Kultivator Jenius Penentang Langit

Kultivator Jenius Penentang Langit
Bab 8: Gadis Kaya Raya


__ADS_3

Setelah menerima undangan dari Heng Guo, mereka berangkat menuju Istana menggunakan kereta kuda yang sangat mewah.Kereta kuda itu besar, dan ada banyak hiasan emas di setiap sudutnya.


"Kereta kuda ini adalah salah satu kereta kuda terbaik di Istana.Dekorasinya sangat mewah dan memanjakan mata, tapi kenapa.."


Heng Guo menatap Zhishu yang sedang bermain dengan Zuo Ling, alisnya mengernyit dalam, "tapi kenapa nona ini sama sekali tidak terkesan?!"


Heng Guo menarik napas dalam dan menunjukkan senyum terbaiknya, "nona, bagaimana pendapatmu tentang kereta kuda ini?"


Zhishu memperhatikan sekitarnya, "ya, lumayan.Tidak ada yang spesial kecuali tempat duduk yang cukup empuk ini. Benar kan, Zuo Ling? Hahaha!"


"Kakak benar! Aku bisa melompat disini seharian! Hahaha."


Heng Guo mematung tak bisa berkata-kata, "ekhem."


"Bagaimana dengan ukiran dari emas yang ada di langit-langit kereta?" ucap Heng Guo sembari menunjuk ke atas.


Zhishu mendongakkan kepalanya dan melihat sebuah lukisan Yin dan Yang.


"Itu dibuat dari emas.Lukisan itu juga diberi sihir pelindung, jadi saat penumpang kereta ini dalam bahaya. Dia akan memunculkan sebuah array pelindung dengan sendirinya," jelas Heng Guo detail.


Heng Guo kini merasa puas saat melihat Zhishu diam sesat untuk memperhatikan lukisan diatas.Heng Guo merasa ia sudah berhasil membuat Zhishu terkesan.


"Lukisan ini--"


"Sangat umum."


Dua kata dari Zhishu berhasil membungkam mulut Heng Guo dengan keras.Ia seperti tertampar oleh kata-kata yang dikeluarkan Zhishu.


"Apa?! Apa yang kau maksud dengan sangat umum..?!"

__ADS_1


Zhishu mengarahkan jari telunjuknya ke atas, "itu. Bukankah itu memang sudah biasa digunakan di kereta kuda.Dan lagi, itu hanya array pelindung biasa."


Heng Guo membeku.Matanya terbelalak tak percaya dengan apa yang dikatakan Zhishu.Ia tak mampu berkata apapun lagi dihadapan Zhishu yang selalu tidak mengindahkan perkataannya.


"Dari keluarga mana dia? Hiks.. memang benar lukisan itu sudah sering digunakan di kereta kuda.Tapi hanya kereta kuda dengan harga yang sangat mahal.Dan array pelindung dalam lukisan itu memang tidak terlalu tinggi, tapi itu sudah sangat mahal.Zhishu... dia malah tidak meliriknya sama sekali.Apa dia sudah terbiasa dengan hal ini?"


"Ku kira dia hanyalah gadis biasa yang berasal dari keluarga kecil di desa.Tapi siapa sangka dia sudah biasa menaiki kereta kuda mewah seperti ini.Aku jadi sangat malu karena berusaha memamerkan kereta kuda ini yang sama sekali tidak terlihat spesial dimatanya.Dia pasti adalah anak dari keluarga yang sangat sangat kaya," batin Heng Guo dengan kepala tertunduk.


"Kakak, apa kakak pernah ke kota Qin sebelumnya?" tanya Zuo Ling karena sedari tadi ia melihat Zhishu terpaku dengan pemandangan kota Qin.


"Ya," balas Zhishu singkat.


"Aku pernah ke kota Qin, tapi itu sudah sangat lama. Mungkin saat usia 4 tahun..? Yang pasti sudah sangat lama.Semenjak aku tidak bisa naik level, aku sama sekali tidak diizinkan keluar kediaman karena akan memalukan keluarga.Jadi selama kurang lebih 9 tahun, aku sama sekali tidak pernah melihat dunia luar.Aku terkurung, atau lebih tepatnya dikurung oleh orang tuaku. Kalau diingat-ingat itu memang menyedihkan," batin Zhishu.


"Tahun ini aku akan berumur 15 tahun.Haah.. ternyata aku sangat ketinggalan dengan perkembangan dunia ini. Lihatlah kota Qin, dulunya itu hanyalah kota kecil yang miskin.Aku dulu datang ke sini karena saat itu keluargaku sedang membagikan pasokan makanan ke wali kota.Saat itu mereka benar-benar dilanda kelaparan dan kemiskinan.Tak ku sangka sekarang mereka sangat tentram dan makmur."


Diujung jalan, Zhishu melihat sebuah pusaran berbentuk lingkaran yang cukup besar, Zhishu tampak heran melihatnya.Heng Guo menyadari akan hal itu dia dengan cepat menjelaskan pada Zhishu.


"Ya, aku sudah pernah melihatnya, tapi dengan warna yang berbeda."


Heng Guo tercekat, "warna apa itu?"


"Biru tua.Tapi mengapa itu berwarna oranye?"


Heng Guo seakan kehilangan kesadarannya.Ia mematung seolah-olah jiwanya telah ditarik keluar dari tubuhnya.


"Heng Guo, kau kenapa? Kak Zhishu bertanya padamu!" teriak Zuo Ling sebal.


Heng Guo tak merespon perkataan Zuo Ling kecil, ia sibuk dengan pikirannya sendiri, "portal biru tua.. dia mengatakan portal biru tua.. portal biru tua..?"

__ADS_1


"Heng Guo!" teriak Zuo Ling yang berhasil membuyarkan lamunan Heng Guo.


"Eh.. Ah! Maafkan saya Yang Mulia.Jadi, portal itu terbagi menjadi 10 level.Dan yang anda lihat diseberang jalan itu adalah level 2.Semakin tinggi portal, semakin jauh pula jarak yang bisa dilalui, dan resiko rusaknya dimensi ruang dan waktu dalam portal semakin kecil."


"Portal berwarna biru tua itu adalah portal level 5.Itu adalah salah satu portal yang sudah teruji keamanannya dan biasanya digunakan oleh keluarga ternama yang sangat kaya.Saya hanya pernah melihatnya sekali saat Kaisar menggunakannya untuk menuju kekaisaran Zheshi (Kekaisaran disebelah kekaisaran Shenzen)," ucap Heng Guo menjelaskan, ia mengeluarkan sapu tangannya dan mengelap keringat yang bercucuran dari wajahnya.


"Jadi kita akan melewati portal level rendah itu untuk sampai ke ibu kota?" tanya Zhishu yang membuat Heng Guo terkejut.


"No-nona, meski itu portal level rendah, tapi kita perlu membayar harga yang sangat mahal.Kita juga seharusnya sudah bersyukur kekaisaran Shenzen ini memiliki beberapa portal untuk mempermudah perjalanan," ujarnya lagi sembari mengelap keringat wajahnya yang kembali keluar.


"Aku benar-benar bisa menjadi orang dengan penyakit jantung bila tetap berada di dekat bocah ini.Kenapa dia bisa sangat merendahkan barang-barang yang sangat mahal itu? Aku jadi penasaran siapa sebenarnya dia, apa aku bisa mencari taunya saat pulang nanti?"


Heng Guo memperhatikan Zhishu dengan wajah serius, kemudian menggeleng, "tidak, aku tidak seharusnya mencari masalah dengannya.Aku tidak tau kekuatan semacam apa yang berdiri dibelakang nya."


"Nona, aku jadi semakin penasaran dengan dirimu," ucap Heng Guo dengan seutas senyum.


"Kau akan tau suatu saat," balas Zhishu tanpa mengalihkan pandangannya dari portal yang semakin terlihat jelas didepannya.


Kereta kuda milik Zuo Ling berhenti saat sudah berada di depan portal.Ada dua orang lelaki yang sedang berjaga di masing-masing sisi portal itu.


"Tuan Heng Guo," ucap Kusir mendatangi bagian dalam kereta.


Heng Guo mengangguk kemudian mengeluarkan sebuah kantung berwarna cokelat dan memberikannya pada kusir tersebut.


"Mungkinkah untuk melewati portal ini diperlukan harga yang sangat mahal? Lalu berapa harga portal berwarna biru tua yang aku lewati waktu itu?" batin Zhishu bertanya pada dirinya sendiri.


Tak lama, kereta kuda kembali bergerak dan kemudian memasuki portal.Tidak seperti teleportasi yang langsung membuat seseorang sampai di tempat tujuan, portal memiliki sebuah lorong yang cukup panjang, dan bila sudah berada diujung lorong barulah seseorang sampai ditempat tujuan.Lorong ini disebut lorong ruang dan waktu.


Portal berkualitas rendah bila sudah terlalu banyak digunakan, maka lorong ruang dan waktu yang ada didalamnya akan rusak.Dan bila seseorang memasuki portal yang lorong ruang dan waktunya rusak, maka ia akan terjebak dalam alam kekosongan selamanya.

__ADS_1


Karena bila lorong itu rusak, maka portal pun secara otomatis akan menghilang.Maka dari itu tidak ada cara yang bisa digunakan untuk menyelamatkan orang yang sudah terjebak dalam alam kekosongan.


__ADS_2