KUTINGGALKAN CINTA

KUTINGGALKAN CINTA
CH 32


__ADS_3

"Aku bingung bagaimana caranya mengusir Hera dari hidupku, Satria tolong bantu aku! Cari kan cara agar Hera tidak lagi mengganggu hidupku,"


Andre saat ini benar-benar ingin menjadi suami yang setia pada Via.


Dret.. dret...


Panggilan masuk dari Hara.


"Hallo," jawab Andre setelah menggeser tombol hijau.


"Andre, kamu di mana? Aku kangen. Bisa kan kita ketemu?" tanya Hera dari sebrang telpon.


"Aku sedang banyak pekerjaan. Nanti kalau tidak sibuk aku akan hubungi kamu," jawab Andre.


"Tapi benar ya? Jangan coba-coba bohongin aku, atau aku akan_" ucap Hera terputus.


"Akan apa? Akan mendatangi istriku? Apa tidak ada ancaman yang lain?" Andre merasa kesal dengan Hera.


"Ya, aku lakukan itu karena aku sayang kamu, Dre. Aku tidak mau kamu pergi ninggalin aku," jawab Hera.


"Sudahlah, aku harus segera meeting," jawab Andre memutus panggilan.


Brak..!

__ADS_1


Andre melemparkan ponselnya di atas meja.


"Kamu lihat sendiri kan, bagai gilanya Hera." ucap Andre kesal pada Satria.


"Humb... " Satria mengatupkan bibirnya menahan tawa.


"Sialan kamu malah mentertawakan aku," gerutu Andre.


"Hahaha.. " tawa satria pecah menggema seluruh ruangan.


"Kalau di buat judul sinetron ini bagusnya Selingkuh membawa petaka, Hahaha... " ucap Satria tertawa.


"Bisa serius dikit gak sih kamu? Aku benar-benar lagi bingung ini Sat, kenapa kamu malah bercanda terus dari tadi? Lagi pula dari awal aku tidak pernah ada niatan untuk mengkhianati Via, apalagi selingkuh.Tidak ada sama sekali." Andre kesal.


"Tolong lah Sat, bantu aku! kali ini saja! tolong bantu aku lepas dari Hera. aku tidak mau rumah tanggaku rusak karena Hera. Aku mencintai istriku," ujar Satria memelas.


***


Setelah pulang dari kantor Satria, Andre di kejutkan dengan kedatangan orang tuanya di kantornya.


"Pah, mah, kenapa ada di sini?" tanya Andre.


"Kamu dari mana saja? kenapa meninggalkan kantor di saat jam kerja seperti ini? Itu sama saja kamu memberikan contoh yang tidak baik pada karyawan yang ada di sini," tegur pak Bima Papa Andre.

__ADS_1


"Tadi ada perlu sebentar pah sama teman," jawab Andre.


"Tapi ada apa Papa dan Mama kemari? tumben?" Andre merasa heran dengan kedatangan orang tuanya ke kantor. Karena mereka sebelumnya jarang pergi ke kantor Andre.


"Kemarin kami bertemu dengan mertua kamu, mereka bilang bulan ini Via akan pindah ke sini? dan katanya Via sudah berhenti dari pekerjaannya. Apa itu benar? Tanya Bu Rima. Mamanya Andre.


" Iya mah, itu benar. Rencananya bulan ini Via akan pulang dan via juga sudah berhenti mengajar. Saat ini Via sedang mencari pengganti Apoteker untuk apotek tempatnya bekerja," jelas Andre.


"Alhamdulillah, Mama senang mendengarnya. Jujur Mama awalnya takut jika hubungan kalian tidak bisa berjalan dengan baik. mengingat sifat Via yang juga keras kepala. Tapi syukurlah jika sekarang Via sudah mengerti bagaimana kodratnya seorang istri yang harus mengikuti suami kemana suaminya bertempat tinggal,"


"Iya Ma, kalau ada Via. Mama jangan bilang seperti itu ya ma," ucap Andre tidak ingin Via merasa tidak nyaman dan tertekan karena mertuanya.


"Iya, Mama tau apa yang harus Mama lakukan, kamu ini selalu saja membela Via." ucap Bu Rima


"Apa sebaiknya kita bukakan saia Apotek buat Via di sini ya, Dre?" tanya Bu Rima.


"Nanti biar Andre bicarakan masalah ini sama Via sendiri Ma, lagian saat ini biar Via fokus dengan persalinan nya saja dulu, ma." jawab Andre.


Happy Reading^


Jangan lupa, like, coment, Vote, bunga dan kopinya ya sayang๐Ÿ’•


Dan jangan lupa klik favorit ๐Ÿ’™ ya๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


Terima kasih๐Ÿ˜˜๐Ÿ’•


__ADS_2