LANTAI TIGA

LANTAI TIGA
BAB 19


__ADS_3

Gita berjalan menuju kelasnya sendirian. Saat ditangga menuju kelas Gita, ia Tiba-tiba teringat dengan ruangan yang ada dilantai tiga itu. Akhirnya Gita pun memilih untuk menuju kelantai atas. Namun saat Gita hampir sampai Tiba-Tiba saja ada yang menepuk pundaknya pelan. Gita yang terkejut pun menoleh dan mendapati Cowok berpenampilan berantakan


"Ngapain lo di sini?" tanya Cowok itu


Gita hanya mengangguk takut sebagai jawabannya. Dirinya seperti maling yang tertangkap basah karna telah mencuri


"G-gak ada kok" balas Gita


Cowok itu menatap Gita dengan menyelidik. Sepertinya ia tahu jika Gita sedang menyembunyikan sesuatu


"Lo Anak baru kan?" tanya Cowok itu lagi yang kini menelusuri penampilan Gita


Gita lagi-lagi menganggukkan sebagai jawaban "I-iya.." jawab Gita gugup


"Lo udah tau atau belum tentang Murid yang gak dibolehin masuk ke sini?" tanya Cowok itu sekali lagi


"U-udah.." jawab Gita yang masih saja gugup karna ditatap inten oleh orang di depannya


"Kalo udah tau!! Ngapain masih mau nekat masuk ke sini?" ujarnya dengan menatap Gita tajam


"M-maaf!! Aku cuma penasaran aja" balasnya dengan menunduk


Cowok itu masih menatap tajam Gita sebelum akhirnya menghembuskan nafasnya pelan "Mending lo pergi dari sini" ucapnya lembut


Gita yang mendengar itu sontak buru-buru berlari meninggalkan tempat itu dan juga Cowok itu yang menatap dirinya dengan pandangan yang sulit diartikan


Gita masih berlari dengan pandangan yang menatap kebelakang, takut-takut jika Cowok itu mengikutinya. Karna Gita yang berlari tanpa melihat kedepan, Gita tak sengaja menabrak orang hingga membuatnya terjatuh


"Awhh" ringis orang itu


Gita yang terkejut pun lantas mengulurkan tangannya berniat ingin membantu, namun saat tau jika yang ditambraknya adalah Olivia, Gita memilih mengundurkan tangannya tanpa berniat menolong


"Sialan lo Gita!! Bukanya tolongin gue malah bengong doang" ucap Olivia sembari berdiri dan membersihkan debu yang ada diroknya


"Lagian ngapain lo ngalangin jalan gue" jawab Gita ketus


"Wah wah wah!! Emang ngajak ribut ya lo" ujar Olivia dengan berjalan mendekati Gita


Gita yang melihat itu pun sontak memundurkan langkahnya. Tapi sialnya tubuhnya sudah mentok dan tak bisa bergerak mundur lagi


Olivia yang melihat itu sontak tersenyum smrik. Tapi Tiba-tiba pandangan Olivia menajam saat menemukan orang yang selama ini menjadi musuhnya


Gita yang melihat Olivia seperti itu pun langsung mencoba melihat arah pandang Olivia, namun dirinya tidak mendapati Apa-Apa


"Lo kenapa?" tanya Gita


"Gak ada" balas Olivia yang kini sudah menjauhkan tubuhnya dari Gita dan pergi begitu saja meninggalkan Gita


Gita yang melihat itu benar-benar dibuat pusing dengan kelakuan dari Olivia yang menurutnya aneh dan menyebalkan


Gita pun memilih pergi saja dari tempat itu dan pergi menuju kelasnya yang sebentar lagi akan bel masuk berbunyi. Saat memasuki kelas entah mengapa Gita merasakan hawa yang mencekam dari kelas ini, ia tidak tau kenapa! Hingga netranya tak sengaja melihat sosok yang di mana saat pertama kali ia masuk ke dalam kelas ini yang sedang menatap dirinya lekat. Gita pun memilih membuang wajahnya agar tidak melihat itu dan mencoba untuk mengusir rasa takutnya dengan berjalan ke bangkunya dan duduk


Laura yang melihat jika Gita datang pun menoleh kesamping dan mendapati Gita yang sedang menunduk itu sambil mulut yang komat kamit, entah lah mungkin sedang membaca doa


"Lo kenapa anjir" tanya Laura


"Gue liat dia lagi" balas Gita pelan

__ADS_1


"Di mana?" tanya Laura lagi


"Biasa dibelakang" jawab Gita


Laura pun menolehkan kepalanya dan tak mendapati Apa-Apa. justru pandangannya bertemu dengan Bella yang menatap dirinya seperti bertanya. Laura menggelengkan kepalanya dan dibalas dengan anggukan oleh Bella


"Gak ada kok Git" ucap Laura yang membuat Gita menatap dirinya dan menoleh kebelakang. Dan bener saja jika sosok itu sudah tidak ada


"Tapi tadi ada Laura lagi natap gue serem" ujar Gita


"Udah lah gak usah dipikirin. Gue aja sekarang gak tau kenapa jadi jarang liat dia" ucap Laura yang kini sudah menatap kedepan karna Guru sudah datang


Gita pun juga sekarang menatap kedepan setelah mendengar dalam dari Guru tersebut


Gita yang teringat dengan Cowok itu pun hendak bertanya kepada Laura namun ia urungkan


"Laura malam ini kita harus kelantai atas" ucap Gita Tiba-tiba


"Masih mau ke sana juga" balas Laura


"Iya. Tadi gue sempat naik ke atas dan hampir masuk tapi Tiba-Tiba ada yang ngagetin gue, dan ternyata Cowok yang sempet ngagetin gue" ucap Gita menjelaskan


"Hah!! Cowok?" tanya Laura


"Iya Cowok. Tapi penampilannya berantakan banget kaya Anak nama gitu!! Lo tau"


"Gue gak tau. Tapi ayo deh kalo ntar malem mau ke sini. Entar lo gue jemput bareng sama Bella" ucap Laura yang diangguki Gita


 


Sore akhirnya datang yang menandakan jam pulang sudah hampir tiba. Bel pulang pun berbunyi, semuanya sontak memasukan buku dan peralatan sekolah yang lainnya kedalam tas mereka masing-masing, begitu pun dengan Laura dan juga Gita


"Kamu mau bareng aku atau dijemput?" tanya Laura pada Bella


"Aku bareng kamu aja" balas Bella


"Ok!! Tapi kita nganterin Gita dulu ya" tanya Laura sekali lagi dan diangguki oleh Bella


Ketiganya memasuki mobil Laura. Setelahnya Laura menjalankan mobilnya menuju rumah Gita


Saat didalam mobil Gita bertanya pada Bella "Bel!! Nanti malam kita jadi kelantai atas" ucap Gita


"Cih entar gagal lagi" balas Bella dengan sinis


"Kali ini gak El. Nanti aku jemput kamu habis itu kerumah Gita" ucap Laura


"Ok... Awas aja kalo lo pada boong lagi" ujar Bella dan mereka pun akhirnya tertawa bersama


Mobil Laura akhirnya sampai dikediaman Gita. Gita pun turun dari mobil Laura dan mengucapkan terima kasih sebelum akhirnya mobil Laura pergi meninggalkan kediaman rumah Gita


Saat Gita akan masuk kedalam rumahnya, matanya menatap mobil berwarna hitam milik dari Papanya itu. Gita pun sontak berlari masuk kedalam rumahnya


Saat sudah didalam rumah Gita langsung memeluk Mamanya yang sedang duduk disofa dengan membaca majalah


Melinda terkejut dengan Gita yang Tiba-tiba memeluknya erat, namun tak urung ia pun membalas pelukan Gita


"Aaa aku kangen Mama" ucap Gita manja

__ADS_1


"Cuma ditinggal bentar kok masa udah kangen" ucap Melinda sambil terkekeh kecil


"Ish bagi Mama bentar kalo bagi aku lama" jawab Gita cemberut


Melinda pun terkekeh dengan kelakuan sang Anak "Udah sana mending kamu ganti baju terus makan" ucap Melinda


Gita yang merasa diusir pun menghentakan kakinya kesal dan berjalan kekamar untuk berganti baju


Saat Gita sudah berganti baju Gita turun kebawah menuju dapur dan melihat jika sedari tadi sang Papa tidak ada di sini


"Mah!! Papa mana?" tanya Gita setelah sampai didapur dan duduk dimeja makan


"Ada dikamarnya lagi tidur. Kamu pangilin gih" ucap Melinda yang kini menata makanan di atas meja


Gita menganggukkan kepalanya dan pergi kekamar orang tuanya itu untuk membangunkan Papanya


Kini dimeja makan sudah ada Mama, Papa dan juga Gita yang sedang makan dengan sesekali bercanda gurau


"Gimana hari-hari kamu selalu gak ada Mama sama Papa?" tanya Papa


"Ya gitu lah" jawab Gita seadanya


Gita yang teringat dengan pembicaraannya dengan Laura kemarin pun ingin menanyakan tentang silsilah keluarganya ini


"Mmm Mah aku mau tanya!! Aku ini beneran akan satu-satunya atau ada lagi? Kakak misalnya" tanya Gita takut-takut


Melinda yang mendengar itu seketika tubuhnya menegang. Gita yang menyadari itu pun kembali bertanya


"Jadi bener aku punya Kakak?" tanya Gita sekali lagi


"Kamu ngomong apa sih sayang" ucap Rudi


"Ya gak ada aku cuma penasaran aja Pah emangnya gak boleh?"


"Dengar ya sayang!! Kamu itu Anak Mama satu-satunya masa kamu gak percaya sih" ujar Melinda


Sejujurnya Gita masih tidak percaya dengan perkataan Melinda, namun ia lebih memilih menganggukkan kepalanya saja sebagai jawaban


"Iya Gita percaya kok!! Oh ya Mah nanti malem Gita mau pergi sama Temen Gita boleh gak?" tanya Gita menatap kedua orang tuanya


"Boleh!! Tapi pulangnya jangan malem-malem inget" jawab Rudi


"Iya Pah"


Akhirnya Ketikanya memilih kembali melanjutkan makannya dan tak terasa jika makanan itu telah habis


Gita pun pamit pergi kekamarnya untuk bersiap-siap sebelum Laura dan juga Bella datang menjemputnya


Saat dirasa sudah siap Gita pun berdiri didepan cermin melihat penampilannya sendiri sembari berkata


"Gue pastiin bakal bongkar rahasia Sekolah itu. Dan gue juga bakalan cari tau siapa yang teror gue waktu itu sampai ketemu" ucapnya dengan dingin dan penuh penekanan sebelum akhirnya Laura dan juga Bella datang


Gita menuruni Anak tangga dan segera menuju kebawah yang di mana sudah ada Melinda dan juga Laura serta Bella


"Yuk kita pergi" ajak Gita saat sudah sampai dibawah


"Ayok.." balas Bella

__ADS_1


Akhirnya mereka pun pergi dari kediaman rumah Gita dengan mobil Laura yang menulusuri jalanan yang ramai ini untuk sampai ketujuan yang mereka akan datangi


__ADS_2