LANTAI TIGA

LANTAI TIGA
BAB 37


__ADS_3

Di Tengah malam yang sunyi, terdapat seseorang yang sedang termenung didalam kamarnya. Setelah acara makan malam bersama dengan Sang Adik lalu Sepupu, dan juga Adik dari Sahabat sekaligus cinta pertama-nya itu yang tak lain adalah Olivia, Zergan dan juga Gita, Megan segera pergi kedalam kamar miliknya


Megan yang saat ini sedang duduk dibalkon kamarnya sembari menatap langit-langit malam, yang dihiasi oleh bintang-bintang yang gemerlap


Megan duduk sembari memegang sebuah kotak yang didalamnya berisi foto-foto dirinya dan juga kedua temannya, saat masih duduk di bangku SMA. Megan menatap lekat foto Katrina yang sedang tersenyum manis sembari memakan es krim tersebut. Tak dapat dipungkiri jika dirinya sangat merindukan Katrina. Bukan hanya Katrina, tapi juga dengan Sandra


Senyuman manis terbit dibibir Megan, dirinya juga sesekali mengelus lembut foto Katrina yang sedang tersenyum manis


"Aku kangen sama kamu Kat!! Aku kangen kita kumpul bareng, ketawa bareng dan lain sebagai-nya!!" ucapnya dengan terisak


Megan menghapus air mata yang mengalir dikedua pipinya itu dirinya kembali menatap lama foto Katrina dengan senyuman manis miliknya


"Gak kerasa ya!! Kamu udah ninggalin aku 4 tahun. Semenjak kepergian kamu, aku kesepian" Megan mengatakan itu dengan mengelus foto Katrina


"Padahal kamu sendiri yang bilang pengen ketemu sama Gita!! Tapi kamu malah pergi ninggalin dia sendiri!" ujarnya yang masih dengan mengelus foto Katrina


"Aku janji bakalan jaga dia dan juga sayang sama dia kaya Adik aku sendiri" ucap Megan yang kini mulai merapikan foto-foto itu, dan memasukan-nya lagi kedalam kotak dan membawanya masuk kedalam kamar


Megan meletakan kotak itu didalam laci miliknya. Setelah itu, Megan mulai mendekati ranjang dan mulai merebahkan tubuhnya diatas kasur yang empuk dan mulai menutup kedua bola matanya


...*****...


Sedangkan ditempat lain, kini terdapat tiga orang yang berada diruangan gelap. Mereka duduk berhadapan agar lebih nyaman saat berbicara


"Lo berdua sadar gak kalo tadi Gita denger pembicaraan lo berdua?!" ujar salah satu dari ketiga itu


"Maksud lo?" tanya yang lain

__ADS_1


"Lo bego atau apa? Gita dengar apa yang lo berdua omongin sialan!!" ucapnya dengan berdiri dan berjalan pelan sedikit menjauh, serta mata yang menatap tajam mereka berdua "Pasti dia bakalan laporin ini ke Megan sama yang lainnya!!" ucapnya dengan nada yang terdengar penuh kebencian


"Tapi gimana caranya?! Sedangkan waktu itu cuna ada gue sama Ly doang!! Terus gimana dia bisa tau?!" ucap orang itu dan diangguki oleh orang yang bernama Ly itu


Salah satu dari mereka menghampiri Orang yang tadi berbicara, serta menjambak kuat rambut orang itu "Lo berdua tuh kayanya emang bego ya?! Sampe ada orang lain yang nguping pembicaraan lo pada!" ucapnya dengan semakin kuat menarik rambut orang itu


Orang itu merintih kesakitan, dan berusaha melepaskan orang yang kini sedang menarik kuat rambutnya. Bisa ia rasakan jika beberapa helai rambutnya terlepas


"A-ampun!! Gue gak tau kalo Gita ada di sana!" ucapnya dengan ketakutan


"Cih!!" orang itu pun melepaskan jambakan-nya pada rambut orang itu sambil berdecih


Berjalan menjauh dari kedua temen-nya itu. Atau bisa dibilang Budaknya!! Karna mereka selalu menuruti perintah-nya. Orang itu duduk dibalkon dengan menatap langit dengan mata tajam-nya, yang seperti Elang siap memangsa


"Gue janji suatu saat nanti lo bakalan hancur Anggita Rahma Sari!!" ucapnya dengan kembali berjalan masuk kedalam, dan tak lupa menutup pintu balkon dengan keras, hingga mengejutkan dua orang yang lain didalam ruangan itu


Pagi telah datang, membuat orang yang berada dikamar yang masih bergulat dengan mimpinya itu mulai mengerjapkan matanya pelan, agar bisa menyesuaikan cahaya matahari yang masuk, melalui celah-celah jendela kamarnya


Orang itu pun bangun dari tidurnya, dan berjalan ketarah kamar mandi, untuk melakukan rita mandinya


kurang dari Lima belas menit orang it sudah lebih dulu keluar dari dalam kamar mandi, dan berjalan menuju lemari, dan mengambil seragam yang akan ia gunakan untuk berangkat ke Sekolah


Dirinya duduk didepan kaca meja rias milik-nya. Segera setelah ia duduk, orang itu langsung memakai beberapa alat make up untuk menutupi wajah pucatnya


Baru lah setelah dirasa sudah siap, orang itu berjalan menuruni tangga, yang di mana sudah ada sang Mama dan juga sang Papa


Saat sedang menuruni tangga, kedua orang tua dari orang itu pun menoleh kerahnya, dan tersenyum saat melihat kedatangan sang Anak

__ADS_1


"Ayo sayang kita sarapan" ajak sang Mama


"Gak laper!! Gita bisa makan dikantin nanti kalo udah laper!" jawab Gita yang berniat pergi dari hadapan Melinda dan juga Rudi


Yah sedari tadi orang itu adalah Anggita Rahma Sari. Gita yang pada awalnya berniat pergi pun menjadi tertunda saat sang Papa alias Rudi menanyakan pertanyaan yang ia lontarkan untuk Gita


"Kamu kenapa sih sayang hmm? Dari kemaren kok kayanya cuek banget sama Mama, Papa" ucap Rudi yang membuat Gita membalikan badannya, agar bisa bertatapan dengan Rudi


"Masih nanya kenapa?! Gue pikir udah nyadar ternyata gak sama sekali!!" ucapan dari Gita itu sontak mengejutkan Melinda dan juga Rudi


Melinda dan Rudi baru pertama kali ini mendengar jawaban seperti itu dari Gita. Karna setau mereka berdua!! Gita akan berbicara sopan jika berhapan dengan orang yang lebih dua darinya. Tapi ini?!! Gita malah menjawab dengan pertanyaan Rudi menggunakan Lo-Gue?? sangat luar biasa


"Gita siapa yang mengajari kamu membalas pertanyaan oleh orang yang lebih tua dari kamu?!" ujar Melinda yang kini menatap tajam sang Anak


"Gak ada!! Gak ada yang ngajarin gue ngomong kaya gitu" balas Gita dengan acuh


"Kalo gitu! Kenapa kamu balesnya gitu sih? Papa kamu nanya baik-baik loh sama kamu" ucap Melinda yang mana membuat Gita merasa mual


Gita yang mendengar ucapan yang diberikan oleh Melinda pun merasa mual. Gita benar-benar tidak mengerti dengan Keluarga-nya ini. Karena tak ingin mempanjang masalah! Gita pun memilih pergi dari hadapan mereka, tanpa peduli dengan teriakan yang dilontarkan kedua orang tuanya


Gita memasuki mobil dan segera menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh, hingga membuat ia beberapa kali hampir menabrak pengendara lain, serta mendapat teguran dari pengendara lain-nya juga


Mobil yang dikendarai Gita sudah sampai diarea Sekolah. Gita pun turun dari dalam mobilnya dan berjalan dengan cepat, tanpa mendengarkan orang-orang yang masih membicarakan tentang dirinya


Namun saat ia sedang berjalan menuju kelas-nya. Gita tak sengaja melihat Laura yang sepertinya sedang berbicara dengan orang yang tak Gita kenali sama sekali


Gita mengerutkan keningnya saat tak sengaja mendengar jika namanya disebutkan oleh Laura. Hal itu membuat Gita merasa curiga dengan Laura, belum lagi tentang ucapan Olivia untuk jangan terlalu percaya dengan kedua temannya, yaitu Bella dan juga Laura

__ADS_1


"Gue jadi yakin kalo ini pasti ada hubungannya sama Laura!!" gumam Gita pelan dan segera berjalan kembali menuju kelasnya yang sempat tertunda itu


__ADS_2