
ketika musim semi tiba Ayana pergi mengunjungi perguruan Naga Emas. Ayana melakukan kunjungan rahasia tanpa ditemani oleh prajurit ataupun pelayan istana.
kepergian Ayana menuju perguruan Naga Emas secara rahasia memang sempat dila orang oleh Xiao Wen tetapi Ayana tetap memaksa untuk pergi dan pada akhirnya Xiao wen tidak dapat menghalanginya lagi.
saat diperjalanan Ayana sengaja memacu kudanya dengan lambat karena dirinya ingin menikmati kesendiriannya. keindahan alam dan hangatnya sinar mentari pagi membuat Ayana merasa tenang dan untuk sejejnak Ayana bisa melepaskan semua beban yang ada dihatinya.
ketika sampai dekat sungai Ayana menghentikan laju kudanya dan turun dari kudanya. Ayana pun kemudian berjalan mendekati sungai dan kemudian mencuci tanganya.
Ayana tersenyum ketika melihat bayangan wajahnya sendiri di air.
__ADS_1
"ibu... sekarang aku mengerti betapa sulitnya menjadi seorang ratu, kini aku harus memikirkan banyak orang. aku bahkan tidak bisa mengisi hati ku dengan kemarahan karena sekarang aku harus melindungi dan menyayangi mereka semua... sesulit inikah perjalanan yang ibu lalui dulu?" ucap Ayana dalam hati sembari memandang bayangan wajahnya di air.
tak lama setelah itu Ayana melihat ada dua ekor rusa yang sedang minum disisi lain sungai itu. kedua rusa itu terlihat sangat bahagia dan bebas, usai minum kedua rusa itu lantas berlari meninggalkan tepian sungai kecil itu.
Ayana kemudian berjalan menuju kudanya namun tiba-tiba langkahnya terhenti ketika dia melihat ada bunga-bunga liar yang indah. Ayana pun mendekati bunga itu dan menyentuh kelopaknya yang rapuh dan lembut.
Ayana memetik setangkai bunga liar itu dan mencium wanginya. Ayana pun teringat dulu semasa kecil dia sering menghias rambutnya dengan bunga liar bahkan terkadang bunga-bunga itu akan sulit dilepaskan dari rambut Ayana, karena tangkainya yang terlilit dengan rambut atau sulut tanaman lain yang juga ada diatas kepala Ayana.
"bunga-bunga ini sangat indah... ada kalanya seorang yang cantik parasnya tak cantik hatinya. ada pula yang cantik paras dan hatinya namun tak indah masa lalunya, kita sebagai makhluk ciptaan yang kuasa tidak dapat mengubah masa lalu namun kita pasti dapat mengubah masa depan...
__ADS_1
jika peperangan harus terjadi entah kekalahan atau kemenangan yang akan kami terima, tetapi aku akan melakukan segalanya yang terbaik untuk rakyat dan juga kerajaan ku... aku ingin melihat negeri tabib dan negeri duyung tetap jaya seperti saat ini dan untuk itu aku harus membuat keputusan yang benar" ucap Ayana dalam hati yang kemudian melepaskan semua bunga yang ada dirambutnya dan meleparkan bunga itu dibayangan dirinya yang ada di air.
sementara itu Ayana tidak menyadari jika dari kejauhan ada seseorang yang sejak tadi diam-diam memperhatikan semua tingkah lakunya dan orang itu adalah Nord.
Nord mendapatkan informasi dari salah seorang pelayan negeri duyung yang juga adalah mata-mata Nord, jika Ayana akan melakukan perjalanan rahasia mendengar kabar itu Nord segera bergegas dan mengikuti Ayana serta memperhatikannya dari kejauhan.
Nord tau jika saat ini Ayana pasti sedang berada didalam dilema. Nors mengerti jika selama ini Ayana tidak pernah datang untuk menyelamatkannya bukan karena Ayana tidak mencintai dirinya lagi, tetapi karena Ayana memikirkan tentang keselamatan rakyat dan juga negeri yang sangat dicintainya.
selain dari itu Ayana sebenarnya juga memikirkan hal yang lain. apakah benar baginya jika mencintai anak dari orang yang membunuh keluarganya, namun apakah salah jika dia jatuh hati padanya?.
__ADS_1
Ayana tidak tau apakah rasa cinta itu datang pada orang dan saat yang tepat. karena dia pun tidak bisa lagi mengerti apakah cintanya adalah hal yang benar atau salah.
"Ayana... aku sangat mencintai mu dan kita pasti akan bertemu, semoga kau masih menyimpan cinta kita didalam hatimu" ucap Hanan dalam hati sembari memasang kain untuk menutupi wajahnya.