
Kembali ke tempat perjamuan yqng di selengarakan oleh raja Long. Semua sudah hadir tinggal menunngu keluarga kerajaan. Hai Xiaotang juga tidak ketinggalan berada di tempat perjamuan.
Hai Xiaotang sangat mentaati tata krama, tidak boleh terlambat di saat ada acara kerajaan yang mengundangnya. Hai Xiaotang tampak segar dan cantik alami hasil dari perawatan dari para dayang dayang yang di perintahkan raja Long.
Semua tamu sangat terpukau akan kecantikan Hai Xiaotang, walaupun perhiasan dan busana sederhana yang hanya mengenakan pakaian warna lembut. Namun tidak mengurangi kecantikan yang tiada tara.
Para selir putra mahkota sangat iri akan keberadaan Hai Xiaotang. Padahal meteka sudah mati matian berdandan cantik untuk menarik perhatian.
Selain berdandan cantik, mereka juga memakai perhiasan yang berlebihan guna menunjukan bahwa keluarganya sangat kaya.
Dengan sabar Hai Xiaotang menunggu keluarga kerajaan untuk perjamuan makan pagi. Ayahnya tidak jauh dari tempat Hai Xiaotang, dia merasa lega putrinya aman di dalam istana.
Ayahnya hanya melemparkan senyum bahagia karena dia sangat bahagia putrinya sehat.
Hai Xiaotang juga membalas senyum yang di berikan ayahnya.
Lagi lagi semua terpukau akan senyuman Hai Xiaotang, seandainya para pejabat tidak memiliki istri sah, mereka pasti berlomba lomba melamar Hai Xiaotang.
Namun niat para Pejabat itu dia urungkan, karena bagaimanapun Hai Xiaotang seumuran dengan putri mereka. Para pejabat tampak menyesal mengapa di saat muda tidak menemukan gadis cantik seperti Hai Xiaotang.
__ADS_1
Lamunan para pejabat di buyarkan oleh salah satu kasim yang memberitahukan keluarga kerajaan akan masuk ke ruangan perjamua.
" Raja Long dan keluarga akan memasuki ruangan perjamuan" ucap salah satu kasim yang terlihat sudah berumur.
Semua yang ada di ruang perjamuan langsung bediri guna menyambut keluarga kerajaan.
Setelah keluarga masuk dan duduk di tempat yang disediakan para tamu memberi hormat pada raja Long.
Raja Long menerima hormat para tamu dan mempersilahkan untuk kembali duduk.
semua makanan tiada henti berdatangan.
Setelah acara makan selesai raja Long melirik ke arah Ayah Hai Xiaotang. Raja Long menyimpan rasa kecewanya karena tidak bisa mempersunting Hai Xiaotang untuk putranya.
" Tuan Hai.. putrimu sangat beruntung, semoga kelak selalu mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan, ucap raja Long.
Semua Tamu menatap iri ke arah tuan Hai, apapun yang di ucapkan oleh raja itu adalah sebuah do'a keberkahan.
" Terimakasih yang mulia, sebuah berkah buat keluarga kami akan ucapan yang mulia, ucap ayah Hai Xiaotang sambil memberikan rasa hormatnya.
__ADS_1
Putra Mahkota Yue sangat tidak sabar ayahnya memberitahukan pinangan di depan para tamu.
setelah di tunggu cukup lama, akhirnya putra mahkota bicara.
" Ayahanda apakah ayahanda akan memberitahukan pada tamu akan permasyuriku?"
Deg .. semua para selir putra mahkota merasa sakit hatinya, karena selama ini mereka tak pernah dianggap ada. Mereka mengepalkan tangannya hampir saja kuku kukunya merusak tangannya.
Raja Long sangat kesal akan kecerobohan putranya, dia sengaja tidak akan memberitahuakan calon permasurinya. karena Hai Xiaotang tidak boleh di persunting.
Namun karena putra mahkota sudah berucap di depan para tamu, akhirnya sang Raja berkata.
" Terimakasih atas partisipasi tuan tuan untuk datang ke perjamuan ini. Saya akan memberitahukan permasuri sah putra mahkota"
Ucapannya terhenti, dia sedang memilih kira kira siapa yang akan cocok untuk putra mahkota. Matanya masih mecari cari gadis yang akan di persunting putranya.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya.
__ADS_1