LEGENDA CINTA PUTRI DUYUNG

LEGENDA CINTA PUTRI DUYUNG
CAHAYA


__ADS_3

Yamai dan Ayana kemudian pergi ke negeri duyung untuk memakamkan semua anggota keluarga mereka. ketika hari pemakaman Ayana menatap lekat wajah ibu dan ketiga kakaknya.


Ayana kemudian teringat akan masa kecilnya dulu. dulu dia sangat sering bermain dengan ketiga kakaknya dan sering menggoda ibunya, Ayana sangat ingat bagaimana cara ratu Isabela menasehatinya dulu.


didalam hati kecil Ayana dia sangat hancur dan terluka. tetapi sebanyak apaoun dirinya menangis itu sama sekali tidak dapat mengurangi beban hatinya. hanya air mata yang dapat mengerti betapa terlukanya dirinya.


ketika Ayana menyaksikan seluruh anggita keluarganya dimakamkan satu persatu pada saat itulah dirinya merasa seperti dibunuh berkali-kali dan mati ratusan kali. Ayana telah menyaksikan pemakaman dari 279 anggota keluarga negeri duyung dan 124 anggota keluarga kerajaan negeri tabib.


semua orang terdekat yang dia cintai telah dimakamkan didepan matanya sendiri. dan dia masih belum bisa menuntut balas atas kematian mereka semua, hal itulah yang membuat Ayana merasa sangat bersalah dan semakit melukai hatinya.


Ayana kemudian mengambil bunga teratai merah darah sebagai lambang cintanya kepada keluarganya dan meletakan bunga itu diatas makam ibu dan ketiga kakaknya. setelah semua anggota keluarga negeri duyung di makamkan Ayana kemudian menyaksikan pemakaman panglima elang.


Ayana menangis ketika dia melihat jasad sang panglima diletakan didalam peti.


Ayana berulut dihadapan peti sang panglima dan memberikan penghormatan selayaknya seorang murid kepada gurunya.


"panglima... aku kembali aku telah pulang dan berlutut dihadapan seperti hari itu, panglima kenapa kau tidak menyambut ku? kenapa kau tidak menunggu ku? dan kenapa kau tidak melindungi keluarga ku?... kau bilang kau akan menjaga mereka! tapi kenapa kau biarkan mereka tiada?! dan kenapa kau juga pergi dengan cara seperti ini?!" ucap Ayana sembari terisak tangis dengan kesedihan yang sudah tidak bisa dia bendung lagi.


Yamai memeluk Ayana dan mencoba menenangkannya. tetapi itu percuma saja kematian dari 404 orang terdekatnya membuat Ayana sangat terluka.

__ADS_1


"bibi" ucap Yamai sembari memeluk Ayana erat.


Ayana menangis dipelukan Yamai dan tak lama kemudian semua air mata Ayana yang berubah menjadi mutiara tiba-tiba bercahaya terang. semua mutiara itu bergerak menjauhi Ayana dan Yamai.


Ayana dan Yamai mengikuti kemana mutiara itu pergi. ternyata semua mutiara itu menuju sebuah pohon emas tua, dan ketika Ayana memperhatikan pohon itu dengan seksama dari kejauhan dia melihat jika ada banyak sekali mutiara air mata dibawah pohon itu.


tetapi ketika Ayana memoerhatikan pohon itu sedikit lebih lama dia melihat ada mutiara berwarna merah darah dan juga biru langit. perlahan semua mutiara itu berubah menjadi cahaya dan cahayanya masuk kedalam pohon emas itu.


pohon itupun menjadi bercahaya sangat terang dan menyilaukan mata. kemudian daun dan bunga pohon emas itu mulai berguguran, tetapi cahaya indah itu masih menghiasi pohon itu meskipun bunga dan daunya sudah berguguran.


Ayana melangkah mendekati pohon itu, dengan perlahan tapi pasti. ketika Ayana berada dibawah pohon itu cahaya dari pohon itu berubah menjadi warna pelangi namun sangat terang.


ketika berada didalam lingkaran cahaya Ayana merasakan energi yang sangat berbeda. perlahan Ayana dapat merasakan energi ketenangan dan kebahagiaan, dia pun berjalan dan semakin mendekati batang pohon pohon emas itu.


ketika Ayana berada disamping batang pohon itu ada cahaya putih misterius yang mengelilingi dirinya dan berubah menjadi gaun yang indah, gaun itu terpasang ditubuh Ayana dan pakaian duka yang dikenakan oleh Ayana pun menghilang.


Ayana heran kenapa hal itu bisa terjadi. dia melihat ada bayangan dirinya dicermin yang tercipta dari lingkaran cahaya merah muda.


dicermin itu Ayana nampak berbeda dia terlihat sangat cantik dengan gaun putih indah, rambut panjang yang tertata rapi, dan riasan wajah yang sangat indah.

__ADS_1


Ayana terlihat sangat cantik secantik kwtika dia menerima gelar putri mahkotanya dulu. Ayana yang masih bingung dengan apa yang terjadi kemudian melihat beberapa buah mutiara biru mendekati dirinya.


mutiara biru itu kemudian beterbangan ke angkasa mengelilingi tubuh Ayana lalu menghiasi rambut indah Ayana. Ayana pun terlihat seperti seorang bidadari syurga nan cantik jelita.


bibi merah merona yang manis, rambut panjang berhias mutiara biru yang indah, hidung mancung, mata biru yang agak sipit dengan riasan mata berwarna biru berpadu putih, pipi tirus yang merona, gaun putih panjang yang indah, dan perhiasan layaknya seorang putri. Ayana terlihat begitu cantik dan sempurna.


ketika Ayana memandang dirinya dicemin dan merasa kebingungan dengan apa yang terjadi tiba-tiba ada suara misterus yang entah dari mana datangnya.


"Ayana" suara misterius itu menyapa Ayana.


"siapa kau? dan apa yang terjadi pada ku?" tanya kepada suara itu.


~***UCAPAN TERIMAKASIH AUTHOR***~


buat semua teman pembaca dan author terimakasih banyak ya sudah membaca cerita aku... jangan lupa like, vote, and komen...


tinggalkan jejak ya dikolom komentar biar aku bisa mampir balik ke karya kalian.


enjoy and happy reading all

__ADS_1


i love you❤***


__ADS_2