
Sore harinya, semua warga desa Daemun berkumpul di tempat acara. Para warga yang duluan datang, akan mendapat kursi untuk di duduki.
"Sayang, itukan kita datangnya telat. Jadinya kita tidak kebagian kursi deh" ujar Hana.
"Hei, lihat itu masih ada kursi yang kosong. Aku akan mengambilkannya untukmu. Kamu tunggu disini yah" kata Young lalu bergegas pergi.
"Kk Young sangat perhatian yah padamu" sahut ruh Yejung yang baru tiba disana.
"Ya, itulah sebabnya gue sangat mencintainya"
Beberapa detik kemudian, Young pun datang dengan membawa 1 kursi.
"Nih sayang kamu duduk yah"
"Tapi, kamu bagaimana ?"
"Udah nggak usah mikirin aku. Yang penting kakimu nggak pegal. Aku rela kok"
"Bagaimana kalau duduknya ganti gantian aja. Setelah aku duduk 10 menit, nanti giliran kamu lagi yang duduk"
"Baiklah"
Beberapa menit kemudian, muncul Ara dan Leon dari atas panggung yang akan memulai acaranya.
"Lihat itu Hana, wanita itu adalah kekasihku, dan di sampingnya itu adalah sahabatku Leon" ucap Yejung.
"Gue nggak percaya" kata Hana kepada ruh Yejung.
"Apa sayang ? kau bilang apa?" sahut Young yang mendengar perkataan Hana.
"Nggak, tadi aku cuma bilang; aku nggak percaya bahwa hari ini akan dilakukan pengundian" ucap nya berbohong
"gue nggak bohon kali"
Mendengar itu, Hana lalu melihat ke arah Yejung. Namun ia melihatnya saja tanpa berbicara.
"Para hadirin semua, saya sangat senang karena hari ini, kita akan melakukan pengundian yang membuat kalian semua pasti dek dekan. Tapi pengundian kita kali ini, lain dari biasanya. Kita akan mengundi sebanyak 3 kali. Undian pertama akan di beri hadiah yaitu uang tunai sejumlah 10 juta rupiah. Undian kedua akan diberikan 1 unit sepeda motor seharga 20 juta. Dan pengundian terakhir adalah pemenangnya, berhak mendapatkan uang 500 juta rupiah" ucap Leon.
Semua warga pun bertepuk tangan dengan senang dan gembira.
Setelah itu, Leon lalu memberikan mic-nya kepada Ara.
"Selamat sore semua, dan terimahkasih atas kedatangan kalian semua. Sebelum kita mulai acara ini, saya ingin meminta kalian untuk sejenak mendoakan kekasihku Yejung, yang sedang terbaring koma di rumah sakit. Seandainya ia tidak mengalami kecelakaan itu, pasti ia juga akan berdiri disini.
"AKU DISINI SAYANG, DI SAMPINGMU" ucap Yejung sedih.
__ADS_1
"Doa dimulai..
Sejenak semua warga pun mendoakan Yejung.
Ruh Yejung yang melihat itu, tampak terharu melihatnya.
"TERNYATA, DIA BENARLAH YEJUNG. DIA ORANG TERHEBAT DI NEGARA INI. KASIAN SEKALI KAU YEJUNG. AKU JANJI, AKU AKAN MEMBANTUMU TANPA MEMINTA IMBALAN" kata Hana di dalam hatinya, seusai berdoa.
"Doa selesai.. terimahkasih banyak. Kalau begitu, marilah kita memulai acara ini"
Warga pun tampak dek dekan, saat panitia menggocok kertas yang telag tergulung, di dalam sebuah tempat yang besar.
"Kira kira siapa yah, warga yang akan beruntung di desa ini ?" ucap Leon.
Sesaat kemudian, 1 nomor pun naik. Leon pun segera membuka gulungan nomor itu.
"Pemenang yang berhak mendapat uang 10 juta adalah nomor....45, 46, 27, 56, 34, 89. Bagi yang menpunyai nomor lotre yang sama seperti yang kusebutkan tadi, silahkan naik ke atas panggung, untuk menunjukkan nomor lotrenya"
Orang yang beruntung itu pun sangat senang, dan segera naik ke atas panggung dan memperlihatkan bukti nomor lotrenya.
"Ya betul. Selamat ya bapak, anda beruntung. Ini uangnya"
"Makasih tuan, nona. Semoga rezeki anda selalu lancar dan semoga kekasih nona cepat sadar dari komanya"
Selanjutnya, panitia kembali mengundi pemenang hadiah 1 unit sepeda motor. Dan seperti yang di lakukan oleh Leon sebelumnya, ia pun segera membaca angka yang tertera itu.
"Pemenang kedua adalah nomor undian..71, 72, 27, 17, 77, 77. Silahkan naik ke atas panggung.
Mendengar itu, Young dan Hana tampak senang.
"Sayang, nomor lotre kita naik" ucap Hana dengan girang.
"Ya. Ayo kita naik ke atas panggung" ucapnya lalu beranjak bersama kekasihnya.
Sampai di atas panggung, Ara dan Leon tampak terkejut. Ruh Yejung yang melihat itu, merasa kebingunan.
"Young, ternyata kamu tinggal disini juga. Dan itu sebabnya, kamu meminta cuti, untuk pergi ke acara ini juga. Selamat yah..." ucap Leon tersenyum.
Young merasa kebingunan mendengar ucapan Leon. Hana yang melihat itu, segera angkat bicara.
"Makasih ya tuan, nona. kalau begitu kami turun dulu"
"Baiklah. Kalian boleh membawa sepeda motor itu pulang"
"Makasih banyak tuan, nona" ucapnya sekali lagi, lalu turun dari atas panggung.
__ADS_1
"Sayang, apa maksud dari ucapan tuan itu tadi ?" Mengapa ia bisa tahu namaku, dan mengapa ia mengatakan bahwa aku mengambil cuti, hanya untuk ke acara ini" ujar Young kebingunan.
"Kamu nggak usah mikirin perkataan itu, yang pentingkan kita bisa nembawah pulang hadiah. Kita beruntung sayang" ucapnya senang.
"Tapi, kita gagal mendapatkan uang 500 juta itu, padahalkan aku sangat ingin menikahi kamu secepatnya"
"Sabar saja, semua pasti ada jalannya. Ya sudah, lebih baik kita pulang, memakai motor baru kita"
"Nanti dulu. Kita harus menunggu sampai acaranya selesai. Lagian kan, setelah ini ada acara makan makan"
"Baiklah"
Setelah acara pengundian selesai, semua warga lalu menikmati makanan yang tersedia di sebuah meja yang besar.
Sementara di meja lain, Leon dan Ara sedang duduk disana, sambil menikmati beberapa makanan. Ruh Yejung pun duduk menemani mereka, mesti dirinya tidak terlihat.
"Leon, gue rasa ada hal yang aneh pada diri supirmu tadi. Ia merasa kebingunan, mendengar ucapanmu tadi. Seolah olah, kau dan dia tidak pernah saling bertemu" ucap Ara.
"Iya juga sih. Hei, itu dia. Gue akan memanggilnya kemari" ucapnya sambil melihat Young sedang mengambil potongan kue.
"ADUH GAWAT, GUE HARUS MASUK KE TUBUH KK SEKARANG" ujar Yejung lalu segera menghampiri Young, dan masuk ke dalam tubuhnya.
"Young, kemari" teriak Leon.
Young yang tubuhnya sudah dikuasai oleh Yejung, segera menghampiri Leon dan Ara.
"Ya tuan, ada apa ?"
"Tidak, kami hanya memanggilmu untuk duduk disini bersama kami. Duduklah"
Yejung hanya mengangguk.
"Young, selamat yah. Karena kau berhasil memenangkan 1 unit motor dari kami" ucap Ara
"Ya. Terimahkasih juga. Saya nggak pernah nyangka, akan dapat hadiah itu. Pasti tuan Yejung sangat senang melihat kekasih dan sahabatnya, suka berbagi dengan rakyat kecil. Dia adalah orang yang sangat beruntung"
"Nggak, justru kami lah yang sangat beruntung, karena bisa bertemu dengan dia. Dia yang pertama kali memulai acara pengundian lotre ini, dan mengajak saya dan Ara. Hampir setiap tahun, kami melakukan acara ini di tempat yang berbeda"
"Tapi, apa kalian merasah sedih karena tuan Yejung tidak berada disini bersama kalian ?"
"Jujur sih kita berdua sedih. Tapi entah mengapa, kita itu merasa kalau Yejung berada di samping kita, dan bersama dengan kita" ujar Ara.
"AKU MEMANG DISINI SAYANG, AKU SLALU BERSAMA DENGAN KALIAN" ucapnya di dalam hati, dengan nada sedih.
BERSAMBUNG..🌹🌹
__ADS_1