Kultivator Jenius Penentang Langit

Kultivator Jenius Penentang Langit
Bab 26: Pertarungan Sengit


__ADS_3

Zhishu menarik napas dalam untuk menetralisir tekanan dari aura membunuh milik Xu Qian.


Ia mengeluarkan tatapan tajam yang tak kalah dengan Xu Qian, "kau terlalu percaya diri.Kita belum tau siapa yang akan mati."


"Sombong! Kau pikir Kultivator di Ranah Petarung bisa mengalahkan kekuatanku saat ini?!"


"Meski ku akui tingkat kultivasi mu memang jauh melampaui milikku.Tapi kau kan bodoh."


Xu Qian menggertakkan giginya, "erghhhhhh... matilah kau!"


Xu Qian melayangkan energi spiritual ditangannya ke arah Zhishu.


Duar!!


Serangan itu meleset dan malah mengenai dinding kediaman Jingga di sisi yang lain.Zhishu menajamkan penglihatannya, ia mendapati Xu Qian yang sedang mengumpulkan energi spiritual nya dalam satu titik hingga membentuk bola berwarna merah padam.


"Purnama Darah Api!!"


Xu Qian mengarahkan benda berbentuk bola itu ke arah Zhishu, melesat dengan cepat tanpa bisa dihindarkan.


Boomm!!


"Uhuk!"


Zhishu mengeluarkan darah kental akibat serangan dari Xu Qian.Ia tidak menderita luka fisik, tapi rasa-rasanya ia sudah tidak bisa berdiri.Tubuhnya terasa perih dari ujung kepala hingga kaki.


"Baru satu serangan saja, kau sudah seperti itu," ucap Xu Qian arogan.


Mendengar itu, sudut bibir Zhishu terangkat tinggi, "satu serangan yang mengandung setengah energi spiritual milikmu 'kan?"


Napas Xu Qian tercekat saat mendengar ucapan Zhishu, rasa terkejut dan heran menyelimuti dirinya.Ia tak mengeluarkan sepatah kata pun setelah Zhishu menanyakan suatu hal yang jelas adalah kebenaran itu.


Zhishu tersenyum puas melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh Xu Qian, pelayan itu benar-benar tidak tau cara menyembunyikan keterkejutan nya.


Tanpa membuang-buang waktu, Zhishu bangkit dan melayangkan pukulannya tepat di bagian jantung Xu Qian yang masih dalam keadaan termenung.Pukulan yang dialiri Zhishu dengan energi spiritual itu berhasil membuat Xu Qian terpental cukup jauh ke belakang.


"Menyerang musuh saat mereka sedang lengah, kau licik juga ya," ucap Xu Qian sembari membersihkan darah di sekitar mulutnya dengan pergelangan tangannya.


"Bukannya itu salahmu? Mengapa termenung saat pertarungan masih berlangsung?" pungkas Zhishu bertanya balik.


Zhishu mendekati Xu Qian yang baru saja kembali berdiri, ia mengaliri energi spiritual pada kaki.Senyum puas tercetak jelas di wajahnya.


"Tendangan Angin!"


Serangan Zhishu kali ini terasa lebih tajam dari sebelumnya.Layaknya pedang tingkat tinggi, serangan Zhishu terasa mematikan bagi Xu Qian.


Dikarenakan serangan dari Zhishu, Xu Qian menderita luka yang cukup parah di bagian bahu nya.


"Sial*an kau.Kalau sudah begini, aku--"

__ADS_1


"Tendangan Angin!"


Perkataan Xu Qian terpotong karena Zhishu kembali menyerang dengan jurus yang sama.Meski sudah mengetahui jurus yang dikeluarkan Zhishu, tapi ia sama sekali tidak bisa menghindar.


"Arrrghhhh!!"


Xu Qian berteriak penuh amarah.


"Tendangan Angin!"


Lagi-lagi dan lagi, Xu Qian terjatuh kembali ke atas tanah padahal ia baru saja berdiri.Zhishu seakan tidak membiarkan dirinya untuk bernapas sebentar.


"Tung-tunggu!"


Boom!!


"Arghhh.." Erang Xu Qian kala ia kembali mendapat serangan lagi dari Zhishu.Kali ini ia tidak berusaha untuk berdiri, karena percuma saja, jika ia berdiri, ia akan langsung dijatuhkan kembali oleh Zhishu dengan tendangan angin miliknya.


Xu Qian terluka parah, tubuhnya sudah melemah. Energi spiritual nya sudah habis karena sebagian besar sudah ia gunakan pada jurus purnama Darah Api.


"Mengapa tidak berdiri lagi?" tanya Zhishu heran namun masih dengan senyum seringai yang jelas.


"Uhuk! Kau menggunakan jurus kuat itu beberapa kali, tapi mengapa kau tidak kelelahan sedikit pun? Apa kau juga menggunakan teknik iblis? hehehe..."


"Hah! Teknik iblis? Kau kira aku Kultivator rendahan seperti dirimu yang tidak ada harga dirinya? Menggunakan cara curang untuk meningkatkan kekuatan?" tutur Zhishu dengan wajah yang mirip seperti penindas.


Xu Qian menusuk jantungnya sendiri dengan menggunakan kukunya yang panjang dan tajam, namun bukannya mati, ia malah berubah menjadi seperti monster yang besar.


Zhishu mundur beberapa langkah tanpa melepaskan pandangannya dari Xu Qian.Matanya terbelalak, dahinya mengerut sangat dalam.Dengan mulutnya yang sedikit terbuka, ia mencoba berkomunikasi dengan Xu Qian.


"Xu Qian...?" panggil Zhishu dengan suara pelan.


Grrrrraaaaaaaaaaahh!!!


Zhishu bernapas dengan tidak beraturan.Ia tetap menjaga kontak mata dengan makhluk dihadapannya yang memiliki mata merah padam.


Zhishu tiba-tiba merasakan tubuhnya seperti tertimpa batu besar, ia spontan terduduk dengan napasnya yang terasa sesak.


"Gravitasi!!"


Xu Qian yang sudah berubah menjadi wujud monster itu mendekat.Dengan giginya yang tajam layaknya harimau, ia berjalan perlahan dengan senyum penuh kemenangan.


Grrraaaahh kau.. eaarrghhh!!


Harus.. mati!!


Zhishu menatap makhluk dihadapannya ini dengan bingung, "dia ini sebenarnya monster atau Xu Qian? Xu Qian seperti kesulitan mengendalikan dirinya sendiri, dan mengapa dia masih hidup?"


Kau.. anak terbuang dari keluarga itu..

__ADS_1


Mereka menginginkan dirimu untuk mati, lalu mengapa kau tidak mati saja?!! Graahhhhh!!


"Dasar gila!" teriak Zhishu dengan keringat yang bercucuran menahan beratnya gravitasi yang disebabkan musuh dihadapan ini.


Kau lebih gila, kau hanya Kultivator di ranah petarung, mengapa kau dengan sombongnya berusaha mengalahkan ku?!!!


Jika bukan karena mu, aku pasti tidak akan pernah menggunakan teknik ini!


Tapi ku rasa, hal ini tidak perlu disesali juga, melihatmu seperti anak anj*ing juga tidak ada ruginya, hahaha.


Kalau ku pikir lagi, kau ini adalah anak dengan bakat yang langka, Sekte Darah pasti akan menyanjungku bila bisa membawamu bergabung dalam sekte.


Hm, mungkin jika kau berlutut dan mencium kaki ku sekarang, aku akan memaafkan nyawamu


"Hah! Dalam mimpimu saja!" teriak Zhishu, ia perlahan bangkit dan berdiri dengan tegak dihadapan Xu Qian, "cukup menghabiskan energi untuk menahan beban gravitasi ini, tapi berkat adanya energi Yin dalam tubuh ku, aku bisa bertahan dengan mudah."


Lagi-lagi mata Xu Qian yang sudah berubah menjadi berwarna merah itu terbelalak kaget.


Kau.. bagaimana bisa?!!!


Xu Qian menunduk, menatap tanah dibawahnya dengan penuh amarah.


Erghhhh... harusnya dari awal aku membunuhmu saja, orang sepertimu hanya membuat sekte darah dalam keadaan yang tidak menguntungkan!!


Setelah mengucapkan itu, Xu Qian mengeluarkan sebilah pedang dengan ukuran yang sangat besar, sangat besar hingga hampir menyamai ukuran tubuhnya.


Ia meneteskan darahnya pada pedang itu, dan seketika pedang itu mengeluarkan aura merah yang pekat sama seperti jurus yang Xu Qian keluarkan sebelumnya.


"Bunga Pedang Darah!"


Xu Qian mengayunkan pedangnya ke arah Zhishu, muncul sebuah bentuk sayatan pedang berwarna merah yang melesat ke arahnya, Zhishu bersiap menahan serangan itu karena tidak mungkin untuk menghindar.


Zhishu antara yakin dan tidak yakin bisa menerima serangan itu, karena selain Xu Qian yang tenaganya sudah kembali pulih karena memakai teknik iblis, Zhishu juga merasakan tekanan yang kuat dari pedang itu.


"Ku rasa aku tidak bisa menahan ini.."


Tiba-tiba seseorang muncul di hadapan Zhishu dengan kecepatan angin, kedatangan orang itu membuat rambut dan baju milik Zhishu sedikit terkibas.


"Kalau begitu biar aku yang melakukannya."


Mata Zhishu melebar kala ia menyadari orang yang ada di depannya ini, tak salah lagi, dia pasti salah satu Kultivator Kuat yang ada di Kekaisaran Shenzen.


...•••...


...Hai semua, aku penulis novel ini, sebagai penulis pemula, aku seneng banget kalo ada dari kalian yang komen, like dan subscribe......


...Untuk selanjutnya aku harap kalian masih setia baca novel Kultivator Jenius Penentang Langit ini ya, sayang-sayangku😇...


...Dah, sampai ketemu di eps selanjutnya!...

__ADS_1


__ADS_2