Kultivator Jenius Penentang Langit

Kultivator Jenius Penentang Langit
Bab 38: Menjadi Alkemis Muda


__ADS_3

"Aaaa! Aku senang sekali! 200 poin, aku mendapat 200 poin hahahaha!" ujar Zhishu dengan bahagia.


[Selamat Master, sekarang total poin anda adalah 640 poin kontribusi]


"Kalau begitu.. langsung aku beli saja semua bahan yang ku perlukan, pasti poin yang ku punya sudah cukup," sambungnya.


Zhishu kemudian membeli bunga Philie seharga 100 poin, Daun Heixue seharga 180 poin, tanaman Wenhou seharga 95 poin dan akar dari tanaman Wanshang seharga 88 poin.Jadi totalnya adalah 463 poin.


[Dengan kekuatan jiwa anda sekarang, anda hanya bisa membuat pil inti iblis tingkat rendah pertama]


"Hmm.. kualitas pil itu dibagi menjadi tiga, yakni tingkat rendah, sedang dan tinggi.Masing-masing tingkatan dibagi lagi menjadi 5 tingkat.Rata-rata Alkemis di Kekaisaran Shenzen biasanya membuat pil tingkat rendah kedua, dan yang paling tinggi adalah pil tingkat rendah keempat."


"Ck..ck.. standar pil di Kekaisaran kecil ini memang dibawah rata-rata.Mungkin itu sebabnya banyak yang membeli pil di Kekaisaran Jing (Kekaisaran yang berbatasan dengan Kekaisaran Shenzen)," ujar Zhishu sembari menggeleng pelan.


"Walau hanya tingkat rendah pertama, tapi itu pasti memberikan pengaruh yang besar pada kultivasiku..."


"Ah! Tunggu! Bukankah aku memiliki api murni yang kudapat dari misi mengalahkan singa api? Sistem! Buka profile!"


[Baik]


Zhishu menatap tulisan yang ada pada hologram dihadapannya, "Ku dengar, pil yang dibuat dengan api murni akan menghasilkan pil yang lebih kuat dari pil yang hanya dibuat menggunakan energi spiritual biasa."


"Tapi api murni milikku masih berada di level 1.Poin kontribusi ku sekarang tersisa 177 poin, dan untuk meningkatkan skill ini ke level 2 diperlukan 100 poin.."


Zhishu menghembuskan napas kasar, "ku rasa aku akan menjadi miskin hari ini," gumam Zhishu sembari meng-klik tombol upgrade.


Ding!


[Selamat! Skill api murni Anda berhasil ditingkatkan ke level 2]


"Baiklah, sekarang waktunya untuk membuat pil pertamaku setelah menjadi seorang Alkemis," ucap Zhishu, ia bangkit dari posisi duduknya dan melakukan peregangan ringan di beberapa bagian tubuhnya.


Zhishu kemudian menatap tungku dihadapannya itu dengan senyum penuh keyakinan dan semangat, "ayo kita mulai."


Zhishu mengontrol tanaman-tanaman obat yang baru saja ia beli dengan menggunakan energi spiritual, ia mengumpulkan 4 bahan utama itu tepat dihadapannya dan kemudian memasukkan semuanya ke dalam tungku.

__ADS_1


Zhishu mulai mengeluarkan api murni dari kedua tangannya dan menyalurkan nya ke tungku.


"Tanaman-tanaman obat itu akan mencair karena panas dari api murni ku yang baru saja ditingkatkan! Aku menghabiskan 100 poin kontribusi untuk ini, jangan mengecewakan ku!" ucap Zhishu dengan wajah serius, ia menjaga pikirannya tetap stabil agar pil yang ia buat tidak berakhir dengan kegagalan.


Zhishu merasakan semua bahan yang ia masukkan ke dalam tungku sudah cair dengan sempurna.Ia perlahan mulai mengontrol cairan itu agar menyatu, kemudian memadat dan akhirnya membentuk sebuah pil.


Kreekk..


Seperti sebelumnya, Zhishu hanya membutuhkan waktu singkat untuk membuat pil, entah apa yang membuatnya jadi seperti itu.Padahal biasanya, untuk membuat satu pil diperlukan waktu berjam-jam.


Zhishu membuka tungku besar itu dengan energi spiritual nya, kemudian mengeluarkan pil yang baru saja ia buat.


"Pil inti iblis tingkat rendah ketiga," ucap Zhishu tersenyum puas.


Untuk seseorang yang sangat baru dalam dunia Alkemis, ini adalah pencapaian yang luar biasa.Hasil pil pertama yang dibuat oleh Zhishu bahkan berhasil memanggil petir Jinzi.Dan pil keduanya sukses besar menjadi pil rendah ketiga.


"Hehehe.. aku pasti adalah Alkemis muda paling jenius dalam sejarah," ujar Zhishu sembari menatap pil yang telah ia buat dengan senyum arogan.


Setelah puas memandangi pil yang telah menghabiskan sebagian besar poin kontribusi nya, tanpa basa-basi lagi, Zhishu meminum pil itu.Berbeda dari pil yang biasa ia minum, pil inti iblis tidak langsung mencair begitu diminum, Zhishu bahkan masih bisa merasakan padatnya pil itu bahkan setelah mencapai tenggorokannya.


Kebanyakan energi itu, memiliki warna abu-abu dan sebagian lagi hitam, itu adalah energi yang tidak murni dan tidak memberikan perubahan signifikan pada kultivasi seseorang.Sedangkan energi yang memiliki warna putih adalah energi murni.


Kultivator yang melakukan kultivasi secara asal-asalan biasanya hanya akan menyerap energi alam berwarna hitam atau abu-abu.Energi alam murni hanya bisa diserap oleh orang dengan tingkat konsentrasi tinggi dan jiwa yang tenang, untuk menjadi Alkemis, seseorang harus dapat menyerap energi murni ini.


"Ternyata di sekitar ku masih sangat banyak energi qi yang bisa ku serap sepuasnya.Aku tidak merasakan energi qi yang besar ini sebelumnya, pil inti iblis memang luar biasa."


"Aku akan berkultivasi sekarang," Zhishu kemudian kembali mengambil posisi duduk bersila, ia menarik napas dalam dan mulai menyerap energi alam disekitarnya.


Karena kekuatan jiwa yang sudah meningkat, Zhishu menjadi lebih peka dengan energi di sekitarnya, ia bisa merasakan energi murni dan tidak murni.Meski begitu, tak ada yang berubah dengan tingkat kesulitan yang harus ia hadapi agar dapat menyerap energi qi murni.


***


Beberapa minggu telah berlalu, ini adalah hari dimana kompetisi antarkeluarga besar di ibu kota akan diadakan.Suasana diluar sekte tampak ricuh karena seseorang yang datang ke tempat itu dengan amarah yang memuncak.


"Ke mana anak itu?"

__ADS_1


"Yang Mulia Selir.. dia.."


Mata cokelatnya menampilkan kemarahan yang teramat sangat bagai api yang membara, "dia benar-benar... aku memiliki kepentingan khusus dengannya, aku minta tolong pada kalian untuk memanggil anak itu.Aku melindungi kalian jika ada hal buruk yang terjadi terkait masalah ini."


Tiga Alkemis paruh baya yang menyambut wanita itu di depan pintu utama sekte saling menatap dengan ekspresi wajah kebingungan.


Dari belakang mereka, seseorang dengan jubah hitam yang selalu terpakai di tubuhnya datang menghampiri kedua belah pihak untuk menjadi penengah dalam masalah itu, "Yang Mulia selir Wu, maaf saya bersikap lancang, memangnya anda ada urusan apa dengan Zhishu?"


"Master Li Shao, aku memiliki urusan penting dengannya, kami juga sudah membuat kesepakatan sebelumnya.Jadi, bisakah kau memanggil nya untuk ikut denganku sekarang juga?" jawab Wu Huan dengan sopan.


"Maafkan saya, Yang Mulia.Tapi Zhishu sedang berada dalam kultivasi tertutup."


"Aku tau tentang hal itu.Tapi yang terpenting sekarang adalah membawanya ke hadapanku," ujar Wu Huan dengan wajah serius.


Master Li Shao tersenyum tipis, dalam hatinya ia mulai merasa bingung apa yang harus dia lakukan, "Yang Mulia, anda pasti tahu apa yang terjadi jika seseorang diganggu ditengah-tengah kultivasi mereka."


Wu Huan terdiam, ia menatap ke bangunan sekte Alkemis yang menjulang tinggi, "rasanya aku ingin menangis saja.. mengapa kau malah berkultivasi padahal kau tau kompetisi nya akan segera diadakan?"


Wu Huan menarik napas dalam dan menghembuskannya dengan kasar, "aku juga tau tentang hal itu, Master Li Shao."


"Apa aku harus kembali sekarang dan mengecewakan ayahku yang sudah berharap agar kompetisi ini bisa menjadi kebangkitan keluarga Wu? Aku.. tidak mau akhirnya akan jadi seperti itu... jika aku kembali sekarang, pasti para tetua di keluarga ku akan kembali menyalahkan ayahku..."


"Zhishu..."


"Hai semua!" sapa Zhishu dari ambang pintu, ia kemudian berjalan mendatangi kerumunan orang yang berada di depan bangunan sekte Alkemis.


Semua orang menatap intens ke arah Zhishu bak sedang menyaksikan aktris papan atas lewat dihadapan mereka, "apa yang terjadi?" tanyanya lagi sembari menggigit apel yang ada ditangannya dengan santai.


Wu Huan tersenyum tipis sembari menghembuskan napas lega, "Zhishu, kau membuatku takut selama beberapa hari ini."


"Kau merasa gelisah? Takut aku tidak jadi bertarung untuk keluarga Wu?"


Wu Huan mengangguk, "kau sudah berkultivasi selama beberapa bulan.. apakah hasilnya---"


Tubuh Wu Huan mematung seketika, matanya terbelalak dan mulutnya terbuka dengan lebar, "kau... sudah berada di RANAH ALAM JENDERAL LEVEL 4?!!!"

__ADS_1


"OH DEWA! APA YANG SEDANG TERJADI DI DUNIA KULTIVASI?!!!!"


__ADS_2