LANTAI TIGA

LANTAI TIGA
BAB 8


__ADS_3

Gita keluar dari bilik toilet dan menuju wastafel untuk mencuci tangannya yang kotor itu. Saat sedang mencuci tangan ia tiba tiba teringat dengan perkataan orang tadi


"Gue masih gak ngerti maksud dari tuh cewek buat jangan percaya sama orang lain, eh bentar kan dia bilang gue jangan percaya sama orang lain! Berarti gue juga gak harus percaya sama dia dong!" ucapnya pada diri sendiri


Setelah di rasa sudah bersih Gita keluar dari dalam toilet, tapi saat akan ke parkiran samar samar Gita mendengar seseorang sedang berbicara di dalam ruang kelas


"Gimana nih kita harus gerak cepet sebelum dia tau"


"Lo tenang aja gue yakin dia gak akan curiga kok sam-" tiba tiba mereka berhenti berbicara ketika mendengar suara dari arah luar


Gita tak sengaja menjantuhkan tong sampah yang membuatnya tidak bisa mendengar lebih lanjut lagi


"Siapa di luar" ucap seseorang itu dari dalam


"****!!" umpat Gita dalam hati


"Kayanya ada orang di luar mending kita lanjut lagi nanti"


Gita yang mendengarnya itu lantas buru buru pergi dari tempat tersebut sebelum dia ketahuan


"Gue harus cepet cepat pergi dari sini sebelum gue ketahuan" ucapnya pelan

__ADS_1


Gita segera berlari pelan agar tidak ketahuan oleh orang yang ada di dalem kelas tersebut


Gita berlari dengan melihat kebelakang, takut takut jika orang itu sudah keluar dari kelas itu


Saat sedang berlari karna ia tak melihat ke depan akhirnya ia tak sengaja menabrak seseorang yang membuatnya harus terjatuh bersama


"Awww!" ringis orang yang di tabrak Gita


"Eh sorry sorry gue tadi gak sengaja nabrak lo sumpah gue gak liat kalo di depan ada lo" ucapnya merasa tak enak dan membantu orang tersebut berdiri


"Loh Bella!! Lo ngapain di situ" ucapnya setelah membantu Bella berdiri


"Ya gue mau nyamperin lo lah, lagian lo di kamar mandi lama amat" sewotnya


"Ribut sama siapa lo" tanya kepo


"Ribut sama orang yang tadi pagi ngagetin gue" balasnya menjelaskan


"Hah? Emang lo ribut sama siapa tadi pagi?" tanyanya


"Mana gue tau, nih ya masa dia ngomong ke gue buat jangan mudah percaya sama orang gitu Bel" katanya menjelaskan

__ADS_1


"Maksudnya?" tanyanya tak mengerti


"Nah itu yang gue gak ngerti. Maksudnya gue harus gak mudah percaya sama orang tapi dia juga orang jadi gue bingung"


"Ah elah bikin gue pusing aja, dah lah ayo pulang"


"Yaudah ayo. Eh bentar bukannya kita beda arah ya pulangnya" katanya setelah sadar jika arah jalan pulang mereka berbeda


"Lah iya ya ngapain gue nungguin lo sih" ujar Bella setelah tersadar jika arah jalan mereka memang beda


"Lah orang lo yang nyuruh gue buat nunggu setan" ucapnya dengan memukul pelan lengan Gita dan pergi lebih dulu


Gita yang melihat itu terkekeh pelan dengan kelakuan Bella


"Lo tuh yang setan, udah setan goblok lagi" ucapnya dengan sedikit berteriak


"Fucek" ucapnya dengan menunjukan jari tengahnya


Tawa Gita semakin kenceng setelahnya mendengar ucapan Bella. Namun ia tidak menyadari jika dari awal Gita pergi ada orang yang sedang memperhatikannya dengan penuh amarah


"Awas lo Anggita Rahma Sari gue gak akan biarin lo hidup dengan tenang kali ini setelah apa yang udah kakak lo lakuin sama keluarga gua" ucapnya dengan emosi

__ADS_1


Gita melanjutkan jalannya menuju parkiran dengan bersenandung kecil. Ia bersyukur karna apa yang alami kemarin tidak ia alami di hari ini


__ADS_2