LEGENDA CINTA PUTRI DUYUNG

LEGENDA CINTA PUTRI DUYUNG
KEHIDUPAN BARU


__ADS_3

~SEPULUH TAHUN KEMUDIAN~


sepuluh tahun berlalu Ayana berhasil membangkitkan kembali negeri duyung menjadikannya sebagai negeri yang makmur dan berada pada masa keemasannya.


Ayana membangun negerinya yang dulu sempat hancur menjadi negeri yang makmur, indah dan cinta damai. Ayana selalu menjalin hubungan baik dengan seluruh negeri tetangga dengan harapan negeri duyung akan memiliki banyak sekutu untuk nantinya dapat dimanfaatkan.


sebagai ratu negeri duyung yang baru Ayana merubah semua peraturan yang dulu dibuat oleh ibunya. dulu dinegeri duyung dilarang adanya pernikahan dengan suku dari bangsa lain dan itu menyebabkan ada banyak para gadis bangsa duyung meninggalkan negeri duyung demi kekasihnya termasuk Naira kakak kandung Ayana.


Ayana juga mengizinkan para wanita negeri duyung untuk belajar ilmu pengobatan, exelir, dan bela diri. selain menari para wanita negeri duyung diperbolehkan untuk menyanyi dan bermain alat musik seperti yang pernah dilakukan oleh Meyla adik sepupu Ayana yang ikut menjadi korban pembantaian pada hari itu.


Ayana tidak pernah mendapatkan kabar dari Hanan atupun mencari tau mengenai keadaannya. Ayana selalu sibuk dengan urusan negara dan meningkatkan kekuatanya, Ayana tidak pernah lagi menari ataupun bermain musik seperti dulu.


Ayana juga tidak pernah memikiran tentang pernikahannya sendiri. bagi Ayana membangun negeri duyung dan melindungi orang yang dia sayangi adalah hal terpwnting didalam hidupnya, Ayana memang masih mengingat kejadian hari itu dimana dia harus menderita dan kehilangan semua orang yang dia cintai.

__ADS_1


meski begitu Ayana tidak pernah ingin menlihat ke belakang. dia selalu menatap dan menata masa depan, dia membuat banyak sekali perubahan dinegerinya selain dari segi peraturan dalam negeri dia juga berhasil mengubah sudut pandang semua negara tetangga yang dulunya selalu menilai jika negeri duyung itu membenci negeri peri menjadi lebih baik. karena Ayana berhasil menjalin hubungan persahabatan dengan negeri peri walaupun untuk itu Ayana harus selalu berhati-hati.


bukan hanya negeri duyung yang berubah tetapi juga negeri tabib. Ayana berhasil merebut negeri tabib dari kekuasaan raja San tanpa adanya perang, Ayana hanya melakukan perundingan dan perbandingan dengan raja San dan pada akhirnya dia dapat kembali memakmurkan negeri tabib.


kini negeri tabib dan negeri duyung menjadi satu wilayah kesatuan yang ada dibawah kepemimpinan Ayana.


"salam ratu pangeran ingin bertemu" ucap salah seorang pelayan kepada Ayana yang kala itu sedang menikmati indahnya suasana sore hari.


Ayana hanya membalas ucapan pelayan itu dengan senyuman lembut yang menandakan bahwa pangeran boleh menemui dirinya. pelayan itu kemudian pergi setelah memberikan salam kepada Ayana.


ya... pangeran tampan itu adalah Yamai sepuluh tahun telah berlalu Yamai berubah menjadi pangeran tampan yang sangat berwibawa dan gagah berani. semenjak kejadian "mutiara darah putri mahkota" hari itu Yamai kehilangan hampir seluruh ingatannya.


yang dia ingat hanyalah saat Ranum menyelamatkan nyawanya, kenangan indah dan buruk masa muda Ayana yang dia lihat ketika kejadian "mutiara darah putri mahkota", serta kejadian pahit pembantaian keluarga kerajaan negeri tabib dan keluarga kerajaan negeri duyung.

__ADS_1


semua kenangan itu seperti puzzle yang tidak tersusun didalam ingatan Yamai. setiap kali Yamai berusaha menyusun kembali sebua potongan puzzle itu, atau berusaha untuk mengingat potongan yang hilang maka Yamai akan merasa sakit kepala luar biasa dan sesak nafas bahkan terkadang dia bisa sampai tidak sadarkan diri.


Ayana juga tidak pernah meminta Yamai untuk mengingat apapun dari masa lalunya atau masa lalu mereka. karena Ayana tidak ingin menyakiti Yamai dan Ayana sangat menyayangi Yamai. sebagai seorang ibu Ayana hanya ingin melindungi dan menjaga anaknya, walaupun Yamai bukan terlahir dari Ayana namun mereka terikat dengan hubungan perjanjian darah yang tercipta karena ketulusan dan kasih sayang. semenjak hari itu juga Ayana mengganti nama Yamai menjadi Xiao wen.


"ada apa pangeran?" tanya Ayana dengan menatap wajah Xiao wen yang terlihat murung.


Xiao wen kemudian memegang tangan Ayana dan meletakannya diwajahnya. Xiao wen menutup matanya dan mencoba merasakan apa yang saat itu sedang dirasakan oleh Ayana.


Xiao wen kemudian menghela nafas dalam dan melepaskan tangan Ayana tanda kecewa. seperti biasanya Xiao wen sama sekali tidak bisa menebak apa yang sedang dirasakan ataupun dipikirkan oleh Ayana.


"kau tidak bisa menebak lagi apa yang ibu pikirkan?" ucap Ayana dengan tersenyum lembut dan membelai wajah putranya itu.


"ibu sering sekali melamun saat sore hari ditempat ini... apa disini ada kenangan yang membuat ibu merasa rindu akan sesuatu?" tanya Xiao wen kepada Ayana. pertanyaan itu bukanlah pertama kalinya diutarakan oleh Xiao wen.

__ADS_1


Xiao wen sudah sering kali menanyakan hal itu kepada Ayana namun hanya dijawab dengan senyuman lembut penuh kehangatan serta nasehat tentang masa depan.


taman itu adalah tempat dimana Ayana dan pangeran Hanan untuk pertama dan terakhir kalinya saling menunjukan cinta mereka dengan pelukan hangat sebelum semua kejadian buruk itu terjadi. Ayana sama sekali tidak pernah membahas mengenai cintanya dengan pangeran Hanan kepada Xiao wen, meski terkadang dia merindukan sang pangeran yang ia cintai itu.


__ADS_2