LANTAI TIGA

LANTAI TIGA
BAB 35


__ADS_3

Katrina menatap tajam orang itu saat sudah tau siapa yang menariknya. Namun orang itu pun hanya tersenyum miring yang membuat Katrina semakin emosi


"Hai Bicth!!"


Orang yang menarik tangan Katrina pun menatap Katrina dengan remeh, dan seakan-akan ia lah pemenang-nya


"Puas lo udah bikin hidup gue kaya gini?" tanya Katrina yang masih dengan menatap Reza tajam


"Belum! Karena gue belum bisa rasain tubuh lo" balas Reza dengan senyum nakal-nya


Katrina semakin memberikan tatapan tajam kepada Reza, namun Reza hanya hanya menatap Katrina dengan pandangan yang seolah-olah sedang meneliti jika Katrina tak memakai sehelai benang pun


"Berhenti natap gue kaya gitu sialan!!" ujar Katrina yang sudah paham akan tatapan Reza


Reza hanya tersenyum miring, dan menarik tangan Katrina dengan kasar, membawanya ke Gudang belakang sekolah yang sudah lama tak terpakai


Reza mendorong tubuh Katrina hingga jatuh kelantai. Katrina pun merasakan sakit pada tubuh-nya. Katrina berusaha untuk berdiri, namun ia masih merintih kesakitan


Katrina yang sudah berdiri pun, sontak melangkah mundur, saat mendapati Reza yang berjalan menghampiri-nya


Katrina masih melangkah mundur hingga punggung-nya menyentuh tembok, yang berarti Katrina sudah tidak bisa kemana-mana lagi


Senyuman Reza masih tercetak dibibir Reza yang membuat Katrina merinding saat melihat senyuman laki-laki itu


Reza menghimpit tubuh Katrina dan membisikan sesuatu hingga membuat mulu kuduk Katrina semakin meremang


"Sekarang lo udah kalah! Dan gue pemenang-nya. Jadi sekarang gue bakalan ngerasain tubuh lo!!" ucap Reza dengan membisikan dan bahkan menjilat sensual telinga Katrina


Katrina yang mendengar hal itu serta merasakan telinga-nya dijilat pun langsung mendorong tubuh Reza agar sedikit menjauh


Reza pun terdorong pelan namun ia kembali menghimpit tubuh Katrina


Reza yang ingin mencium bibir Katrina pun tak bisa, saat Katrina menolehkan wajahnya, hingga ciuman Reza mendarat dipipi kiri Katrina


Reza yang geram akan tingkah Katrina pun langsung mencengkram pipi Katrina hingga membuat Katrina semakin kesakitan


"Berani lo nolak ciuman gue hmm!!" ujarnya yang semakin kuat mencengkaram kedua pipi Katrina


"Dengar ya *****!! Sekarang udah gak ada orang yang berpihak sama lo lagi!! Bahkan Sandra aja yang temen lo sekarang malah benci sama lo!!" ujarnya lagi dengan terkekeh miris


Katrina masih mencoba melepaskan diri dari kukungan Reza. Karna Katrina tak mempunyai cara lain lagi, Katrina pun menendang tulang kering Reza, yang mana hal itu membuat Reza merasa kesakitan dan juga luruh seketika

__ADS_1


"Arghhh!!" rintih Reza dengan tangan yang menutupi tulang kering milik-nya


Katrina yang merasa ada kesempatan untuk melarikan diri pun langsung berlari secepat mungkin. Namun saat dipertengahan, Katrina tak sengaja menabrak seseorang hingga membuat mereka harus terjatuh


"Aww!!" ujar Katrina yang ikut terjatuh kelantai dengan pantat yang mencium lantai


Orang yang ditabrak Katrina pun hanya menatap Katrina tanpa niat ingin membantu-nya berdiri. Setelah-nya, Orang itu langsung menarik tangan Katrina dengan cepat, sehingga membuat beberapa kali Katrina hampir terjatuh


Orang itu masih menarik tangan Katrina dengan kuat, tanpa menghiraukan ucapan kesakitan dari Katrina


"Sandra lepasin tangan gue!!" ujar Katrina dengan tangan yang lain berusaha melepaskan genggaman Sandra


Sandra masih tak mengindahkan suara Katrina. Sandra semakin kuat mencekal tangan Katrina dan ternyata, Sandra membawa Katrina menuju rooftop Sekolah


Sesampai-nya di rooftop, Sandra langsung melepaskan cekelan-nya pada Katrina. Sandra pun menatap Katrina dengan tatapan yang jijik?


"Lo bener-bener gak tau malu banget sumpah" ujar Sandra dengan menatap Katrina jijik


"Padahal satu Sekolah udah tau kelakuan lo! Tapi lo dengan gak tau malunya masih mau nglakuin hal kaya gitu sama Reza? Lo emang udah gak waras Kat!!" sambung-nya dengan mendorong pelan tubuh Katrina


"Lo gak tau apa-apa Sandra!! Jadi mending lo diem"


"Kenapa? Bukan-nya gue bener? Lo kan emang gak tau malu. Buktinya tadi lo mau ngelakuin hal yang kaya semalem kan sama Reza di Gudang belakang Sekolah? ****** lo!!" ujar Sandra dengan jijik


"Lo bener-bener definisi orang yang gak tau malu. Pertama, Lo rebut Cowok gue, kedua, lo ketahuan ngelakuin hal mesum sampe satu Sekolah tau dan terakhir! Lo udah dikeluarin dari Sekolah bukannya nyesel malah mau ngelakuin itu lagi?" ucap Sandra dengan gelengan kecil dikepalanya


Katrina hanya diam saja saat Sandra masih mengatai dirinya


"Ternyata itu alesan kenapa kemaren lo ngomong ke gue kalo Reza itu Cowok gak baik biar gue putus sama Reza, dan lo bisa deketin Cowok gue!!"


"Udah berapa lama lo deketin Reza?" tanya Sandra


"Udah gue bilang kalo gue gak pernah deketin Reza"


"Lo gak usah ngelak anjing gue liat sendiri kalo lo godain cowok gue"


"Kenapa lo gak percaya sama gue sih san" ucap Katrina yang masih mencoba menjelaskan pada Sandra


"Kenapa gue harus percaya sama ****** kaya lo?" balas Sandra dengan tangan yang ia letakan di dada


"Gue bukan ****** Sandra" marah Katrina dengan tatapan yang semakin tajam

__ADS_1


"Kalo bukan jalan terus apa? pelacur? Bicth? atau lon-


Plak...


Katrina menampar pipi Sanra hingga membuat Sandra tidak jadi melanjutkan ucapan yang akan ia lontarkan kepada Katrina


"Terserah lo mau percaya atau gak tapi yang jelas gue gak pernah deketin Reza, justru sebaliknya Reza lah yang deketin gue, ngerti lo" ujar Katrina dan berjalan pergi meninggalkan Sandra yang masih terdiam dengan memegangi pipinya yang tadi sempat ditampar oleh Katrina


Sebelum Katrina melangkah menggapai kenop pintu, Sandra lebih dulu berlari dan langsung menendang Katrina, hingga membuat-nya terjungkal ke Depan


Sandra yang melihat itu pun tersenyum smirk. Sandra berjongkok dihadapan Katrina dan langsung menarik rambut Katrina kuat, hingga membuat Katrina kesakitan


Katrina memegangi kepala-nya yang masih terasa sakit, ia menatap Sandra dengan dengan pandangan memelas, berharap Sandra akan melepaskan cengkraman pada rambut milik-nya


Sandra yang melihat Katrina memelas pun tersenyum senang. Dirinya sangat senang jika melihat Katrina tersiksa seperti ini


"Denger Katrin!! Lo udah bikin gue marah jadi, sekarang lo harus terima akibatnya" ujar Sandra dengan menyeret tubuh Katrina


Sesampai-nya di Depan meja, Sandra langsung membenturkan kepala Katrina dengan keras dimeja tersebut


Rasa sakit yang Katrina rasakan semakin bertambah saat Sandra dengan tega-nya membenturkan kepalanya diatas meja, yang dekat dengan pembatas itu


Sandra melakukan itu beberapa kali, hingga membuat wajah Katrina terluka parah. Belum sampai disitu, Sandra pun menendang tubuh Katrina hingga membuat-nya merasakan sakit yang amat sakit


Setelah puas dengan yang Sandra lakukan, Sandra pun berjalan untuk mengambil jerigen dan membawa-nya kearah Katrina


Sandra menuangkan cairan yang ada didalam jerigen tersebut keatas kepala Katrina. Katrina semakin merintih kesakitan saat cairan itu mengenai lukanya, terlebih lagi Katrina yang bahkan mencium bau dari cairan yang dituangkan Sandra pun langsung terkejut


"Sandra lo ngapain nuangin bensin ke gue?" tanya Katrina sebisa mungkin meskipun terdengar pelan


"Karna gue pengen ngebakar lo! Gimana dong?" ujarnya dengan raut wajah yang dibuat sesedih mungkin


Katrina yang mendengar itu sontak dibuat makin terkejut. Dirinya pun bergerak mundur, berusaha menjauh dari psychopath seperti Sandra, namun seperti Sandra


Sandra tersenyum evil dan langsung menyalakan korek kayu yang ia bawa, setelahnya, Sandra langsung melemparkan korek kayu yang sudah menyala itu kearah Katrina


Seketika tubuh Katrina terbakar dengan api yang lumayan besar, karena sebelum itu Sandra sudah lebih dulu melumuri tubuh Katrina dengan bensin


"Arghhh!!" ucap Katrina dengan teriakan kesakitan itu hingga mengguling-gulingkan tubuh-nya kelantai


Sandra tertawa puas akan penderitaan Katrina, namun tiba-tiba saja tawa itu terhenti karena dobrakan pintu yang kuat dari luar

__ADS_1


Brak....


"SANDRA!!!!"


__ADS_2