
Gita keluar dari kantin dan segera mencari keberadaan Olivia. Akhirnya Gita menemukan keberadaan Olivia, tak ingin membuang waktu Gita menghampiri Olivia yang ternyata berada di atas rooftop
Setela sampai dirooftop Gita berdiri dibelakang Olivia
"Kenapa sih lo jadi orang nyebelin banget? Pake segala nyiram kuah bakso kekepala orang" tanya Gita to the point
"Udah gue bilangkan, kalo gue ngelakuin itu karna ada alesannya" balasnya yang masih dengan posisi awal dengan Olivia yang membelakangi Gita
"Alesan apa gue tanya hah? Lo lebih mentingin alesan lo itu dari pada keselamatan cewek itu hah? Kalo misal tuh cewek kenapa-kenapa gimana, gara-gara lo siram kuah bakso itu kekepala tuh cewek?" tanya Gita panjang lebar
"Lo mau tau alesannya apa?"
"Ya gue pengin tau apa alesan lo nyiram tuh ce-
"Lo... " Olivia memotong ucapan Gita sebelum Gita menyelesaikan ucapannya
"Gue ngelakuin itu karna lo Gita!! Dia di suruh sama orang buat ngasih bakso itu ke lo yang didalamnya udah di kasih obat sakit perut" lanjutnya
Gita yang mendengar itu diam mematung. Jadi itu alesan Olivia menyiram kuah bakso kekepala perempuan itu karna ia tak mau jika dirinya kenapa-kenapa
Tapi kenapa Olivia begitu mengkwatirkan dirinya? Padahal mereka saja baru bertemu beberapa hari yang lalu, tapi Olivia begitu menjaganya
"Kenapa lo khawatir sama gue? Padahal kita baru ketemu beberapa hari yang lalu"ucapnya
"Gue ngelakuin itu karna satu alesan" balas Olivia
"Alesan apa lagi? Gak mungkin kan kalo lo suka sama gue?" tanyanya ngawur
Olivia yang mendengar itu pun melebarkan matanya, hei apa dia bilang? Dia pikir Olivia menyukai Gita? Ya memang Olivia akui jika Gita memang cantik dan tubuhnya yang bagus tapi Olivia tak akan pernah menyukai Gita sampai kapanpun karna dirinya adalah orang yang Straight
"Ngaco lo, ya kali gue suka sama lo. Gue masih normal gak belok" ucapnya dengan mata tajamnya itu
"Siapa tau aja lo suka sama gue, setara kan gue cantik Body gue juga kaya gitar Spanyol" ujarnya dengan PD
Olivia yang mendengar itu hanya memutar bola matanya malas "Najis!" ujarnya
Gita sontak menatap tajam Olivia setelah mengatakan itu
"Enak aja lo ngomong gitu kek gue sialan!!" marah Gita
__ADS_1
Olivia tak menanggapi ocehan Gita, dia hanya menatap datar Gita
"Ihhh!! Kok lo diem aja sih" tanyanya kesal
"Lah!! Terus hue harus apa?"
"Ck... Dah lah males"
"Gak jelas"
"Nyebelin lo"
"Dari pada ribut di sini mending lo pergi kekelas lo aja sana, lagian ini udah jam *** juga"
"Lo nyuruh gue buat balik ke kelas tapi lo juga gak ke kelas"
"Ini gue mau ke kelas" ucapnya dan pergi meninggalkan Gita sendirian di atas Rooftop
"Sumpah ya tuh cewek nyebelin banget asli, Bisa-Bisanya ninggalin gue sendiri di sini" ocehnya
Gita pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke dalam kelasnya sebelum Guru datang
"Kok dia keliatan akrab ya sama Kak Olivia"
"Hebat sih dia bisa akrab sama Kak Olivia padahal masih Anak baru"
"Tutor biar bisa deket sama calon gue dong dek"
"Siapa colon lo?"
"Olivia lah kocak"
"Ngaca bego, muka lo kaya panci gosong gitu Sok-Sokan mau deketin Olivia"
Gita tak menanggapi ucapan-ucapan mereka itu, ia hanya melewatinya saja tanpa melirik sekalipun. Ia berfikir apakah Olivia terbilang Anak yang susah untuk didekati?
Akhirnya Gita pun sampai di depan kelasnya, untuk saja belum ada Guru yang masuk kedalam. Saat Gita masuk ke dalam kelasnya dapat ia lihat jika semua Teman-Teman kelasnya menatap dirinya
"Kenapa lo pada natap gue gitu banget sih" tanya Gita
__ADS_1
"Kita cuma kaget aja kok bisa lo deket sama Kak Olivia yang orangnya tuh misterius banget" balas Perempuan dengan penampilan seperti Laki-Laki
"Nah bener tuh, kita yang udah lama aja susah buat deketin Kak Olivia tapi kok lo bisa cepat banget akrabnya" balas Laki-Laki dengan Rambut belah tengah itu
"Eh Ogi sadar diri woy, wajar aja Kak Olivia gak mau lo deketin muka lo aja kek daki badak" ujar Bella
"Sialan lo Bella" marah orang yang diketahui bernama Ogi itu sambil menunjuk Bella dengan jari telunjuknya
"Berani banget lo nunjuk-nunjuk Ella sialan" marah Laura
Yah Laura akan sangat marah jika ada seseorang yang menghina Bella atau menunjuk kepada Bella
"Cih" desis Ogi
"Udah-udah ini ngapain malah pada ribut sih?" lerai Gita
"Tau, malah pada ribut"
"Selamat Siang Anak-Anak" salam dari depan
Gita yang mendengar itu buru-buru duduk dibangkunya
Setelah duduk ia segera membuka buku pelajaran itu.
Akhirnya jam pelajaran pun di mulai kembali. Gita mengikuti jam pelajaran ini dengan senang tak seperti saat pelajaran PPKN waktu tadi pagi
Tak terasa akhirnya jam pulang pun datang. Gita dan yang lain pun sudah bersiap-siap untuk pulang, dan saat akan pergi keluar Tiba-Tiba saja Bella menghentikan langkah Gita
"Kok lo bisa deket sama Kak Oliv sih Git" tanyanya penasaran
"Ceritanya panjang" balas Gita
"Eh ingat loh ya nanti jam 7 kita udah harus kumpul di sini"
"Iya" balas Bella dan juga Laura
"Yaudah ayo keluar" ajak Gita
Mereka bertiga akhirnya berjalan menuju parkiran, saat sudah sampai di parkiran mereka bertiga pun lantas masuk ke dalam mobil masing-masing
__ADS_1
Saat sudah berada di dalam mobilnya Gita pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke rumahnya