LEGENDA CINTA PUTRI DUYUNG

LEGENDA CINTA PUTRI DUYUNG
MENJADI ANGGOTA KELUARGA KERAJAAN


__ADS_3

"Ranum kau dan Xiao ai adalah bintang harapan ku. kalian yang akan menyambut ku pertama kali dialam keabadian nanti... tunggu aku menyelsaikan semua ini dan kita akan bersama" ucap Ayana dalam hati.


Ayana kemudian beranjak dari duduknya. Ayana menghampiri Yamai yang masih terbaring lemah, Ayana memakaikan kalung milik Ranum kepada Yamai. kemudian Ayana mengalirkan exelirnya untuk membangukan Yamai.


ketika Yamai membuka matanya dia memalingkan wajahnya dari Ayana. Ayana pun tau jika Yamai masih kesal kepadanya karena kejadian kemarin.


Ayana berjalan menjauh dari Yamai menuju pohon cendana tua dipinggiran sungai.


"bibi.."


"Yamai sekarang kau memiliki kekuatan seorang bangsawan didalam diri mu, dan kau masih hidup adalah karena pengorbanan seseorang jadi hiduplah dengan baik" ucap Ayana sembari menatap pohon tua itu.

__ADS_1


"bi... siapa yag sudah menolongku? dan sebenarnya ada apa dengan bibi kenapa bibi ingin menyakiti diri bibi sendiri?" tanya Yamai penasaran.


untuk sejenak Ayana terdiam tanpa kata ataupun air mata. dia ingin jujur kepada Yamai tetapi dia takut jika Yamai akan terluka jika Yamai selalu mengikuti dirinya.


tetapi Ayana juga tidak bisa terus merahasiakan hal ini dari Yamai karena Ranum sudah berkorban untuk Yamai dan ingin Yamai terus hidup bersama dirinya dan Hanan.


didalam kebingungannya Ayana teringat kepada ucapan panglima elang. "Kejujuran adalah kunci dari kemenangan dan kebahagiaan" ucap panglima elang menasehati Ayana dulu.


Ayana kemudian menceritakan semuanya secara rinci kepada Yamai. Ayana juga menceritakan mengenai perjalanan cintanya bersama Hanan yang penuh dengan rintangan dan terhalang oleh dendam.


mendengar semua cerita Ayana Yamai hanya dapay terdiam. dia dapat mengerti kesedihan yang dirasakan oleh Ayana dan dia tau jika Ranum mengorbankan dirinya demi untuk menyelamatkan orang yang dicintai oleh kakaknya.

__ADS_1


"sekarang semuanya terserah kepada mu, kamu mau ikut dengan ku untuk menyelamatkan Hanan atau kembali ke dunia mu" ucap Ayana sembari mengikatkan kain putih ditangannya sebagai tanda duka cita.


"aku akan ikut dengan bibi untuk pergi ke kerajaan Angin. karena aku sudah berhutang nyawa kepada pangeran Ranum dan aku juga ingin melihat bibi bersatu dengan pangeran Hanan" sahut Yamai kepada Ayana.


ketika Ayana menatap Yamai dia bisa melihat wajah semua orang yang dia sayangi ada didalam diri anak itu. Ayana pun berjalan mendekatinya dan menyobek selendang putinya lalu kemudian mengikatkannya ditangan Yamai sebagai tanda duka cita.


"sebelum kita pergi ke istana kerajaan Angin kita harus pergi ke negeri duyung untuk memberikan penghormatan terakhir pada keluarga kita" sahut Ayana sembari menatap mata Yamai.


"mulai hari ini kau adalah anggota keluarga kerajaan duyung dan juga kerajaan tabib... dan kau adalah pengganti keponakan ku yang dikirimkan yang kuasa kepada ku" ucap Ayana sembari menyetuh wajah Yamai.


"bibi... aku akan membalaskan kematian semua anggota keluarga kita dan aku akan menjadi pengantar bibi kepelaminan saat bibi menikah dengan pangeran Hanan" sahut Yamai dengan menitikan air mata.

__ADS_1


pada saat Yamai menatap mata Ayana dia melihat kesedihan, dendam, cinta, dan kebahagiaan bercampur menjadi satu. Yamai tidak tau harus mengatakan apa agar Ayana dapat merasa lebih baik namun dia tau jika dia dapat membunuh raja San maka luka dihati Ayana akan berkurang meski tidak dapat menghilang tetapi setidaknya luka itu tidak akan menyiksa Ayana lagi.


__ADS_2