
"Hahaha! Kalian semua hanya sampah! Berani-beraninya melawanku, Guong Bo!" teriak pemimpin dari kelompok perampok itu dengan sangat keras.
Prajurit Istana berhasil dikalahkan.Hanya butuh beberapa menit bagi perampok itu untuk mengalahkan prajurit istana dengan jumlah dua kali lipat dari mereka.Array pelindung sudah hancur karena terkena serangan berulang kali dari para perampok itu.
Heng Guo yang mendengar itu menggertakkan giginya, ia menatap tajam ke arah Guong Bo, "nona Zhishu, tolong lindungi Yang Mulia Zuo Ling sementara saya membasmi para tikus kecil itu."
Zhishu mengangguk, "pergilah, Heng Guo, kau bisa mempercayakan Zuo Ling padaku."
Setelah mendengar ucapan Zhishu Heng Guo melesat keluar dari kereta kuda dengan sangat cepat hingga membuat rambut perak Zhishu bergerak dari tempatnya.
"Aku ingin melihat tingkat kultivasi Heng Guo.." batin Zhishu berusaha berkomunikasi dengan sistem.
[Penglihatan Super Aktif]
Muncul aura berwarna biru muda yang tampak samar disekitar mata Zhishu.Setelah diaktifkan penglihatan Zhishu mengenai keadaan sekitar berubah seutuhnya, meski terhalang dinding kereta, Zhishu masih bisa merasakan kehadiran Heng Guo.
Ia bisa memantau Heng Guo dari dalam kereta, dengan mengaktifkan Penglihatan Super ia dapat melihat keberadaan Heng Guo, ditandai dengan sebuah cahaya biru muda dan tulisan nama yang melayang diatas tubuh Heng Guo.
"Itu.. Heng Guo?"
[Benar, selain bisa melihat tingkat kultivasi, anda bisa merasakan kehadiran atau keberadaan orang lain dengan skill ini]
Zhishu melihat informasi yang berada diatas tubuh Heng Guo, "Tingkat kultivasi nya.. mengapa hanya ada tanda tanya?"
[Itu berarti tingkat kultivasi Heng Guo berada 5 level atau lebih diatas Anda]
"Dia kuat, pantas saja Kaisar memerintahkannya untuk melindungi Zuo Ling.."
Zhishu terdiam sejenak, berusaha fokus untuk merasakan kehadiran seseorang yang terasa masih samar.
"Ada orang!"
Ding!
[Anda berhasil memicu misi utama: Habisi dua orang pembunuh bayaran yang berusaha menculik Zuo Ling]
"Pembunuh bayaran?!" ujar Zhishu spontan setelah mendengar misi baru dari sistem.
Zhishu terdiam dengan dahi yang mengernyit dalam, ia berusaha untuk menganalisa keadaan, "mereka ada dua orang, dan tingkat kultivasi nya tidak bisa terdeteksi oleh Penglihatan Super, itu berarti mereka berada 5 level di atasku atau mungkin lebih."
__ADS_1
"Mereka masih berada cukup jauh dari sini, mungkin jika aku bergerak sekarang, aku bisa kabur dari mereka," gumam Zhishu berusaha realistis.
[Anda tidak bisa kabur dari misi]
[Imbalan misi: 150 poin kontribusi dan dua item tingkat menengah yang akan diberikan secara acak]
[Hukuman jika misi gagal: mati]
"Ada apa dengan situasi ini? Apa aku dipaksa menjalankan misi?" batin Zhishu kesal.
"Baiklah, lagipula aku sudah pernah hampir menemui raja neraka.Jadi kali ini tidak akan ada bedanya, aku akan berjuang habis-habisan!" ujar Zhishu bertekad.
Ia keluar dari kereta dan berdiri tegak di bagian atasnya.Ia melihat dua orang berpakaian serba hitam dari kejauhan.
Sebelum bertindak, Zhishu mengamati keadaan sekitar, terlihat Heng Guo sedang bertarung sengit diantara para perampok itu.
"Anggota dari para perampok itu hanya berada ditingkat Ranah Petarung level 3, tapi yang jadi masalah ada pemimpinnya, kalau tidak salah tadi dia menyebut dirinya Guong Bo, tingkat kultivasi nya tidak bisa terdeteksi oleh Penglihatan Super.Ku rasa dia cukup kuat, tapi aku yakin Heng Guo bisa menangani itu.Sekarang yang harus ku lakukan hanyalah menjalankan misi," batin Zhishu menatap tajam dua pembunuh bayaran yang sedang berdiri diatas atap bangunan berlantai dua.
Disisi lain, dua pembunuh bayaran yang sedang mengamati keadaan disekitar mereka menjadi terkejut dengan tatapan Zhishu yang tertuju ke arah mereka.
"Gadis itu jelas sudah tahu keberadaan kita."
"Kau benar, dia Ziong Zhishu.Mengapa dia masih hidup? bukankah dia seharusnya sudah mati terbunuh oleh salah satu rekan kita Chang Yi?" ucapnya dengan nada heran.
"Mungkin jika kita membunuhnya dan memberitahu hal ini pada pemimpin, kita akan dikenal olehnya.Satu orang sampah tidak akan mengubah apapun, kita hanya perlu berhati-hati dengan penjaga dari Zuo Ling, Heng Guo.Ku dengar dia cukup kuat."
"Ya, aku akan membunuh gadis dari keluarga Ziong itu terlebih.."
Tiba-tiba sebuah pisau kecil melesat ke arah mereka.Pisau itu dengan tepat membidik jantung salah satu dari pembunuh bayaran itu.Salah satu dari mereka dipastikan akan mati jika tidak berhasil menghindari pisau itu.
"Dasar jala*ng berani-beraninya dia!" teriaknya dengan keras.
"Bagaimana bisa? Dia hanya seorang Kultivator rendah di Ranah Kultivasi petarung, tapi bagaimana bisa dia membidik jantungku dengan tepat? Andai aku tidak menghindarinya, aku pasti sudah menemui ajalku sekarang," batinnya penuh heran.
Dari atas kereta kuda, Zhishu berteriak dengan senyum yang tercetak di wajahnya, "apa yang kalian lakukan disana, pecundang?! Turun dan lawan aku, apa kalian terlalu lemah untuk berhadapan denganku?"
"Ku peringatkan kau, berpikir lah dengan jernih dan jangan sampai amarah-"
"Perse*tan dengan itu! Aku akan mencincang tubuhnya dan memberikannya pada anj*ing!"
__ADS_1
Satu dari dua pembunuh bayaran itu melompat dan langsung mengarahkan pedang ke leher Zhishu.
"Hap!"
Zhishu menghindarinya dengan mudah seakan adegan pembunuhan itu hanyalah mainan anak kecil dihadapannya, ia terlihat riang gembira.
"Gagal!" ujar Zhishu dengan senyum kuda,"ternyata rumor yang mengatakan bahwa kecepatan adalah hal utama bukanlah omong kosong.Kecepatanku meningkat pesat karena pertarungan dengan Singa Api, aku menghindari cakaran dari mereka puluhan kali dan sekarang barulah terlihat hasilnya."
Pembunuh bayaran itu menjadi sangat marah, ia kembali menyerang Zhishu dengan pedangnya, kali ini secara bertubi-tubi.
Namun, hasilnya tetap saja, gagal.
"Apa yang terjadi padamu? Apa kau memakai teknik terlarang hingga kau yang seorang sampah bisa melawanku?!" ucapnya keras dengan senyum meremehkan, ia terlihat kelelahan karena telah mengeluarkan banyak energi spiritual untuk melakukan serangkaian serangan bertubi-tubi pada Zhishu.
"Kau saja tidak bisa melukaiku, apa kau pantas menyebutku sampah? Kau hanya seorang badut yang dikirim untuk menghiburku," ucap Zhishu sembari mengalirkan energi spiritual yang besar pada pedangnya.
"Hahaha! Apa kau berusaha menyerang ku sekarang? Ku beritahu kau, kau tidak bisa menyerang ku sekarang karena aku dapat melihat pergerakan darimu sekecil apapun! Hahaha!" kata pembunuh bayaran itu dengan tawa menggelegar.
"Sistem, lakukan teleportasi ke belakang tubuh pria itu."
[Untuk melakukan teleportasi ke tempat yang anda tuju dibutuhkan 10 poin kontribusi apa anda setuju?]
"Apa? Hanya melakukan teleportasi beberapa langkah dari tempatku saat ini bahkan menghabiskan 10 poin?! Tapi saat ini taruhannya adalah nyawaku, sistem, aku setuju untuk melakukan teleportasi."
[Melakukan teleportasi ke tempat yang diinginkan pengguna]
Siing..
Dahi pembunuh bayaran itu mengerut dalam, "di-dia menghilang menjadi cahaya? Apa yang terjadi disini?" batinnya penuh tanda tanya.
Karena peristiwa yang berhasil membuatnya terkejut, pembunuh bayaran itu menjadi kehilangan rasa waspadanya, ia menjadi lengah dan merasa bingung.
Pembunuh itu menoleh ke kanan dan ke kiri, "Jangan bermain trik rendahan! Muncul lah dihadapan ku!"
Tiba-tiba Zhishu sudah berada dibelakang pria itu, pedangnya yang tajam sudah terhunus ke arahnya, tidak ada celah untuk kabur, "kalau aku tidak bisa menyerang mu dari depan, maka akan ku lakukan dari belakang! Hahaha!"
Zhishu mengayunkan pedangnya, maka terpisahlah kepala pria itu dari tubuhnya.Kepala pembunuh itu menggelinding ke arah Zhishu memperlihatkan wajahnya yang masih tercengang.
Mata pria itu melotot ke arah Zhishu darah segar mengalir dari sana.Zhishu melihatnya dengan senyum, "sudah ku bilang, kau hanya badut."
__ADS_1