Lucifer A Guardian Vampire

Lucifer A Guardian Vampire
Anaki Atau Ailee


__ADS_3

Anaki atau dia adalah Ailee, ya mama Nara itu ternyata masih hidup. Setelah terluka karena serangan Hunter, dan dibuang ke air terjun. Siapa sangka jika takdir membawanya kembali ke tempat asalnya. Air terjun dengan sungai panjang itu ternyata melewati tanah utara. Hingga ketika tubuhnya yang sekarat ditemukan oleh warga tanah utara, mereka bergegas melaporkannya pada Yuan. Untung saja para penduduk di sana, bisa memilih mana pemimpin yang bisa dipercaya mana yang hanya berkedok baik.


Yuan jelas terkejut ketika melihat Ailee, putri terakhir dari permaisuri Fatian yang telah digulingkan serta dengan keji dibunuh. Tapi siapa sangka jika bayi kecil itu berhasil selamat dari pembantaian mengerikan hari itu.


Saat itu Yuan dan Tetua Adgar kebingungan, bagaimana menyelamatkan Ailee yang hampir meregang nyawa. Sebab setahu mereka keadaan Ailee seharusnya tidak seburuk itu. Ailee seharusnya terhubung dengan Galbathoriq, mate sekaligus pelindung keturunan Fatian. Jika keduanya masih terhubung akan mudah menyelamatkan Ailee.


Tapi tidak, keadaan Ailee semakin lemah setelah dua hari dirawat. Hal ini tentu membuat Yuan dan Adgar panik. Hingga usul dari Xazian menyelamatkan Ailee. Menggunakan kuntum terakhir dari bunga zafron suci yang tumbuh di puncak tanah tinggi. Ailee berhasil ditarik kembali dari gerbang kematian.



Kredit Pinterest.com


Setelah Ailee membaik, barulah diketahui jika hubungan Ailee dan Galbathoriq sudah terputus karena dirinya memiliki seorang putri. Nara, yang lahir dari pernikahannya dengan Hans, seorang panglima perang dari klan vampir. Kembali satu hal mengejutkan dikabarkan oleh Ailee.


Suku utara sejak dulu anti terhadap klan vampir. Karena suku itu beranggapan kalau ras vampir adalah jelmaan iblis neraka karena cara mereka bertahan hidup dengan minum darah dari manusia. Tapi Ailee menjelaskan kalau di era modern ini, vampir tidak lagi menghisap darah dari manusia melainkan membeli dari bank darah. Satu berita yang membuat Yuan dan dua petinggi kerajaan Fatian mulai berpikir ulang mengenai penilaian mereka terhadap klan vampir.


Setelah keadaan Ailee benar-benar sembuh, wanita itu mulai menceritakan soal Nara, sang putri. Dia sendiri tidak tahu di mana sang putri berada. Tapi perkataan Tetua Adgar membuat Ailee mampu menemukan, kalau keadaan Nara baik-baik saja. Dengan bimbingan Yuan dan yang lainnya, Ailee mulai mengembangkan kekuatan yang dia miliki tanpa dia sadari.


Setelah Ailee berhasil meningkatkan kekuatan dirinya, baru Ailee bisa berkomunikasi dengan Ailee meski itu sangat sulit. Satu hal yang mereka ketahui kemudian adalah nasib Galbathoriq yang terkurung di Valley of Death (Lembah Kematian). Tanpa naga pelindung itu, Ailee tidak bisa merebut Fatian dari kekuasaan Zuan. Hingga yang bisa mereka lakukan adalah menunggu sampai Nara datang. Karena hanya Nara yang bisa membebaskan Galbathoriq dari Lembah Kematian.


Dalam penantian itu, Ailee mulai masuk ke sistem pemerintahan Fatian yang dikendalikan oleh Zuan. Diperkenalkan dengan nama Anaki serta menggunakan wajah samaran, Ailee berhasil mengelabui Zuan. Hingga urusan pengelolaan stok pangan berhasil dilimpahkan padanya.


Stok pangan adalah masalah krusial bagi penduduk Fatian. Tanah bersalju jelas tidak memungkinkan mereka bercocok tanam. Namun di tangan Ailee, semua menjadi mungkin. Bertahun-tahun hidup bersama Hans, yang beralih profesi menjadi ilmuwan. Membuat Ailee tahu beberapa cara menumbuhkan tanaman tanpa perlu lahan luas. Wanita itu tahu cara menggandakan hasil panen gandum. Hingga dalam beberapa tahun, kelaparan di tanah Fatian bisa diatasi.

__ADS_1


Satu hal yang membuat Zuan marah. Dia pikir ingin mengumpankan Anaki untuk memancing kemarahan rakyat tanah utara. Zuan ingin Anaki gagal dalam mengatasi masalah pangan di kerajaan itu. Ternyata dugaannya meleset, Anaki sukses mengemban tugas yang diperintahkan oleh Zuan.


Zuan pikir, ilmu sihir Anaki tentu sangat tinggi. Hingga bisa memanen banyak gandum di lahan sempit. Tanpa Zuan tahu, teknologi modern yang bekerja. Secara sembunyi-sembunyi, Ailee melakukan penelitian di laboratorium rahasia yang disediakan oleh Tetua Adgar. Pria yang masih setia pada kepercayaan kalau keturunan Fatian pasti kembali. Dan harapan mereka terwujud.


Ailee kembali pada mereka dengan cara yang tidak mereka duga sama sekali. Ditambah sekarang Nara ada di lantai atas. Tetua Adgar pikir sudah waktunya mengembalikan semua pada tempatnya. Melengserkan Zuan yang selama ini mengaku sebagai raja Fatian. Padahal dia bukan keturunan Fatian.


"Putrimu tidak datang sendiri. Dia datang bersama dua pria."


Ailee langsung mengangkat wajahnya. Menatap Yuan yang juga tengah memandangnya. Dia baru tahu akan hal ini.


"Siapa?"


"Dari aromanya, mereka sepertinya dari klan vampir."


"Bisakah aku bertemu dengan mereka?"


Pertanyaan Ailee terdengar menggebu dan tidak sabaran. Dia setengah yakin, satu dari mereka Hans. Bahkan Ailee hampir yakin kalau itu Hans dan Excel, asisten sang suami.


Hingga ketika Xazian berucap harus menunggu malam tiba, Ailee menjadi semakin tidak sabar. Wanita itu bergerak gelisah, dia seharusnya menyelesaikan penelitiaan soal benih gandum yang bisa dipanen dengan waktu lebih singkat tapi hasil lebih bamyak.


Namun pikiran Ailee yang bercabang ke mana-mana, membuat wanita itu tidak fokus pada penelitiannya. Hingga dia memutuskan untuk berdiam diri sampai malam tiba. Terlebih dia harus memantau keadaan Nara, sang putri yang masih lemah.


Ailee mengusap lembut rambut Nara, malam saat dia mengantarkan makanan untuk putrinya. Haru, rindu dan bahagia, semua bercampur menjadi satu. Dia sangat merindukan Nara. Dia pikir berapa lama mereka berpisah. Ailee bahkan tidak menyangka kalau dia bisa bertemu lagi dengan Nara. Wanita itu pikir, dia akan mati hari itu.

__ADS_1


Pandangan Ailee seterusnya terpusat pada tato mawar hitam di belakang rambut Ailee. Wanita itu memicingkan mata. Dia tahu tanda itu. Karena dia juga memilikinya.


"Apa kamu sudah bertemu mate-mu? Apa dia juga dari Black Castle?"


Gumam Ailee pelan. Hingga mata Ailee juga menangkap sebentuk cincin di jari manis Ailee. Fix, sang putri sudah menikah. Tapi dengan siapa? Siapa pria dari Black Castle yang sudah menikahi Nara.


Pertanyaan itu bersarang di kepala Ailee, sepanjang perjalanan Ailee dan Xazian serta Yuan ke sebuah tempat dimana Hans dan Lucifer berada. Ailee sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada Nara setelah keduanya berpisah.


Ailee meremass dua tangannya kala mereka berada di depan sebuah pintu. Gugup dan penasaran dengan orang yang berada di balik pintu tersebut. Sebuah mantra kuno pembuka pintu dirapalkan oleh Xazian. Sementara Ailee dan Yuan saling pandang.


Langkah Ailee terasa berat. Dia takut kalau yang ada di depannya tidak sesuai dengan apa yang dia bayangkan.


Hingga suara Xazian, membuyarkan kebimbangan Ailee. "Kau kenal mereka?"


Ailee memicingkan mata, sebab ruangan itu sangat suram. Hanya ada sedikit penerangan. Hingga semakin lama, pandangan mata Ailee semakin jelas. "Dia....."


****


Up lagi ya readers...


Jangan lupa ritual jempolnya...


****

__ADS_1


__ADS_2