Kultivator Jenius Penentang Langit

Kultivator Jenius Penentang Langit
Bab 48: Wu Jungwo yang Bijaksana


__ADS_3

"Ayo, kita bercerita sambil berjalan! Aku ingin tahu orang itu, apa dia yang membuatmu menjadi jenius seperti ini?!" tanya Wu Huan dengan antusias.


"Benar, dia adalah kakek ku, orang yang sangat bijaksana dan kuat.Dia juga merupakan orang yang selalu menyemangati ku.Jika tidak ada dia, aku tidak akan jadi seperti sekarang ini!" balas Zhishu tak kalah bersemangat.


"Tapi akhir-akhir ini, aku khawatir padanya.Tempo hari lalu, aku merasakan energinya yang semula sangat kuat terasa lebih lemah," jelas Zhishu dengan tatapan sendu yang terpancar kuat dari manik mata birunya.


Wu Jungwo menatap Zhishu prihatin, dia berbicara dengan nada menenangkan, "dia pasti baik-baik saja, dia adalah orang yang sangat kuat, benar kan?"


"Memang benar, tapi bukankah masih banyak orang yang jauh lebih kuat darinya? Di atas langit masih ada langit."


"Zhishu, aku mengerti perasaanmu.Aku yakin Kakekmu itu baik-baik saja.Mungkin saat ini dia juga sedang mengkhawatirkan mu yang berkelana seorang diri di dunia hutan rimba ini," ujar Wu Huan sembari meletakkan kepala Zhishu di bahunya, ia juga mengelus-elus kepala Zhishu beberapa kali untuk menenangkan gadis manis itu.


"Kakak Huan, kau pasti tidak mengira bahwa lingkungan asal ku itu sangat mengerikan.Banyak Kultivator kuat yang bermuka dua.Sedang kakekku seorang diri di sana, di tengah sekumpulan orang yang hanya mengincar harta,"


Zhishu memandang ke arah Wu Huan dengan wajah serius, setiap kata yang keluar dari mulutnya benar-benar menyiratkan kegelisahan yang mendalam.


Wu Huan yang menyadari hal itu hanya bisa mengerutkan dahinya dalam-dalam.Rasa heran dan penasaran menyelimuti dirinya.


"Aduh kakak Huan, maafkan aku, aku jadi terlalu banyak bicara," celutuk Zhishu tiba-tiba ditengah kesunyian yang sudah terjadi selama beberapa saat itu.


"Ah, tidak apa-apa, kau tenang saja," jawab Wu Huan singkat, "aduh gila ini anak! Sekumpulan orang yang gila harta? Berarti dia berasal dari keluarga yang memiliki banyak harta.Mengingat dia bahkan menggunakan jurus tendangan angin yang langka dengan sangat mahir."


"Apalagi, berdasarkan ucapan dari Master Li Shao, Zhishu bahkan memiliki Gulungan Teknik Penempaan Jiwa yang seharusnya hanya dimiliki oleh Organisasi Alkemis.Tidak salah lagi, dia pasti berasal dari Keluarga Besar yang kuat dan sangat kaya.Beruntungnya aku bisa mengenalnya," batin Wu Huan memakai logikanya untuk menebak asal usul Zhishu.


"Zhishu dengarkan aku."


Tiga kata dari Wu Jungwo itu berhasil menarik perhatian Zhishu dan Wu Huan, mereka serempak menoleh ke arah pria tua yang masih tampak tegap dengan proporsi tubuhnya yang ideal.


"Berpikir negatif itu tidak akan membuahkan apapun selain kegelisahan.Fokuslah pada yang terjadi saat ini, cari solusi dan berusahalah untuk menjadi lebih baik."

__ADS_1


"Aku yakin kejadian buruk itu bisa kita atasi jika kita sudah memiliki fondasi yang kuat.Daripada kau menghabiskan waktu untuk berpikiran negatif, lebih baik kau membuat fondasi yang kuat, yang tidak akan goyah meski diterjang oleh ombak paling dahsyat sekalipun."


"Buktikan pada dunia, kau adalah pendekar tangguh yang tak takut apapun.Siapa lagi yang berani padamu jika kau sudah memiliki kekuatan? Di saat kau sudah mencapai titik itu, siapa lagi yang berani berurusan denganmu? Capailah puncak dunia, hingga kau hanya perlu menjentikkan jarimu untuk membabat habis orang yang berani berhadapan denganmu," tutur Wu Jungwo panjang lebar, ia memancarkan semangat membara di dalam matanya.


Zhishu menatap Wu Jungwo penuh kagum, laki-laki itu berhasil membuat semangat dalam diri Zhishu berapi-api.Untuk menjadi lebih kuat, di perlukan kerja keras yang kuat juga.


"Fondasi yang kuat ya... Aku harus memiliki cukup kekuatan jika ingin bersaing.Jangan menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia, bangun fondasi yang kuat agar kau bisa bertahan di dunia ini... Mau sebanyak apapun musuhmu, jika kau lebih kuat, tak akan ada yang berani semena-mena," gumam Zhishu masih dengan mata berbinar-binar, saking kagumnya.


Ding!


[Master berhasil menemukan pemahaman baru yang berharga dari seorang pendekar kuat yang sudah berpengalaman]


[Selamat kepada Master! Anda berhasil menyelesaikan misi rahasia, Anda menerima 200 poin kontribusi dan tiga pil Ganda Dua Warna sebagai bonus]


"Aku.. akan mengingatnya, terima kasih Paman!"


Zhishu mengangguk, kemudian melanjutkan langkahnya ke depan bersama Wu Huan.


"Ayahmu luar biasa kakak Huan."


Wu Huan tersenyum tipis, "benar, aku sangat menyayanginya.


"Kamarmu ada diujung lorong, Zhishu.Ini kuncinya, aku akan masuk ke kamarku dulu ya," ucap Wu Huan sembari menyerahkan sebuah kunci pada Zhishu.


"Terima kasih," balas Zhishu sembari melanjutkan langkahnya ke sebuah pintu yang ada diujung lorong.


Zhishu melihat kunci dari kamarnya, "Wu Huan hanya memesan kamar biasa.Ini menunjukkan krisis ekonomi dalam keluarga mereka.Tapi aku beruntung bertemu dengannya.Aku keluar kediaman tanpa membawa apapun, mungkin aku bisa menghasilkan uang dengan membuat beberapa pil tingkat rendah ke depannya."


Zhishu membuka pintu penginapannya dan langsung menjatuhkan dirinya di kasur.Tubuhnya sangat lelah hari ini, seharian hanya duduk, bokongnya mati rasa, benar-benar seperti hilang dari tempatnya.

__ADS_1


Zhishu menatap langit-langit kediamannya dengan datar, ia termenung lagi.


"Hahahaha! Lencana tengkorak itu! Benar-benar mirip! Dia pasti juga berasal dari Sekte Tengkorak, aku yakin, aku yakin dia berasal dari Sekte Tengkorak," ucap Zhishu menyeringai, pembunuh bayaran yang ia temui di ujung jalan sore tadi itu memiliki lencana yang sama dengan pembunuh bayaran yang menyerangnya saat pertama kali datang ke Ibu Kota.


"Sekarang setelah dipikir-pikir, aku yakin, Sekte Tengkorak pasti adalah dalang dari banyaknya perampok di Ibu Kota."


Ding!


[Selamat Master! Anda berhasil menyelesaikan misi Utama: Menyelidiki seseorang/sekte yang menjadi dalang munculnya para perampok di ibu kota Kekaisaran Shenzen]


[Anda berhasil mendapatkan 500 poin kontribusi]


Zhishu refleks bangkit dari kasurnya, "a-ap-apa?! Me-mengapa misinya semudah itu? A-aku tidak percaya ini, pasti ada sesuatu yang tidak beres disini.Sistem yang pelit mengapa tiba-tiba jadi baik hati?"


[Anda benar, sistem tidak akan memberikan hadiah besar secara cuma-cuma.Hadiah yang diberikan selalu sesuai dengan resiko yang dihadapi pengguna]


"Lalu mengapa kali ini sangat mudah?"


"Ah, tunggu!"


Zhishu dengan cepat mengaktifkan Penglihatan Super dan langsung mengarahkan pandangannya ke arah samping kanannya.Dengan penglihatan super, tentu saja dinding yang menghalangi penglihatan nya ke luar langsung menjadi transparan.


Tatapan Zhishu menjadi tajam begitu menyadari apa yang akan terjadi.Tangannya mengepal, ia turun dari kasurnya dan memperhatikan keadaan disekitarnya. Mata tajamnya bak elang terus berputar menjelajahi setiap sudut tempat itu.


Tapi sepertinya tak ada orang lain selain dirinya di kamar penginapan itu.Namun hal yang berkebalikan, terjadi tepat di luar ruangan kamarnya.


[Saya berharap agar anda selamat dalam menghadapi konsekuensi dari misi Utama, Master! Tiga Pembunuh Bayaran di Ranah Lord Jenderal level 6 sedang bersiap untuk membunuh Anda]


"Aku juga sedang bersiap untuk membunuh mereka."

__ADS_1


__ADS_2