KOMA 34 HARI

KOMA 34 HARI
PERTEMUAN LEON DAN ANITA


__ADS_3

"Terus bagaimana Leon ?" tanya Ara penasaran.


"Gue berhasil menemukan sertifikat itu, dan gue menemukannya di lipatan selimut itu" ucap Leon sambil menunjuk selimut yang ada di kolom ranjang.


"Untunglah" Ucap Ara lega.


"Tapi, gue telah membuat sertifikat palsu dan menaruhnya di lipatan selimut itu. Dan paman Zhun Zan telah mengambil sertifikat palsu itu"


"Oh ya. Terus, apa lo tahu stempel Yejung dimana ?"


"Ada bersama Woong. Mungkin mereka belum menyadari, bahwa sertifikat yang dia bawa itu, ternyata palsu"


"Baiklah. Gue akan meminta stempel itu kepada Woong. Thank's Leon"


"Sama sama"


PUKUL 03.00 SORE


Ruh Yejung pun bergegas ke desa dan menemui Young.


"Kk, apa penghasilan kaka hari ini banyak ?" ucap Yejung, namun Young sama sekali tidak menanggapinya.


Sesaat kemudian, Yejung melihat Liin berjalan menghampiri Young.


"LIIN. APA YANG HARUS AKU LAKUKAN ?" ucap Yejung.


Setelah beberapa detik, Liin pun sampai di hadapan Young.


"Young, ini hasil upahku. Saya pergi dulu"


(ucap Liin sambil memberikan uang 50 kepada Young, lalu bergegas pergi)


Young yang menerima uang itu, tampak heran.


"DIA SAKIT APA ? TUMBEN IA MEMBERIKU UANG. ATAU MUNGKIN IA MENYESAL KALI YA, KARENA SELAMA INI IA SLALU MERAMPAS UANG HASIL KERJAKU, BERSAMA DENGAN KAWANNYA YANG LAIN" pikirnya.


Sesaat kemudian, Hana datang dan menghampiri Young.


"Sayang kebetulan kamu datang, lihat uang ini (sambil memperlihatkan uang 50 ribu yang ia pegang) tadi Liin yang memberikan uang ini kepadaku. Tapi aku nggak tahu maksudnya apa, dia memberikan uang ini"


Sejenak Hana melihat ke arah Yejung.


"KATAKAN SAJA, BAHWA LO JUGA NGGAK TAHU" ucap ruh Yejung.


"Emmm sayang, aku juga nggak tahu soal itu. Mengapa tadi kau tidak menanyakan langsung kepada Liin ?"


"Oh iyaya. Kalau begitu, besok aku akan menanyakan ini kepada Liin"

__ADS_1


Ruh Yejung yang mendengarnya segera berbicara.


"BILANG KEPADA KEKASIHMU, BAHWA DIA NGGAK PERLU MENANYAKAN ITU KEPADA LIIN"


Hana lalu mengangguk dan mengikuti ucapan Yejung.


"Sayang, kau nggak usah menanyakan hal itu kepada Liin"


"Lah mengapa ?"


"Karena jangan sampai, ia dan gerombolannya meminta setengah upah dari hasil kerjamu lagi. Jadi aku sarangkan, kau jangan bertemu Liin lagi"


"Baiklah, aku mengerti. Kamu benar benar wanita yang pintar" ucap Young memuji Hana.


JAM 04.00 SORE


Yejung kembali masuk ke tubuh Young, dan segera ke kota. Sampai di rumah sakit, Leon segera menghampirinya dengan sangat tergesa gesa.


"Young, kita harus pergi segera. Tolong naik ke atas mobil dan lajukan dengan kecepatan yang tinggi"


"Baik tuan, tapi kita akan kemana ?"


"Kita ke jalan Star" Jawab Leon.


Young pun segera melajukan mobil itu dengan sangat cepat. Leon yang duduk di sampingnya, seperti merasakan bahwa sahabatnya Yejung yang sedang mengemudikan mobil.


15 menit kemudian, mereka pun sudah sampai. Yejung dan Leon pun segera turun dari dalam mobil.


"Tuan..tolong, anak saya di paksa menikah dengan pak Torno. Dan sekarang anak buah pak Torno baru saja membawa anak saya ke gedung pencekar. Tolong tuan, kejar mereka. Jangan sampai anak saya menikah dengan tua bangka itu"


"Warna mobilnya apa pak ?" tanya Leon


"Silver"


"Baiklah"


"Tuan, apa saya boleh ikut ?" tanya ayah Anita.


Leon lalu mengangguk, Ketiganya pun segera naik ke atas mobil, dan mengejar anak buah pak Torno itu.


"Itu mobilnya" ucap ayah Anita sambil menunjuk mobil silver yang ada di depannya itu.


Dengan cepat, Yejung melewati mobil itu dan berhasil menghadangnya. Anak buah pak Torno pun segera menghentikan mobilnya.


Yejung, Leon dan ayah Anita pun segera turun dari atas mobil. Lalu, Leon menyuruh anak buah dari pak Torno itu segera turun juga. Mereka pun segera turun, dan membiarkan gadis itu di dalam mobil, dengan pintu yang sudah di kunci. Sehingga gadis itu tak bisa keluar dari dalam mobil.


"Hei, mau apa kalian ?"

__ADS_1


"Kami hanya ingin kalian melepaskan perempuan itu" jawab Yejung


"Apa ? melepaskan (ucapnya sambil tertawa) kami tak akan melepaskannya. Karena dia akan menjadi istri dari bos kami"


"Bos kalian yang tua bangka itu ?" ucap Leon mengejek.


"Hei jangan asal bicara kamu, asal kalian tahu, ayah Anita mempunyai hutang yang banyak kepada bos kami. Karena ia tak bisa melunasi hutang hutangnnya, maka anaknyalah yang harus menikah dengan bos kami, agar hutangnya lunas" tutur salah satu anak buah itu.


Sejenak Yejung dan Leon melihat ke arah ayah Anita.


"Tidak tuan, saya sudah membayar hutang saya beserta bunganya. Namun, bunganya saja yang slalu ketinggian. Pak Torno sengaja melakukan itu, agar ia bisa menikah dengan anakku" ujarnya.


"Hei kalian berdua, kalian sudah dengarkan, untuk itu cepat lepaskan gadis itu. Kalau nggak, kami akan menghajar kalian"


"Kami nggak akan melepaskan dia. Ayo, kita hajar mereka" ucapnya, lalu menyerang Yejung dan Leon.


Mereka pun kemudian saling menyerang satu sama lain. Yejung yang beladirinya sangat ahli, dengan sangat cepat mengalahkan lawannya. Sementara Leon, masih dalam proses perlawanan.


Yejung yang melihat Leon kalah, segera menahan Leon untuk menghentikannya.


"Tuan, biar saya saja" ucapnya lalu menyerang anak buah itu.


Sejenak Leon memperhatikan cara Yejung menghajar anak buah dari pak Torno.


"DIA BENAR BENAR MIRIP DENGAN YEJUNG. APA MUNGKIN DIA ADALAH YEJUNG, YANG RUHNYA MELEKAT KE TUBUH YOUNG ? AKU HARUS MENYELIDIKINYA"


Setelah 2 menit, akhirnya Yejung berhasil membuat K'O, anak buah dari pak Torno itu.


"Cepat, bebaskan gadis itu. Jangan sampai saya membunuhmu" ucapnya mengancam.


"Baiklah"


Dengan cepat, mereka melepaskan Anita, dan segera naik ke atas mobil, dan melajukannya dengan kecepatan cepat.


Anita pun segera berlari dan memeluk ayahnya.


"Makasih tuan, makasih" ucap ayah Anita.


Selesai berpelukan, Anita pun menunduk dan bertrimah kasih kepada Yejung dan Leon yang telah menolongnya.


"Terimahkasih tuan" ucapnya lalu mendongakkan kepalanya, melihat Yejung dan Leon yang telah menolongnya.


Anita dan Leon sangat terkejut ketika mereka saling bertatapan. Dan begitupula dengan Yejung, karena wanita yang ada di depannya itu, seperti tak asing lagi baginya


"Anita" ucap Leon


"Leon" balas balik Anita.

__ADS_1


Anita adalah mantan terindah Leon, semasa kuliah dulu. Hubungan mereka kandas ketika ayah Leon tak merestui hubungan mereka. Untuk memisahkan Leon dan Anita, ayahnya pun mengirim Leon untuk kuliah di luar negeri. Dan selama 2 tahun lamanya, setelah Leong lulus. Ia pun memutuskan untuk pulang ke negaranya. Dan sepulang dari Amrik, ayahnya pun sudah meninggal dunia.


BERSAMBUNG..🌹🌹


__ADS_2