
Setelah beberapa saat berjalan, Zhishu akhirnya sampai di sekte Alkemis, bangunan bertingkat tinggi dengan segudang kekayaan dan keajaiban di dalamnya.Siapa yang tidak tau sekte Alkemis? Semua orang pasti sudah mengetahuinya.
Zhishu masuk ke dalam bangunan dominan berwarna cokelat itu untuk menemui master Li Shao.
"Halo nona! Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang perempuan cantik berpenampilan menarik dan rapi, dia pasti adalah penerima tamu atau resepsionis sekte Alkemis.
"Saya datang untuk menemui Master Li Shao, apakah dia ada disini?"
Resepsionis itu terdiam beberapa saat, kemudian kembali berbicara, "oh, apa anda adalah nona Zhishu?"
"Benar," balas Zhishu singkat.
"Master Li Shao tadi berpesan pada saya untuk mengatakan pada anda untuk menunggu sebentar saja nona.Dia juga berharap agar nona tidak kecewa ataupun keberatan dengan hal ini," jelas resepsionis itu dengan senyum ramah.
Zhishu menarik napas panjang, hal itu berhasil membuat raut wajah resepsionis menjadi tegang, "ya sudah kalau begitu.Aku harus menunggu sampai kapan?"
"Sebelum matahari diatas kepala, Master Li Shao mengatakan ia pasti sudah selesai dengan pekerjaannya. Ia menitipkan kunci penginapan ini pada saya," ucap sang resepsionis sembari menyodorkan sebuah kunci pada Zhishu.
Zhishu meraih kunci itu dan memasukkannya ke dalam cincin dimensi, "penginapan mana?"
"Penginapan Taiyang, nona."
Zhishu mengangguk kemudian berjalan pergi ke luar dari sekte Alkemis, "dia memintaku untung datang, dia pula yang pergi."
Zhishu berjalan menyusuri jalanan ibu kota yang minim orang berlalu lalang.Zhishu berjalan santai sembari menoleh ke kanan dan ke kiri, memperhatikan keadaan sekitar yang sama sekali tidak ada hal menarik.
Tak lama, akhirnya Zhishu sampai di Penginapan Taiyang, penginapan yang terbaik di ibu kota.Tidak seperti keadaan di jalanan, justru suasana dalam penginapan sangat ramai.
"Selamat datang nona! Apa Anda ingin memesan kamar?" tanya resepsionis hotel itu tak lupa dengan senyum lebar yang tercetak diwajahnya.
"Tidak.Tapi aku meminta untuk diantar ke kamar VIP nomor 7. Ini kuncinya," ucap Zhishu sembari menunjukkan kunci yang diberikan oleh resepsionis sekte Alkemis.
Melihat itu, wajah wanita cantik dengan rambut hitam legam itu terlihat terkejut, "apa anda adalah tamu terhormat yang dimaksud oleh Master Li Shao?"
"Mungkin?"
"Kalau begitu kami akan melayani nona dengan sebaik-baiknya!" tutur wanita itu dengan tegas, "kalian berdua! Cepat antar nona muda ini ke kamar VIP nomor 7, bersikaplah dengan sopan, dia adalah tamu terhormat Master Li Shao!"
__ADS_1
Dikarenakan perkataan resepsionis itu yang sangat keras, semua orang yang ada di ruangan itu beramai-ramai menatap Zhishu dengan wajah yang penasaran.
Tak lama setelah itu, mereka saling berbisik, lebih tepatnya membicarakan Zhishu secara terang-terangan.
"Gadis yang sangat muda itu adalah tamu terhormat Master Li Shao? Bisa kau percaya itu?"
"Ku dengar, Master Li Shao sendiri yang memesankan sebuah kamar untuknya.Bukankah itu berarti dia benar-benar menghormati nona muda ini?"
"Padahal ku lihat dia adalah gadis biasa tanpa keistimewaan apapun.Tapi tunggu..!"
"Dia adalah seorang kultivator ranah Petarung level 10?!!!" teriak seseorang yang berhasil mengejutkan semua orang yang ada di ruangan itu.
Mendengar semua ocehan itu, Zhishu berusaha untuk tetap tenang dan tidak menunjukkan ekspresi sama sekali, padahal jiwanya saat ini sedang melayang-layang kegirangan.
"Mari nona, kami antar," ucap seorang lelaki dengan pakaian pelayan.
Zhishu mengangguk, masih dengan wajah datar tanpa ekspresi.
Di perjalanan menuju lantai atas, salah seorang dari dua pelayan penginapan itu membuka suara, "bagaimana bisa gadis muda seperti anda sudah mencapai ranah petarung level 10, nona?"
"Itu sudah lebih dari luar biasa, nona.Ternyata selain nona Ziong Ying, ternyata juga ada gadis berbakat seperti nona di Kekaisaran Shenzen ini," ucapnya lagi.
"Ziong Ying?" ucap Zhishu bak burung beo, "perempuan jala*ng itu?" sambung Zhishu dalam hati.
"Apa Anda belum pernah mendengar mengenai nona Ziong Ying nona? Dia adalah gadis muda yang disebut sebagai bakat terbaik di seluruh kekaisaran..."
"Eh! Tentu saja nona juga termasuk dalam jajaran anak berbakat itu," sambung pelayan itu dengan panik.
Zhishu diam tak menjawab, sembari menunjukkan ekspresi datar yang membuat kedua pelayan itu dilanda kepanikan.
"Nona, maaf--"
"Dia adalah gadis yang sudah mencapai ranah Alam Jenderal itu ya?" tanya Zhishu memecah keheningan.
Kedua pelayan itu saling menatap satu sama lain, kemudian salah seorang dari mereka akhirnya berani mengeluarkan suara setelah terdiam beberapa saat, "benar nona, rumor mengatakan bahwa dia bahkan diterima di akademi Jixuan tanpa melewati tes."
"Lalu apa kalian juga pernah mendengar tentang nona pertama keluarga Ziong, yakni Ziong Zhishu?"
__ADS_1
"Tentu saja pernah nona, dia kan gadis yang tidak bisa berkultivasi lagi kan? Rumor mengatakan diumurnya yang ke 15 tahun ini, dia masih tetap berada di Ranah Petarung level 3, padahal anak di usia itu rata-rata sudah berada di Ranah Petarung level 6."
"Bila dibanding kan dengan nona Ziong Ying, Ziong Zhishu itu sama seperti sampah, benar tidak?"
Ziong Zhishu mengepalkan tangannya, "sabar Zhishu, saat ini kau masih terlalu lemah.Tunggu beberapa saat lagi, di kompetisi antarkeluarga besar di ibu kota itu, aku akan menunjukkan seluruh kekuatanku disana.Aku harus berjuang habis-habisan selama beberapa bulan ini, aku harus membuat Ziong Ying itu terlihat seperti debu di hadapanku!"
"Nona, kita sudah sampai di kamarnya."
"Baik, terima kasih," balas Zhishu, ia langsung masuk ke dalam kamar tanpa menunggu kedua pelayan itu pergi dari tempatnya.
"Nona itu seperti marah pada kita ya?"
"Benar, padahal kita tidak melakukan apapun yang salah yang bisa menyinggung perasaannya."
"Entahlah, aku bingung dengan nona itu, asal-usul nya tidak jelas.Tiba-tiba saja dia muncul di Kekaisaran Shenzen dan langsung dikenal sebagai jenius baru dan bahkan dihormati oleh Master Li Shao yang terkenal itu."
"Benar, aku juga sama bingungnya denganmu.Siapa sebenarnya nona itu?"
***
Di sisi lain, Zhishu yang baru saja tiba di kamarnya memutuskan untuk membersihkan diri dan bersantai sejenak saat merendamkan tubuhnya di air hangat yang sudah disediakan oleh pihak penginapan.
Zhishu menarik napas panjang dan menghembuskan nya kasar, berusaha meredam kembali kekecewaannya saat seseorang kembali menghina dirinya tepat dihadapannya.
Setelah selesai mandi, Zhishu duduk dikasurnya menatap kosong ke arah luar jendela yang memperlihatkan langit biru yang cerah.
"Sistem, berapa poinku saat ini?"
Ding!
[Poin anda saat ini adalah 440 poin]
"Buka profile."
Sebuah hologram biru muncul dihadapan Zhishu, memperlihatkan semua informasi yang terkait dengannya.Namun ada satu hal yang begitu menarik perhatian Zhishu.
"Ini apa? Hadiah yang belum dibuka?"
__ADS_1