LANTAI TIGA

LANTAI TIGA
BAB 12


__ADS_3

"Selamat Pagi Anak-Anak" ucap Pak Guru


"Selamat Pagi juga Pak" balas Murid di kelas 11 MIPA 3


"Baik sekarang kita lanjutkan pelajaran yang Minggu kemaren. Tunggu dulu itu ada Murid baru ya?" tanya Pak Guru


"Iya Pak ada Anak baru, Pindahan dari SMA ARWANA" balas Sang Ketua kelas yang diketahui bernama Gio itu


Pak Guru pun hanya menganggukkan kepalanya dan menyuruh Gita berdiri dan memperkenalkan dirinya


"Baik! Sekarang coba kamu berdiri terus perkenalkan nama kamu siapa" ucap Pak Guru


"Baik Pak" balas Gita dan langsung berdiri untuk memperkenalkan dirinya


"Selamat Pagi nama Saya Anggita Rahma Sari, Saya pindah dari SMA ARWANA seneng bisa ketemu sama kalian semua" ucap Gita memperkenalkan namanya


"Baik cukup untuk sesi perkenalannya, dan untuk nama Bapak adalah Pak Andi saya mengajar pelajaran PPKN" ujar Guru yang di ketahui bernama Pak Andi itu


"Baik sekarang kita lanjut lagi ya. Buka buku halaman 134 di buku modul masing-masing, yang gak punya buku bisa bergabung dengan temannya mengerti"


"Mengerti Pak"


Akhirnya jam pertama pun di mulai dengan Mata Pelajaran PPKN. Baru jam pertama tapi sudah pelajaran PPKN, yang mana pasti membahas tentang Hukum-Hukum Negara, Politik, Norma dan sebagainya


Gita yang memang pada dasarnya kurang menyukai Mata Pelajaran PPKN pun hanya mendengarkan saja apa yang dijelaskan oleh Pak Andi itu, meskipun sebenarnya ia tidak mengerti, diibaratkan seperti masuk telinga kanan keluar telinga kiri


Gita menelusupkan kepalanya di atas meja dan memejamkan matanya. Namun saat sedang memejamkan matanya Gita Tiba-Tiba merasa jika ia sedang berada di alam lain


"Ini gue ada di mana?" bingungnya


"Udah gue bilang kalo gue gak pernah deketin Reza"


"Lo gak usah ngelak anjing gue liat sendiri kalo lo godain cowok gue"


Samar-Samar Gita mendengar seseorang yang sedang bertengkar


Gita melihat dua orang Perempuan yang sepertinya sedang berkelahi itu, dengan Perempuan yang lebih tinggi dan rambut yang pendek, sedangkan satunya lagi dengan tinggi yang lebih pendek yang sebahu dan mempunyai rambut panjang. Yang sepertinya mereka bertengkar hanya karna Laki-Laki? yang di ketahui bernama Reza itu

__ADS_1


"Kenapa lo gak percaya sama gue sih san" ucap Perempuan dengan rambut yang sebahu itu


"Kenapa gue harus percaya sama ****** kaya lo?" balas Perempuan dengan rambut yang panjang


"Gue bukan ****** Sandra" marah Perempuan dengan rambut pendek


"*Kalo bukan jalan terus apa? pelacur? bicth? atau lon-


Plak*...


Perempuan yang rambut pendek Tiba-Tiba saja menampar Perempuan yang berambut panjang itu


"Terserah lo mau percaya atau gak tapi yang jelas gue gak pernah deketin Reza, justru sebaliknya Reza lah yang deketin gue, ngerti lo" ujar Perempuan berambut pendek itu dan segera pergi meninggalkan Perempuan yang berambut panjang itu yang masih memegangi pipinya


Gita hanya melihat keduanya yang bertengkar itu, ia di buat bingung dengan ini semua. Ia tidak mengerti dengan ini, seingatnya jika ia sedang berada di dalam kelasnya Tapi kenapa Sekarang dia berada di tempat yang sama sekali tak ia ketahui itu


Tiba-Tiba saja dari arah depan muncul cahaya yang amat menyilaukan yang mana membuat Mata Gita merasa sakit dengan itu. Gita memejamkan Matanya untuk menghalangi sinar itu masuk ke dalam matanya


Ketika Gita membuka Matanya sekarang ia sedang berada di dalam kelasnya dan sudah berganti jam pelajaran yang mana 10 menit lagi bel istirahat berbunyi


Laura yang melihat Gita seperti itu hanya mengerutkan keningnya tak mengerti


"Tadi gue bukan ada di sini" balasnya


"Hah!! Maksud lo?" bingung Laura tak mengerti dengan apa yang dibicarakan oekh Gita


"Iya tadi gue ada di tempat yang gue aja sama sekali gak tau itu di mana!! Bahkan gue sempat ngeliat ada 2 cewek lagi berantem karna cowok" ucap Gita menjelaskan


"Lo ngomong apaan sih gue gak ngerti!! Pake segala lo gak di sini lah, orang dari tadi lo di sini keridur"


"Gue beneran Laura tadi gue ada di tempat aneh dan juga gue ngeliat ada 2 cewek lagi berantem karna cowok yang mana tuh cowok namanya Reza dan salah satu dari 2 cewek itu namanya Sandra"


Laura yang tak mau ambil pusing dengan perkataan Gita pun hanya meng iya kan apa kata Gita


"Iya gue percaya kok"


"Isshh lo mah"

__ADS_1


Kring... Kring... Kring...


Akhirnya bel istirahat yang paling di Tunggu-Tunggu pun berbunyi, dan semua Murid kelas 11 MIPA 3 pun berhamburan pergi keluar untuk mengisi perut mereka


Begitu pun dengan Gita, Bella dan Laura yang juga pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka


Seperti biasa mereka selalu menjadi pusat perhatian namun mereka abaikan saja dengan itu


Tak selang beberapa lama akhirnya mereka sampai di kantin, dan langsung saja mereka bertiga mencari meja yang kosong


Setelah menemukan meja yang kosong Gita dan Laura langsung mendudukan diri mereka


"Lo berdua pengen makan apa?" tanya Bella kepada Gita dan Laura


"Gue Bakso sama Es Teh aja" balas Gita. Bella hanya menggangukan kepalanua sebagai jawaban


"Ok... Gita Bakso sama Es Teh, kalo lo apa Lau?" tanyanya pada Laura


"Gue samain aja kaya lo" balasnya


"Ok... Lo berdua Tunggu di sini"


Akhirnya Bella pun sudah pergi ke struk makanan Gita dan Laura pun hanya menunggu makanan mereka datang tanpa ada pembicaraan dari mereka


Tak lama setelah itu Akhirnya Bella datang dengan membawa Satu mangkok Bakso dan Dua mangkok Mie Ayam untuk dirinya dan juga Laura


Bella mendudukan dirinya disamping Laura dan mereka pun lantas memakan makanan yang sudah mereka pesan


"Eh lo berdua tau sama yang namanya Olivia Savaera gak?" ucap Gita Tiba-Tiba


"Eh!! Olivia Savaera!! Itu kelas 12 gak sih Lau?" tanya Bella pada Laura yang hanya menganggukkan kepalanya yang berarti iya


"Kenapa lo Tiba-Tiba nanyain kak Olivia?" tanya Laura pada Gita


"Eh!! Gak kok gak ada Apa-Apa" balasnya dengan menggaruk tengkuknya yang tak gatal


"Gak usah boong lo"

__ADS_1


"Hehehe, Sebenernya gu-


"BANGSAT"


__ADS_2