorbanannya, dalam memperjuangkanmu"
"Ayah, nggak bisa begitu dong. Mana mungkin Young bisa menyediakan mahar sebanyak itu. Pokoknya, sampai nanti ia tidak berhasil, aku akan tetap menikah dengan dia. Ya atau tampa persetujuan ayah.
PLAKK..satu tamparan mendarat ke pipi Hana.
Membuat pipi Hana menjadi merah.
"Mengapa ayah. Itu memang kenyataannya, setiap hari ayah hanya ke bar, dan menghabiskan waktu dengan wanita wanita malam" Kata Hana, lalu keluar mengejar kekasihnya Young.
"Sayang, tunggu aku" ucap Hana setengah berteriak.
Young lalu berhenti mendengar teriakan kekasihnya.
"Sayang, maafkan ayahku. Kau nggak perlu menyediakan mahar itu" ucap Hana ngos ngosan karena berlari.
"Tidak. Saya tetap akan berusaha menyediakan mahar itu"
"Tetapi, kalau nggak berhasil. Aku nggak mau yah, pisah darimu"
"Kamu doakan aku saja. Kalau memang kita berjodoh, pasti ada jalan untuk memudahkan itu. Saya pergi dulu" kata Young lalu melanjutkan jalannya.
BACK.
Sore harinya, Yejung kembali ke kampung Young. Ia pun menghmpiri Young, yang sedang mengangkat barang.
__ADS_1
"Kk, apa upahmu hari ini banyak" ucap Yejung.
Setelah selesai bekerja, Yejung pun memasuki tubuh Young.
"Hari ini, aku benar benar sangat lapar. Lebih baik, aku makan di kedai itu" pikir Yejung.
Sampai disana, ia pun memesan nasi goreng dengan minuman es jeruk.
"Bibi, nasi gorengnya 1 dengan porsi lengkap yah dan sambelnya di banyakin. Kalau minumannya es jeruk"
"Lo, nak Young kan biasanya cuma pesan nasi goreng biasa, dan nggak suka dengan sambel yang banyak. Minumannya juga, biasanya nak Young cuma memesan air putih doang" ujar penjual itu.
"Emang kalau nasi goreng biasa, pake apa aja bi"
"Cuma telur dadar doang" ucap penjual itu kebingunan.
"MENGAPA KK INI NGGAK MEMESAN PORSI YANG LENGKAP YAH, PADAHAL KAN IA TAK LAGI DI GANGGUIN OLEH GEROMBOLAN ITU"
"Ya sudah bi, Sekali kali gitu" ucap Yejung.
"Baiklah nak"
Dalam 15 menit, nasi gorengnnya pun sudah tersedia. Yejung pun segera memakannya dengan sangat lahap.
Sesaat kemudian, Hana datang dan menghampiri Young. Ia mengira, bahwa laki laki itu adalah Young kekasihnya.
"Hei sayang, aku cariin kamu kemana mana, ternyata kamu ada disini" ucap Hana sambil melihat nasi goreng yang di makan oleh Yejung.
"Sayang, tumben kamu memesan nasi goreng dengan porsi lengkap" ujar Hana.
"Kalau mau, silahkan pesan juga. Tapi gue nggak bayarin yah, soalnya uang gue tinggal sedikit"
Sejenak Hana berfikir.
"Lo Yejung yah" ucap Hana.
"Ya. Lo kok bisa tahu sih, kalau aku Yejung"
"Karena lo memakai kata gue, bukan aku" jawab Hana.
"Eh gue mau tanya sama lo. Kok kk ini nggak perna sih, pesan makanan yang enak enak. Harusnya nih, Young harus memakan makanan yang enak, untuk kesehatan tubuhnya. Coba lihat, kk ini sangatlah kurus" ucap Yejung sambil berdiri.
"Ya, kekasihku menabung untuk memenuhi syarat ayahku. Young harus mengumpulkan uang sebanyak 500 juta, dalam waktu 2 bulan. Dengan begitu, ia bisa menikahi gue" ucap Hana sedih.
"Lo tenang saja, gue akan membantumu"
BERSAMBUNG..🌹🌹
__ADS_1