Kultivator Jenius Penentang Langit

Kultivator Jenius Penentang Langit
Bab 22: Naik Level


__ADS_3

Mata hitam milik Master Li Shao terbelalak seketika, muncul keringat dari wajahnya, "ba-ba-bagaimana bisa? Mengapa kau bisa bertahan hidup?!"


"Apa maksudmu, Master?" tanya Zhishu dengan nada kebingungan.


Master Li Shao terdiam seribu bahasa, tubuhnya mematung masih dengan ekspresi nya yang terkejut.


Kaisar memukul pelan pundak gurunya yang sudah berusia ratusan tahun itu, "guru, jadi apakah Zhishu bisa membantu menyembuhkan Permaisuri ku? Apa dia orang dengan tubuh Yin yang kau maksud?"


"I-iya benar..."


Master Li Shao terdiam beberapa saat.


"Murid bodoh!" ucap Master Li Shao sembari memukul kepala Kaisar cukup keras secara tiba-tiba.


"Ada apa, guru? Mengapa kau memukulku?" tanya Kaisar dengan wajah tanpa dosa.


"Bagaimana bisa ada seorang dengan tubuh Yin di Istanamu? Hah?! Dan mengapa kau terlihat biasa saja, dia adalah manusia langka yang diberkati Langit, orang sepertinya hanya muncul beratus-ratus tahun sekali. Harusnya kau merasa beruntung dan memperlakukan nona ini dengan istimewa!!"


"Aku.. orang dengan tubuh Yin?" batin Zhishu penuh tanda tanya.


Ding!


[Anda berhasil menyelesaikan misi rahasia: mengungkap misteri dalam diri Anda]


[Selamat master! Anda mendapatkan 50 poin kontribusi]


"Ternyata aku benar-benar seseorang dengan tubuh Yin.Ah, betapa beruntungnya aku, sudah mendapat informasi gratis, diberi hadiah oleh sistem pula," batin Zhishu bahagia.


Master Li Shao menatap Zhishu dengan penuh kelembutan, "nona, apa anak ini sudah memperlakukanmu dengan semestinya?"


Zhishu tersenyum kikuk, "iya sudah, Master."


Master Li Shao kembali memukul kepala Kaisar, kali ini dengan lebih keras, "katakan sejujurnya, nona.Dia tidak akan berani melukaimu."


"Guru...!!" jerit Kaisar layaknya anak bayi yang sedang memanggil ibunya.


"Ma-master, saya bersungguh-sungguh, Kaisar sudah memperlakukan saya dengan baik.Tolong berhenti memukulnya.." ucap Zhishu secara perlahan, bermaksud menenangkan Master Li Shao yang sudah kehilangan kendali itu.


"Baiklah nona Zhishu.Saya pikir orang dengan tubuh Yin ini hanya tersisa dalam Legenda, ternyata masih ada yang bertahan hidup," jelas Master Li Shao dengan senyum.


Heng Guo yang sedari tadi sedang mencerna situasi akhirnya menyadari betapa beruntungnya dia bisa bertemu dengan Zhishu yang merupakan orang dengan tubuh Yin yang bahkan sangat dihormati oleh Master Li Shao, "pantas saja aku belum pernah melihat orang dengan rambut perak sebelumnya.Ternyata inilah alasan dibalik itu.Suatu kebanggan sekaligus keberuntungan bagiku karena dapat mengenal nona Zhishu."


"Nona, saya ingin berbincang lebih banyak denganmu. Tapi untuk sekarang, kita harus menyembuhkan Permaisuri lebih dulu.Saya harap anda berkenan untuk membantu kesembuhan istri dari murid ku ini," pinta Master Li Shao sopan.


"Tentu master Li Shao.Apa yang harus ku lakukan?"

__ADS_1


"Changyi, buat Permaisuri dalam posisi duduk."


Kaisar dengan cepat melakukan perintah dari gurunya itu.


"Nona, anda hanya perlu berkonsentrasi dan mulai menyerap energi Yin dalam tubuh Permaisuri melalui punggungnya."


Zhishu mengangguk, ia duduk disebuah kursi kayu disamping kasur Permaisuri dan menyesuaikan kedua telapak tangannya tepat di bagian punggung Permaisuri.


"Haruskah aku mulai sekarang?" tanya Zhishu yang di angguki oleh Master Li Shao.


Zhishu menarik napas dalam, ia menutup matanya dan mulai berkonsentrasi.Ia mulai menyerap energi Yin dalam tubuh Permaisuri layaknya ia menyerap energi qi alam.


Saat menyerapnya, Zhishu merasakan rasa dingin yang teramat sangat, seperti yang dijelaskan oleh Master Li Shao sebelumnya, ia kini sedang merasakan dingin yang menusuk-nusuk hingga terasa lebih menyakitkan dibanding panasnya api.Tulang belulangnya terasa perih, dan jantungnya terasa membeku hingga ia kesulitan bernapas.


"Uhuk!"


Zhishu mengeluarkan seteguk darah hitam yang kental.


Master Li Shao tercekat melihat itu.Tapi ia lebih memilih diam saat ini karena tidak ingin menghancurkan fokus Zhishu.


"Aku merasa tubuhku sudah terlalu penuh dengan energi hingga rasanya ingin meledak," batin Zhishu dengan alis yang hampir bertaut.


Namun, rasa dingin itu perlahan mulai mengalir layaknya darah dan menyesuaikan dengan detak jantung Zhishu.Energi Yin yang besar itu seperti sudah menyatu dengan tubuhnya.Dan sedang menunggu untuk diserap masuk ke dalam Dao (pusat energi spiritual) milik Zhishu.


"Ibu!" teriak Zuo Ling dengan tangis saat melihat Permaisuri kembali membuka mata setelah berbulan-bulan hanya tertidur layaknya mayat diatas kasurnya.


"Zuo Ling..." balas Permaisuri lirih nyaris tak terdengar.


"Shi Yue.." ucap Kaisar dengan wajah senang.


Ditengah momen bahagia itu, master Li Shao malah menunjukkan raut wajah kaku.Ia fokus memperhatikan Zhishu yang masih menyerap sisa energi Yin dalam tubuh Permaisuri.


"Selesai," gumam Zhishu lemah.


"Uhuk!"


Zhishu lagi-lagi memuntahkan darah hitam pekat yang berhasil membuatnya terkejut.Master Li Shao yang melihat ekspresi Zhishu langsung menjelaskan mengenai hal itu.


"Tidak perlu khawatir, itu adalah racun dalam tubuh Anda yang berhasil dikeluarkan oleh energi Yin.Apa anda sekarang merasakan energi besar dalam tubuh Anda?" tanya Master Li Shao.


"Benar, aku akan berkultivasi sebelum tubuhku meledak karena tidak kuat menahannya," ujar Zhishu, ia duduk dengan posisi lotus dan mulai kembali berkonsentrasi untuk merasakan energi Yin di seluruh tubuhnya.


Zhishu mulai mengendalikan energi Yin yang besar itu ke seluruh titik-titik meridian nya yang akhirnya berkumpul ke dalam Dao miliknya.


Boom!

__ADS_1


Zhishu berhasil naik satu level hanya dalam sekejap, ia kini menjadi Kultivator Ranah Petarung level 6.


"Apa yang sedang terjadi di sini?!" teriak Master Li Shao tak percaya.


"Dia baru saja mulai berkultivasi dan tiba-tiba saja sudah menembus 1 level?" timpal Kaisar yang tak kalah terkejut.


Permaisuri menoleh ke arah samping nya dan melihat seorang gadis cantik yang tengah fokus dalam kultivasi nya, "siapa monster kecil ini, Changyi?"


"Dia adalah Zhishu.Dia juga yang telah menyerap energi Yin dalam tubuhmu," jelas Kaisar yang membuat Permaisuri tampak menampilkan wajah teduh.


"Aku berhutang budi padamu, Zhishu," gumam Permaisuri dengan wajah teduh.


Boom!


"Naik lagi?! Hanya dalam beberapa detik saja?!" teriak Kaisar tanpa sadar.


"Dia ini manusia atau--" tutur Master Li Shao yang terpotong dengan suara ledakan kecil dari Zhishu yang berhasil naik tingkat.


Boom!!


Master Li Shao menunjukkan raut datar bercampur bingung, "aku yakin dia bukan manusia."


"Guru, dia jelas-jelas adalah manusia," pungkas Kaisar dengan keringat yang bercucuran di wajahnya.


"Ck, kau tidak mengerti, memang benar dia adalah manusia, tapi dia sudah bisa dikatakan monster dengan bakatnya yang mengerikan itu," ujar Master Li Shao dengan mata yang tak lepas dari Zhishu.


"Kekaisaran Shenzen memiliki masa depan cerah."


Master Li Shao tiba-tiba menunjukkan raut wajah meledek, "aku yakin hanya dalam beberapa tahun saja dia sudah berhasil melebihi kemampuan kultivasi mu, hahaha!"


"Cih, dimasa depan, dia juga pasti akan jauh lebih kuat dari pak tua sombong yang ada di sampingku saat ini," balas Kaisar dengan wajah jutek.


Boom!!


Zhishu bangkit dari duduknya, ia menarik napas panjang, "sayang sekali, aku hampir naik menjadi Petarung tingkat puncak jika saja ada sedikit energi Yin lagi."


Plaak!


"Mengapa kau bersikap seperti itu?! Kau seharusnya senang karena sudah naik empat level sekaligus hanya dalam waktu yang begitu singkat.Kau ini manusia atau apa?!" teriak Master Li Shao dengan amarah.


Zhishu mengelus bagian kepala nya yang terasa sakit karena dipukul oleh Master Li Shao.Namun, sebelum ia dapat menggerutu, ia merasakan kehadiran seseorang di ambang pintu.Zhishu dengan cepat menoleh dan mendapati seorang dengan pakaian pelayan sedang mengamati mereka secara diam-diam.


Seperti tau apa yang baru saja dilihat Zhishu, Kaisar dengan cepat menutup pandangan Zhishu dengan tubuhnya yang tegap dan besar, "apa yang sedang kau lihat Zhishu?" tanya Kaisar dengan wajah yang agak kaku.


Zhishu mengerutkan dahinya, "mengapa Yang Mulia menutupi pandangan saya?"

__ADS_1


__ADS_2