LANTAI TIGA

LANTAI TIGA
BAB 24


__ADS_3

"O-olivia!!" ucap Gita dengan raut terkejut


Masih dengan keterkejutannya Gita pun berjalan pelan memasuki ruangan itu


"Lo ngapain di Sini?" pertanyaan bodoh itu keluar dari mulut Gita


Olivia memutar bola matanya malas mendengar perkataan dari Gita


"Lo goblok ya apa gimana sih? Kan yang ngasih tau lo alamat ini gue!! Ya pasti gue ada di sini lah" balas Olivia dengan ketus


"Oh iya ya baru ingat gue" ucap Gita dengan cengegesan


"Dari pada kamu cuma diem aja, mending kamu masuk dulu sini dan duduk, biar ngobrolnya enak" ujar seseorang yang membuat atensi Gita teralih


Gita mengerutkan keningnya saat melihat seorang Perempuan sedang duduk dengan mamakai topeng. Gita berfikir sejenak, kenapa orang itu memakai topeng? Apakah wajahnya aneh?


"Ngapa nih orang pake topeng dah!! Aneh banget sumpah" ucap Gita dalam hati


"Kenapa masih berdiri aja? Sini masuk" ucap orang bertopeng itu lagi


Gita pun akhirnya melangkah dan duduk di samping Olivia. Olivia yang melihat jika Gita duduk di sampingnya pun mengerutkan keningnya


"Ngapain lo duduk di samping gue?" tanya Olivia dengan sinis


"Ya terus kalo gue gak duduk si sini di mana lagi gue duduk Olivia" balas Gita dengan penuh penekanan


"Ya di mana kek jangan di sampai gue"


"Olivia!!" ucap orang bertopeng itu


"Cih!!" Olivia hanya berdecih


Gita pun masih dibuat bingung dengan yang terjadi, alhasil Gita pun memilih untuk bertanya saja


"Emm maaf sebelumnya. Anda siapa ya?" tanya Gita penasaran


Megan hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari Gita. Hingga ia pun menjawab


"Saya Megan. Orang yang dekat dengan Kakak kamu" ucap Megan memperkenalkan dirinya


Gita yang mendengar jawaban dari orang bertopeng yang diketahui bernama Megan itu pun semakin dibuat bingung


"Emm maaf sebelumnya, tapi saya gak pernah punya Kakak. Saya Anak satu-satunya di keluarga saya" ucap Gita


"Kamu mempunyai seorang Kakak Gita. Dan dulu Kakak kamu dengan saya sangat dekat, sebelum dia pergi meninggalkan saya untuk selamanya" ujar Megan dengan sendu


"Maksudnya apa ya? Saya gak ngerti"


"Maksud Kakak gue itu berarti Kakak lo udah meninggal!! Gitu aja gak tau lo" ujar Olivia Tiba-tiba


Gita menatap Olivia tajam namun dihiraukan oleh sang empu. Megan yang melihat tingkah Adik Sepupunya itu pun menggelengkan kepalanya pelan

__ADS_1


"Lo gak boleh ngomong gitu Oliv" ucap Megan memperingati Olivia namun hanya diacuhkan saja olehnya


"Ck emang nyebelin banget sumpah lo itu"


Olivia masih tetap tak menanggapi ocehan Gita, ia hanya duduk dan mendengarkan omongan dari Megan dan juga Gita


Gita pun beralih menatap Megan yang hanya diam saja dengan menatap dirinya dengan pandangan yang sulit diartikan. Hal itu membuat Gita merasa risih karna terus ditatap oleh Megan


"Maaf apa ada yang salah sama penampilan saya? Kenapa sedari tadi anda terus menatap saya?" tanya Gita


"Kamu benar-benar mirip dengan Katrina Gita" balas Megan


Gita yang mendengar nama asing itu pun mengerutkan keningnya. Siapa Katrina


"Maaf tapi Katrina itu siapa ya?" tanya Gita


"Maaf-maaf mulu lo!! Lo kira ini lagi lebaran segala lo ngomong maaf-maaf mulu?" ujar Olivia yang membuat Gita menatapnya kesal. Gita pun melempar bantal sofa kearah Olivia yang membuat Olivia mengaduk kesakitan


"Diem lo Monyet Amazon gue gak lagi ngomong sama lo ya"


"Sembarangan banget lo kalo ngomong!! Cantik-cantik gini dibilang Monyet Amazon. Emang Kampret lo" ujar Olivia sinis


"Ya habisnya lo ngeselin"


"Ini kenapa jadi ribut gini sih?" ucap Megan yang membuat pertengkan antara Olivia dan juga Megan terhenti


"Dia yang mulai duluan Kak" adu Gita kepada Megan


"Oliv jangan kaya gitu" ujar Megan memperingati


"Sekarang saya mau tanya sama kamu!! Apa tujuan kamu datang ke sini Gita?" tanya Megan


"Ahh itu!! Saya datang ke sini cuma mau cari tau tentang kebenaran yang mungkin disembuyikan oleh keluarga saya. Tadi Pagi saat di Sekolah saya tidak sengaja mendengar Papa saya sedang berbicara dengan seseorang yang saya sendiri pun gak tau dia siapa" ucap Gita yang mulai menjelaskan


"Hingga ada kata yang membuat saya cukup terkejut adalah!! Papa saya mengatakan jika saya bukan Anak Kandung dari Papa saya. Jadi saya mutusin buat nanya ini sama Olivia, tapi malah Olivia mengasih tau tempat ini. Dia malah bilang "Kalo lo pengen tau lebih dalam lagi tentang hidup lo!! Lo bisa dateng ke sini" Gitu Kak ceritanya" lanjut Gita seraya menirukan perkataan Olivia tadi siang dengan menatap tajam Olivia yang dibalas tak kalah tajamnya dari Olivia


Megan yang melihat itu terkekeh pelan. Ia jadi teringat dengan Katrina yang sangat mirip dengan Gita


"Bentar-bentar!! Tadi kamu bilang kalo kamu dengar pembicaraan tentang Papa kamu dan kamu dengar Papa kamu ngomong kalo kamu bukan Anak kandungnya?" tanya Megan setelah terhenti dari kekehan kecilnya


Gita mengangguk sebagai jawaban saat mendengar Megan mengatakan itu


"Kamu memang bukan Anak Kandung dari Rudi Gita" ujar Megan yang membuat Gita terkejut!! Jadi benar Jika dirinya bukan Anak Kandung Rudi. Lalu siapa Ayah kandung yang sebenarnya


"Jadi bener kalo saya bukan Anak kandung dari Papa saya?" tanya Gita yang dibalas gelengan oleh Megan


"Kalo gitu siapa Ayah kandung saya yang sebenarnya?" sambungnya


Megan menarik nafasnya pelan dan megan segera ia hembuskan. Sepertinya ini adalah waktu yang tepat untuk Gita mengetahui ini semua. Hingga akhirnya


"Kamu adalah Anak dari seorang pegawai Restoran yang juga pemilik Restoran itu. Dia bernama Johan Agnibrata yang juga adalah Ayah dari Kakak kamu Katrina. Dulu Ayah kamu dan Mama kamu bercerai saat Ayah kamu mengetahui jika Mama kamu hamil lagi. Sedangkan sebulan sebelum kamu berada diperut Mama kamu, Ayah kamu pernah mempergoki Mama kamu sedang berhubungan badan dengan Mantannya yaitu Rudi yang sekarang jadi Papa kamu. Om Johan yang mengira kalo Anak yang ada diperut Mama kamu itu adalah Anak dari Rudi, itu sebabnya Ayah kamu menceraikan Mama kamu dan membawa Katrina pergi meninggalkan Mama kamu. Hingga akhirnya Rudi datang dan ia mau bertanggung jawab atas apa yang ia perbuat dulu karna Rudi juga mengira jika kamu adalah Anak kandungnya, tapi ternyata salah!! Kamu masih tetap Anak kandung Om Johan" ujar Megan menjelaskan yang membuat Gita menitika air matanya. Gita tidak menyangka jika Mamanya sangat brengsek, yang mana malah berhubungan badan dengan orang lain, terlebih mantanya sendiri

__ADS_1


Gita tertawa hambar saat mendengar penjelasan dari Megan. Sungguh ia masih tidak menyangka dengan apa yang ia dengar tadi


"Kalo gitu apakah Ayah saya masih hidup? Sedangkan Kakak saya sudah tiada"


"Ayah kamu masih hidup Gita"


"Boleh saya bertemu dengannya?" tanya Gita yang dibalas dengan gelenga oleh Megan


"Kenapa?" tanya Gita lagi


"Untuk saat ini kamu masih belum bisa bertemu dengan Ayah kamu. Tapi nanti saya janji sama kamu kalo saya akan pertemukan kamu dengannya. Tapi tidak untuk saat ini" balas Megan yang membuat Gita bingung


"Kenapa harus nanti? Kenapa gak sekarang?" tanya Gita seperti orang yang tak sabaran


"Kamu saat ini sedang tidak baik-baik saja Gita"


Ucapan dari Megan memang benar jika dirinya saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Sepertinya Megan dan juga Olivia adalah orang yang baik, bahkan mereka mau membetunya


Dan soal Olivia dia sedari tadi hanya mendengarkan apa yang dibicarakan oleh Megan dan juga Gita


"Nah lo udah tau kan sekarang. Jadi lo boleh pergi dari sini!! Pintu keluar ada disebelah sana" tunjuk Olivia kepada Gita yang seakan-akan mengusirnya


"Olivia lo gak boleh gitu sama Gita" ucap Megan dengan menatap raja Olivia


"Sebelum gue pergi gue cuma mau ngasih tau kalo dua hari yang lalu gue di teror. Bahkan beberapa hari atau mungkin minggu yang lalu gue juga dapat ancaman dari orang yang gue gak tau" ujar Gita yang membuat Megan dan juga Olivia terkejut


"Bentar lo diteror dan diancem?" tanya Olivia memastikan jika pendengarannya tak bermasalah


"Iya gue di teror dan gue juga diancem" balas Gita


"****!! Mereka sudah mulai bertindak. Sialan" ucap Megan yang membuat Gita mengerutkan keningnya tak paham


"Maksudnya?" tanya Gita


"Gue saranin mending lo harus jaga-jaga sama orang terdekat lo" saran Olivia yang diberikan kenapa Gita


"Maksudnya apa sih? Gue ngerti" balas Gita frustasi


"Kamu dalam bahaya Gita" ujar Megan


"Mending selama di Sekolah kamu harus selalu didekat Olivia ya" lanjut Megan


Gita yang mendengar itu hendak menolak, namun saat mendengar perkataan dari Megan membuat Gita harus mengangguk setuju


"Nyawa kamu saat ini gak aman terlebih lagi di Sekolah. Jadi untuk berjaga-jaga kamu jangan jauh-jauh dari Olivia ok" ujar Megan


"Untuk kali ini aja lo bisa nurut?" tanya Olivia yang diangguki oleh Gita. Meskipun dirinya tak paham, namun ia akan mengikuti saran dari Megan dan juga Olivia


-----------------------------------------------------------------------


"Arghh sialan lo Megan!! Ternyata dia belum mati. Gue harus nyingkirin Megan terlebih dahulu sebelum gue nyingkirin Gita" ucap seseorang dengan melempar barang-barang yang ada didalam ruangannya

__ADS_1


"Hahahahaha lo gak akan pernah menang lawan gue Megan Quinka Tju. Suatu saat lo akan kalah lagi lawan gue" ujar seseorang dengan tawanya yang cukup keras


"Lo pasti bakalan hancur sialan. Gue pastiin itu" lanjutnya dengan pergi meninggalkan ruangan yang gelap


__ADS_2