Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Takjub


__ADS_3

Semua Orang melihat kearahnya, mungkin mereka penasaran apa yang akan di lakukan oleh gadis cantik duduk diatas panggung.


Hai Xiaotang tersenyum, akhirnya dia memiliki ide untuk menghibur para pengunjung dengan cara bercerita.


Hai Xiaotang mulai bercerita tentang Su Wukong


Novel yang di ciptakan oleh Wu Cheng’en, seorang pejabat pertengahan dari Huai’an di Jiangsu.


Novel ini menceritakan tentang perjalanan ke Barat mengisahkan perjalanan pendeta Xuanzang ke India dalam Dinasti Tang pada abad ke 8. Pendeta Xuanzang mendapat tugas dari Bodhisattva Guanyin untuk mengambil gulungan naskah Mahayana ke Tiongkok.


Kaisar Taizong ketika itu masih tinggal di kota Xi’an, yang terkenal di dunia dengan tentara Terrakotta. Disitu sampai sekarang masih berdiri pagoda angsa liar, yang menandakan awal dan akhir perjalanan Xuanzang.


Disitu pulalah dia menulis laporan perjalanan, sekembalinya dari perjalanan ke barat dan menterjermahkan gulungan naskah dari bahasa sansekerta ke bahasa Tionghoa.


Xuanzang memperoleh hadiah nama Tripitaka dari Kaisar, yang dalam bahasa sansekerta berarti ‘Tiga Keranjang’. 657 gulungan Naskah yang diambilnya dari India ditempatkan dalam 3 buah keranjang besar.

__ADS_1


Cerita ini terjadi setelah langit atas desakan Budha memutuskan bahwa manusia di belahan bumi sebelah selatan yang kehidupannya terlalu banyak mengikuti ketamakan, kesenangan, poligami dan dosa, dengan bantuan naskah Mahayana akan banyak roh-roh yang bisa dibebaskan dari hukuman.


Perjalanan ke barat hanya membahas sedikit saja inti dari segi keagamaan yang terdapat dalam naskah Mahayana, yang diambil oleh peziarah dari India.


 


Ceritanya di bagi dalam 2 bagian. Bagian pertama berkonsentrasi pada penceritaan si raja kera Sun Wukong. Bagian pertama menceritakan tentang kelahirannya dari sebuah telur batu, kariernya sampai menjadi raja kera dan jalan kehidupannya sebagai murid aliran Tao, yang sedemikian hebat, sampai tak terkalahkan dan tidak dapat mati.


Atas ketidakpuasannya, karena penolakan secara diplomasi atas jabatan yang seharusnya diperoleh di kerajaan langit, Sun Wukong membuat onar dengan mengacau di langit. Huru hara di langit ini dipadamkan oleh Budha; dan Sun Wukong dihukum di bawah gunung 5 elemen selama 500 tahun.


Semua pelanggan yang mendengar cerita Sun Wukong langsung tertarik mereka dengan khidmat mendengarkannya.


Hai Xiaotang tersenyum, di jaman ini bercerita adalah sebuah hiburan yang paling di minati oleh warga.


Hai Xiaotang berhenti bercerita, dia lalu bicara, " karena sudah sedikit larut cerita ini akan kita lanjutkan esok hari.

__ADS_1


Semua pengunjung kecewa, namun tak bisa memaksa, mereka akan kembali untuk meneruskan cerita Sun Wukong.


Su Lan, Dan Lan Lan sangat takjub mendengar kakak pertamanya bercerita. Mereka tak menyangka kalo Kakak pertamya punya kelebihan bercerita.


Tanpa di sadari Hai Xiaotang bercerita membuat kehebohan di kota kekaiasaran. Karena Hai Xiaotang bercerita berbeda dengan yang lainnya.


Banyak Warga yang penasaran ingin mendengar cerita lanjutan tentang Sun Wukong. Tetapi mereka harus menunggunya di sore hari.


Hai Xiaotang tidak tahu kalo dampak ceritanya bisa menghebohlan seisi kota.


dan Restoran Rumah Teh yang dia punya sudah penuh oleh pengunjung demi mendengar lanjutan ceritanya.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa


Jangan lupa like dan comentnya.

__ADS_1


__ADS_2