KUTINGGALKAN CINTA

KUTINGGALKAN CINTA
Chapter 42


__ADS_3

"Papa sangat kecewa dengan kamu Andre. Papa pikir dengan menikahkan kalian, akan membuat Via hidup bahagia. Papa pikir, Via pasti bisa hidup dengan baik jika bersama dengan kamu. Karena itu, Papa memaksa Via untuk setuju menikah dengan kamu! tapi ternyata Papa salah. Papa menyesal menikahkan Via dengan laki-laki seperti kamu!" ucap Pak Handoko.


"Tapi pah, Andre benar-benar mencintai Via. Andre tidak ada niat sedikitpun untuk menyakiti hati Via. Andre mohon pah, beri Andre kesempatan untuk menebus semua kesalahan Andre,"


"Kalau benar kamu mencintai anak Papa, kamu tidak akan pernah melakukan semua ini. wanita murahan itu tidak akan hamil anak kamu," ujar Pak Handoko dengan amarah yang membuncah.


Tok.. tok..


Perawat mengetuk pintu.


"Maaf Bapak, Ibu. Dokter ingin bicara! saat ini bayi Ibu Via sedang dalam kondisi kritis," ucap perawat.


"Bayiku? kenapa dengan bayiku? kenapa dengan anakku?" Via panik dan segera berlari menuju ruang NICU tempat bayi Via di rawat tanpa memperdulikan luka bekas operasi yang masih belum kering.


"Dokter! bagaimana dengan keadaan anak saya? anak saya baik-baik saja kan Dok?" tanya Via penuh harap. Air matanya seolah tak bisa berhanti mengalir.


"Begini Bu Via, saat ini kondisi bayi ibu sedang dalam keadaan yang tidak baik. Ada kebocoran di jantung anak ibu. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan saat ini hanya berdoa yang bisa kita lakukan, semoga Alloh memberikan mukjizat untuk kesembuhan untuk bayi ibu," jelas Dokter dengan berat hati tapi tetap harus di sampaikan keadaan yang sebenarnya.

__ADS_1


"Hiks.. Hiks... " tangis Via pecah di pelukan mamanya.


"Via, kamu yang sabar ya nak! Mama tau, Via wanita kuat. Via pasti bisa melewati semua ujian ini," ucap Bu Rini mengusap punggung Via menguatkan.


"Via harus bagaimana Ma? Via tidak sanggup kehilangan anak Via," ucap Via terisak.


"Istighfar Via, semua akan baik-baik saja! jangan terlalu banyak berpikir sayang," ucap Bu Rini.


"Kak Via, Mama benar! adik anak kuat, pasti dia akan segera sembuh dan pulang bersama dengan kita ke rumah," sahut Tia tidak tega melihat kondisi kakaknya.


"Via perut kamu berdarah lagi nak," ucap pak Handoko panik dan segera memanggil suster.


"Bagaimana keadaan putri saya Dok?" tanya Pak Handoko.


"Alhamdulillah, jahitanya masih aman tapi sebaiknya, Bu Via jangan terlalu banyak bergerak dulu karena luka bekas operasi Bu Via belum sepenuhnya sembuh," jawab Dokter.


"Baik Dok, Terima kasih," ucap pak Handoko.

__ADS_1


"Andre, sebaiknya kamu keluar. aku tidak butuh kamu," ucap Via sudah sangat tidak ingin melihat Andre.


"Baiklah, aku akan menunggu kamu di luar. Tapi aku tidak akan kamana-mana. Aku akan selalu di sini untuk kamu," jawab Andre berlalu.


***


"Andre," panggil Hera.


"Hera! ngpain kamu disini? jangan gila kamu!" ucap Andre panik dengan kedatangan Hera.


"Aku kesini karena kamu tidak pernah melihat aku dan kamu tidak pernah menjawab telpon dari ku, aku ini juga membutuhkan kamu! aku sedang hamil anak kamu, Andre," ucap Hera.


"Aku tidak mau tau, sekarang kamu pergi dari sini. Aku tidak mau istri dan mertuku melihat kamu ada di sini," ucap Andre panik melihat ke arah pintu kamar Hera.


Happy Reading^


Jangan lupa, like, coment, Vote, bunga dan kopinya ya sayang๐Ÿ’•

__ADS_1


Dan jangan lupa klik favorit ๐Ÿ’™ ya๐Ÿ™๐Ÿ™


Terima kasih๐Ÿ˜˜๐Ÿ’•


__ADS_2