Kultivator Jenius Penentang Langit

Kultivator Jenius Penentang Langit
Bab 18: Selir Kaisar


__ADS_3

Acara makan bersama di Aula Utama pun dimulai, disana hanya terdapat Kaisar, tiga selirnya, Zuo Ling dan Zhishu.Heng Guo tidak ikut serta karena dia bukan merupakan anggota keluarga kerajaan dan tidak pula tamu Kaisar.Jadi ia hanya mendampingi Zuo Ling.


Sebenarnya tidak ada yang menarik perhatian Zhishu, ia hanya ingin cepat pergi dari tempat mencekam itu.Tidak, bukan karena Kaisar murka padanya, tapi karena selir-selir Kaisar yang saling menyerang satu sama lain.


Bukan menyerang secara fisik, mereka hanya menyindir dengan perkataan mereka.Ah, mereka mirip seperti selir Ayahku, Jia Yu.Bermain licik dan penuh tipu muslihat, pikir Zhishu.


"Kakak, apa kakak sudah selesai makan?" tanya Zhishu memecah keheningan ditempat itu.


"Sudah," balas Zhishu singkat.


Kaisar berdehem cukup keras, suara itu membuat semua mata tertuju padanya.


"Hari ini master Li Shao akan datang kemari atas undangan ku."


Para selir tampak terkejut mendengar perkataan dari sang Kaisar.


Selir pertama yang bernama Lian Chi mengeluarkan suara lebih dulu dibanding selir lain, "mengapa tamu terhormat Master Li Shao berkunjung ke sini?"


"Untuk berdiskusi dengan nona ini," ujar Kaisar sembari mengarahkan tangannya ke arah Zhishu.


"Hah? Aku? Kenapa aku? Dasar Kaisar baji*ngan dia menjadikanku alasan?!" batin Zhishu, ia menggaruk tengkuknya sambil tersenyum kuda.


"Memangnya ada urusan apa?" tanya Selir Kedua, Lei Zi.


Zhishu menatap lekat Kaisar.Ia penasaran orang tua itu akan memberi alasan apa.Semua orang menunggu Kaisar menjawab pertanyaan dari Lei Zi.


"Silakan tanya pada Zuo Ling dan Heng Guo."


Urat leher Zhishu benar-benar bisa keluar sekarang bila tidak kunjung mendapat jawaban secepat mungkin, ia menarik napas, "mengapa kaisar jelek ini terus mengulur-ulur waktu? Sedari tadi ia mengatakan hal penting secara tidak lengkap!"


"Karena kemampuan luar biasa nona Zhishu sudah membuat Kaisar takjub.Sehingga Kaisar mengundang Master Li Shao untuk meminta pendapatnya," jelas Heng Guo sopan.


Zuo Ling bangkit dan berdiri di atas kursinya, "Kak Zhishu memang sangat hebat! Dia memiliki kecepatan yang sangat luar biasa!"

__ADS_1


Ketiga selir itu menatap Zhishu kaget.


"Benar, saat nona Zhishu melawan dua pembunuh bayaran yang berusaha menculik Yang Mulia Putri, saya melihat nona Zhishu bergerak dengan sangat cepat hingga sayapun tidak bisa melihat pergerakan nya.Waktu itu, saya melihat dia melakukan perpindahan tempat yang sangat cepat.Awalnya dia berada di depan, namun tiba-tiba saja ia sudah berada di belakang tubuh pembunuh itu dan langsung memenggalnya," sambung Heng Guo yang membuat semua orang, termasuk Kaisar terkejut.


"Kak Zhishu! Berarti kakak menyelematkan Zuo Ling dari para pembunuh itu?! Kak Zhishu memanglah penyelamatku!" jerit Zuo Ling bersemangat.


"Nanti aku akan melakukan pertemuan tertutup dengan Master Li Shao, sebaiknya kalian tidak melakukan hal-hal yang bisa menyinggung nya," pinta Kaisar tegas.


Tak lama setelah mengatakan itu, Kaisar pergi dari ruang makan diikuti oleh para pelayan pribadinya.


"Nona Zhishu, Anda memiliki kemampuan yang luar biasa.Saya tidak menyangka gadis yang masih sangat muda seperti anda bisa melakukan hal seperti itu," tutur Lian Chi dengan ramah.


"Hehehe.."


Keluarlah tawa kaku nan tertekan dari mulut Zhishu.Ia merasa canggung, "kalau begitu saya pamit undur diri."


"Padahal itu karena bantuan sistem... Tunggu! Sistem itu milikku, dia juga setia dan hanya aku yang memilikinya. Bukankah itu hampir sama dengan hewan spiritual yang di kontrak? Jadi kesimpulannya, sistem itu juga adalah salah satu kekuatanku! Benar, semua hal dari sistem termasuk kekuatan ku," batin Zhishu.


"Tunggu nona!"


Dan yang Zhishu takutkan benar-benar terjadi.Tapi apa boleh buat, Zhishu terpaksa menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang.


"Nona, maukah anda berkunjung ke paviliun ku?" tanya selir ketiga malu-malu.


Kaisar memiliki 3 selir yang masing-masing diantaranya adalah putri dari keluarga besar dan bermartabat. Selir pertama adalah Lian Chi, dia berasal dari keluarga Lian yang merupakan pemilik dari asosiasi perdagangan terbesar di Kekaisaran Shenzen ini.


Selir kedua adalah Lei Zi, berasal dari keluarga Lei yang merupakan keluarga Jenderal.Selama bertahun-tahun, keluarga Lei ini selalu menempati posisi Jenderal di Kekaisaran Shenzen.


Dan selir ketiga ini adalah satu-satunya selir yang tidak berasal dari keluarga besar.Ya, dulunya memang keluarga besar, tapi saat ini sedang mengalami keterpurukan.Dia bernama Wu Huan, dia wanita paling muda dan paling cantik diantara para selir yang lain.Tapi sayang, menurut rumor yang beredar, Wu Huan ini adalah gadis pemalu dan tidak banyak ikut campur dalam perebutan kekuasaan.


Zhishu sendiri juga tidak mengerti mengapa dia tidak tertarik dengan hal itu.Padahal keluarganya sedang dalam masa kejatuhannya, tapi dia malah tidak ikut andil dalam perebutan kekuasaan dengan permaisuri atau selir-selir yang lain.


"Sayang sekali Wu Huan, tapi nona Zhishu akan lebih memilih untuk datang ke paviliun ku.Bukan begitu nona Zhishu? Kediamanku indah dan mewah, anda pasti akan sangat menikmati waktu di Paviliun ku, nona," pungkas Lei Zi dengan arogan.

__ADS_1


Belum sempat Zhishu menjawab ucapan selir kedua, Lian Chi sudah lebih dulu berbicara.


"Nona adalah seorang kultivator jenius yang menjadi tamu istimewa Kaisar, saya akan merasa terhormat bila anda datang ke kediaman saya.Saya akan menyajikan teh yang paling mahal di seluruh daratan kekaisaran Shenzen ini."


"Apa-apaan mereka ini, mengapa mereka jadi seperti ini. Bukannya tadi saat pertama kali aku datang ke sini mereka menatapku dengan sinis?"


Zhishu menatap mata ketiga selir itu selama beberapa saat, "tapi sepertinya mereka serius.Jadi aku akan menerima undangan siapa? Lian Chi dan Lei Zi berasal dari keluarga ternama dan memiliki pengaruh besar di Kekaisaran, akan sangat bagus bila aku bisa menjalin hubungan dengan mereka.Tapi, mereka sangat sombong, bisa-bisa jika aku datang ke kediaman mereka, mereka hanya akan bercerita tentang betapa luar biasanya diri mereka.Bisa-bisa aku naik darah."


"Maaf Yang Mulia selir pertama dan kedua.Sepertinya saya akan datang ke kediaman Yang Mulia selir ketiga, karena dia yang mengundang saya lebih dulu.Mungkin saya akan berkunjung lain waktu," jelas Zhishu dengan senyum ramah.


Lian Chi dan Lei Zi hanya bisa menunjukkan raut wajah tidak senang ke arah Wu Huan.Sedangkan Wu Huan sendiri, ia tampak sangat senang, ia menampilkan senyum lebar yang terlihat begitu tulus menurut Zhishu.


"Kakak, kakak! Apa aku boleh ikut?" tanya Zuo Ling, ia berlari ke arah Zhishu dengan kecepatan tinggi, namun Heng Guo tiba-tiba menyentuh pundak Zuo Ling yang membuat gadis kecil itu menghentikan langkahnya.


"Yang Mulia, anda harus masuk kelas seni pagi ini," ucap Heng Guo dengan raut wajah tak enak.


"Tapi tapi, a-aku mau bersama Kak Zhishu," ucap Zuo Ling dengan wajah sendu.


"Hei, kita bisa bermain setelah kau siap dengan kelas seni."


"Maaf nona Zhishu, setelah kelas seni, Yang Mulia Putri harus menghadiri kelas sejarah," balas Heng Guo singkat, mendengar itu, Zhishu kembali bersuara, "kalau begitu setelah kelas sejarah.."


"Setelah kelas sejarah, masih ada kelas bahasa," potong Heng Guo.


Zhishu termenung sejenak, tak lama ia tersenyum ke arah Zuo Ling, "emm.. mungkin.."


"Setelah itu, Yang Mulia Putri masih harus menghadiri kelas tata Krama," potong Heng Guo lagi.


Zhishu menatap Heng Guo dengan alis bertaut, wajahnya terlihat datar dan sedikit kesal, "Ekhem, Zuo--"


"Dan kelas medis.. lalu yang terakhir adalah berlatih kultivasi dengan tetua keti.."


Heng Guo melirik ke arah Zhishu yang menunjukkan tatapan membunuh, mata Zhishu menatap tajam ke arahnya layaknya pedang yang bisa menebas dirinya kapan saja, "BISAKAH KAU DIAM DULU, BAJI*NGAN?!"

__ADS_1


__ADS_2