Kultivator Jenius Penentang Langit

Kultivator Jenius Penentang Langit
Bab 54: Pemanggilan Elemen Pedang Xia Nian


__ADS_3

"Kau benar Zhishu, meski dia kalah, dia masih harus diperhitungkan.Tapi yang paling tidak disangka itu adalah Bing Hong.Ternyata pemuda it sangat pandai membaca situasi, dia menguasai jalannya pertandingan dan selalu selangkah lebih maju di banding Shuang Zhu. Kau harus berhati-hati," tutur Wu Huan.


"Tidak masalah, tak perlu mengkhawatirkanku.Guruku sudah memberitahu cara mnghadapai orang seperti Bing Hong," balas Zhishu dengan senyum puas.


"Aku tak perlu takut, bila menghadapai lawan yang pintar, solusinya adalah jadilah lebih pintar, hahaha! Harus pintar menggertak lawan," batin Zhishu mengingat apa yang disampaikan oleh kakeknya.


Wu Huan menoleh ke arah Zhishu dan mendapati gadis kecil itu tengah memasang wajah percaya diri, "aih, aku jadi penasaran siapa guru dari gadis dengan bakat luar biasa sepertimu.Apa kau mau memberiku beberapa petunjuk agar aku bisa menebak identitas gurumu?" tanya Wu Huan dengan nada menjilat.


"Tidak, tidak.Identitas dari gurumu ini sangat lah rahasia, karena dia memiliki banyak musuh, jadi aku harus tetap menyenbunyikan segala informasi tentangnya," jawab Zhishu dengan wajah yang seolah-olah serius, saat ini Zhishu sangat mirip seperti seorang Ibu yang sedang menakut-nakuti anaknya.


Sedang Wu Huan berusaha mencerna ucapan dari Zhishu, alisnya mengerut dalam, matanya menatap tajam dan tidak berkedip selama beberapa saat.Sepertinya selir dari Kaisar itu sedang menebak-nebak siapa orang kuat yang memiliki banyak musuh dan keberadaannya itu sangat rahasia.


"PERTANDINGAN SELANJUTNYA!!! XIA NIAN DARI KELUARGA XIA AKAN BERTARUNG MELAWAN ZHISHU PERWAKILAN DARI KELUARGA WU!" teriak pemandu acara dengan keras.


Mendengar namanya telah disebut, Zhishu langsung melompat dari atas balkon setinggi gedung tiga lantai itu dan mendarat di atas arena pertandingan.


Sedang Xia Nian sudah terlebih dulu sampai di arena pertandingan, perempuan itu menatap tajam Zhishu dan kemudian menyeringai kecil.


"Bisa kita mulai?" tanya Xia Nian masih dengan senyum seringainya yang memperlihatkan kepercayaan diri tinggi.


"Kau tidak sabar untuk kalah, ya? Xia Nian?" tanya Zhishu sembari membalas senyuman dari Xia Nian.


Para penonton yang menyaksikan perbincangan antara dua wanita itu terdengar semakin bersemangat karena akan menyaksikan hal yang menyenangkan.


"Ini akan menjadi pertarungan yang menegangkan! Zhishu memang adalah gadis yang kuat, tapi kekuatan dari Xia Nian tidak perlu diragukan lagi! Aku bertaruh pada Xia Nian!!!"


"Aku juga bertaruh pada Xia Nian! Kultivator yang tumbuh dengan pil-pil berkualitas tingkat tinggi pasti memiliki kekuatan yang tinggi pula.Hanya orang bodoh yang akan berpikir bahwa Xia Nian akan kalah!"


"Aku bertaruh pada Xia Nian!!"


"50 koin perak, aku bertaruh pada Xia Nian!"


Zhishu diam dan berusaha mendengarkan perbincangan dari para penonton yang hadir di sana, "mereka akan merugi hari ini karena tidak memilihku."


"Betapa menyedihkannya, tidak ada yang memilihmu."


"Tidak terlihat menyedihkan bagiku."

__ADS_1


"Aih.. tidak perlu mengelak, kau terlihat memprihatinkan.Turunlah dari arena pertarungan ini sebelum aku membuatmu bertekuk lutut dihadapanku."


"Zhishu, semua orang juga sudah tahu bahwa aku lah yang akan memenangkan pertarungan kali ini.Lihatlah disana, benar-benar tidak ada satupun orang yang bertaruh untukmu," jelas Xia Nian dengan arogan.


"Kalau begitu, hari ini akan menjadi hari buruk bagi mereka karena telah membuat keputusan yang salah."


Xia Nian tampak menunjukkan tatapan menyedihkan layaknya sedang melihat sesuatu yang sangat memprihatikan.Dia tersenyum lebar karena merasa menang dari Zhishu.


"Tuan, majikan saya bertaruh pada Zhishu sebesar 100 koin emas."


"100 koin emas?!!!" teriak para penonton spontan kala mendengar penuturan dari seorang pelayan perempuan.


"Satu koin emas itu setara dengan 100 koin perak, dan itu berarti 100 koin emas sama seperti 10.000 koin emas!! Apa aku pantas menangani uang yang sebanyak itu?" batin seorang lelaki paruh baya yang merupakan sang penyelenggara taruhan.


"Apa ada bangsawan yang sedang bosan hari ini?"


"Entahlah, tapi yang pasti 100 koin emas itu adalah uang yang sangat banyak, jika aku mendapat 1 koin emas saja, sepertinya aku akan melompat kegirangan hingga kakiku terasa sakit."


"Bangsawan itu sudah membuat keputusan yang salah, dia sangat tidak beruntung.Apa dia tidak tahu kekuatan Xia Nian?"


Semua orang yang ada disana saling berbisik satu sama lain karena kemunculan seorang pelayan yang membawa 100 koin emas milik majikannya untuk menjadi barang taruhan.


"KEDUA PESERTA TELAH BERSIAP DI ATAS ARENA, PERTARUNGAN ANTARA ZIONG ZHISHU DAN XIA NIAN! DIMULAI SEKARANG!!"


"Jurus tangan besi!" Xia Nian dengan cepat melesat ke arah Zhishu dan mengarahkan telapak tangannya yang sudah dialiri energi spiritual pada bagian dada Zhishu.


Bug!


"Uhukk!"


Zhishu mengeluarkan seteguk darah segar karena serangan awal dari Xia Nian, "jurus telapak tangan besi, rasanya seperti terkena lemparan Dan tertimpa besi sebesar singa api," batin Zhishu sembari memegang bagian dadanya dan melakukan pemulihan ringan dengan menggunakan energi Yin.


"Sekarang giliranku!"


Zhishu melompat cukup tinggi dan memusatkan energi spiritualnya pada kaki, ia berputar 360° untuk meningkatkan kecepatan pada tendangannya.


Bruuk!!

__ADS_1


Tendangan Zhishu melesat dengan cepat tepat di bagian kepala Xia Nian.Karena tendangan itu Xia Nian mundur beberapa langkah sembari memegang kepalanya yang terkena tendangan dari Zhishu.


Xia Nian terlihat ling lung selama beberapa saat dan sempat beberapa kali hampir terjatuh.Di saat seperti itu, Zhishu memanfaatkan situasi dan kembali melakukan serangan yang sama kemudian mengarahkannya tepat di kepala Xia Nian untuk kedua kalinya.


Xia Nian dengan cepat mengeluarkan pedangnya dan menancapkan pedang tajam itu di lantai arena untuk dijadikan sanggahannya agar tidak terjatuh.


"Perwakilan dari keluarga Wu itu berlaku curang! Dia terus menyerang kepala putriku agar ia kehilangan keseimbangan!!! Hentikan pertandingan ini, ini tidak adil! Perwakilan keluarga Wu itu harus dikeluarkan dari kompetisi ini!!" teriak kepala keluarga Xia sesaat setelah ia melihat putrinya dipukul mundur oleh Zhishu.


"Mohon tenangkan diri Anda Kepala Keluarga Xia. Perwakilan dari Keluarga Wu sama sekali tidak melanggar peraturan, dia berhak untuk melanjutkan pertandingan.Saya peringatkan Anda untuk tidak membuat keributan disini," jelas panitia pertandingan yang tiba-tiba saja mengeluarkan aura intimidasi.


Mendengar jawaban tegas dari panitia pertandingan yang merupakan seorang lelaki tas dengan tubuh tegap itu, Kepala Keluarga Xia diam tak berkutik dan hanya bisa kembali duduk di tempatnya tanpa mengatakan sepatah katapun lagi.


Pandangan Xia Nian buram karena kepalanya sudah dua kali terkena benturan keras yang juga mengandung energi yang besar.


Xia Nian terlihat terpojok, para penonton yang bertaruh padanya mulai merasa gelisah, mereka takut Xia Nian akan kalah.


"Aku tidak akan kalah!" ucap Xia Nian dengan keras.Ia mulai kembali memasang kuda-kuda yang kuat.


"Pemanggilan elemen pedang, Pedang Api!!!"


"Jurus pedang Api tingkat tinggi, Naga Api Barat!"


"Naga Api Barat?!" teriak Zhishu dengan mata terbelalak.Zhishu meneguk salivanya dan berusaha untuk tetap bernapas meskipun hal itu terasa sangat berat saat ini.


Semua orang yang ada disana juga sedang mengalami keterkejutan yang sama seperti Zhishu.Naga Api dari Barat, jurus yang bermaksud untuk menghentikan pertarungan secara sepihak.Itu artinga, lawan dari pemilik jurus ini akan mati, sama seperti matahari yang akan akan tenggelam di barat.


Beberapa detik setelah Zhishu mengatakan itu, tiba-tiba suhu disekitar arena pertandingan menjadi sangat panas.


Dibagian belakang tubuh Xia Nian, perlahan-lahan muncil Naga berwarna merah yang kepalanya saja memiliki besar seperti kepala truk pertambangan.


Zhishu jelas akan mati bila harus menghadapai naga itu, Zhishu baru memasuki dunia kultivator dalam beberapa bulan dan sudah harus dihadapkan oleh jenius keluarga Xia yang sedari kecil sudah mempelajari ilmu pedang.


Belum lagi Xia Nian selalu mendapat pil tingkat tinggi yang sangat membantu bagi perkembangan meridian dan pusat energi spiritualnya.


"Aku harus menghentikan Xia Nian sebelum naga Api itu terbentuk sepenuhnya.Aku sudah berlatih tadi malam, saat terakhir kali aku mencoba, jurus itu memang belum sempurna.Tapi aku yakin, dipercobaan kali ini, aku pasti bisa memunculkan 12 pilar es!" batin Zhishu.


Zhishu melompat setinggi yang ia bisa kemudian menatap Xia Nian.Dengan kata lain, saat ini Zhishu sedang mengunci targetnya.

__ADS_1


"Dua belas pilar dingin, buat gerakan musuhku membeku, Jurus Pilar Es!"


__ADS_2