
Gu Ana masih menangis meratapi nasibnya, Dia takut tak bisa bertemu lagi dengan keempat buah hatinya. Hatinya sakit bila mengingat semua itu, dia hanya bisa berdo'a dan pasrah saja.
" Baik sekarang kamu ulang lagi apa kesalahan mu !!"
" Hamba adalah Hai Xiaotang yang sudah membakar istana dan pura pura mati dan mengganti jati diri. Hamba juga melahirkan keempat anak kembar keturunan Kaisar."
" Apakah kamu sekarang menyesal ?"
" Hamba sangat menyesal hik hik hik Gu Ana menangis kesakitan.
Ibu suri yang melihat cucu menantunya menangis kesakitan dirinya tak tega. Bagaimanapun semua adalah kesalahan cucunya sendiri.
" Kemarilah, ucap ibu Suri sedikit lembut.
" Ba baaik" ucap Gu Ana tergagap.
Gu Ana mendekati ibu Suri, sedikit tertatih karena dia berlutut terlalu lama.
" Hukumanmu memijit bahuku yang pegal"
" Hah " Gu Ana terkejut
" Mengapa ? apa hukumannya terlalu ringan ?
" Tidak .. tidak saya akan memijit nenek ucap Gu Ana senang.
Gu Ana langsung memijat bahu ibu Suri dengan semangat, hatinya terasa hangat, dia langsung memanggil nenek agar terasa dekat.
"Nenek kamu membuatku takut saja, ucapnya manja.
" Gadis nakal, apa kamu tahu, Cucuku kalang kabut atas meninggalnya dirimu hah ..
__ADS_1
" hehhehe iya hamba yang salah"
" minum arak itu agar wujudmu berubah menjadi Hai Xiaotang lagi. Nenek lebih senang melihat wajahmu yang asli.
" Waaah nenek hebat sampai tahu semua rahasia pil merubah wajah."
" Tentu saja nenekmu lebih berpengalaman"
" Ya.. ya nenek memang hebat, hamba tidak akan berbuat nakal lagi."
" Hahahaha sebenarnya nenek sangat senang kamu mengerjai suamimu sampai bertahun tahun. Biarkan anak nakal itu sadar.
Braaaaaaaaak suara pintu dibuka dengan kasar terdengar keras.
" nenek selama ini kamu sudah tahu kalau Gu Ana adalah Hai Xiaotang?
Kaisar Song Yu sangat terkejut, dia hampir pingsan saat tahu Gu Ana adalah Hai Xiaotang. Ada rasa sedih, gembira dan marah pada Hai Xiaotang.
" Anak nakal, mengapa tidak mengetuk pintu lebih dahulu.
" Hai Xiaotang berdiri di samping suamimu !!
" ba.. baaik nenek"
Kaisar Song Yu menatap Hai Xiaotang dengan penuh kasih, amarah kesal tiba tiba hilang. Seandainya saja dia tak mendengar percakapan neneknya dengan Hai Xiaotang di pintu dia masih tak percaya.
Kini wajah Gu Ana berubah kembali menjadi wajah Hai Xiaotang.
" Sayaaaaang maafkan aku " sambil mengelus wajah Hai Xiaotang.
" Cukup !!! kalian jangan romantisan di depan nenek, kalian berdua berlutut !!!
__ADS_1
Mereka berdua berlutut, terlihat wajah Hai Xiaotang berasakan kesakitan karena berlutut lagi.
" Dengarkan baik baik, mulai hari ini kalian adalah suami istri yang sah, kalian tidak boleh melakukan hal hal yang meresahkan dan bertingkah seperti anak kecil lagi. kalian harus saling mengasihi dan merawat putra putra kalian.!!!
" Baik nenek.. ucap kaisar Song Yu dan Hai Xiaotang secara kompak mengucapkannya.
"Berikan tangan kalian!!
Hai Xiaotang dan kaisar Song Yu memberikan tangannya. Ibu Suri langsung mengambil kedua tangan itu lalu dia menyatukan kedua tangannya.
" Hai Xiaotang apakah kamu akan memaafkan semua kesalahan suamimu?"
" Saya memaafkannya nenek"
" Song Yu apakah kamu akan menyakiti Hai Xiaotang Lagi?
" Tidak akan nenek "
" Bagus.. bagus nenek senang sekarang, kamu harus jadi panutan buat putra putra kalian serta semua yang di bawah naungan kekaisaran ini.
Apakah kalian mengerti?
" Mengerti nenek" ucap Hai Xiaotang dan kaisar Song Yu.
Hap kaisar Song Yu menggendong Hai Xiaotang ala bridal style.
" Apa yang kamu lakukan ? tanya Hai xiaotang panik.
Tapi kaisar Song Yu tak menjawabnya malah meminta ijin pada ibu Suri.
" Nenek aku titip putra putraku" aku mau menyelesaikan masalahku yang tertunda"
__ADS_1
Ibu suri hanya tersenyum dan mengangguk, "biarkan yang muda menyelesaiakan masalahnya sendiri" ucapnya dalam hati.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa