
Hari yang di tentukan sidah tiba, Kaisar Song Yu bersama fengan Mentri pertahanan meminpin pasukannya ke negara kerajaan Nan.
Semua rakyat memberikan suport agar kaisar dan pasukannya kembali dengan selamat.
Semua Rakyat berbaris di sepanjang jalan memberikan lambaian tangan.
Tak ketinggalan Kembar 4 juga ikut melihat Kaisar Song Yu pergi untuk berperang.
Mereka hanya menatap dan berdo'a agar ayahnya kembali dengan selamat.
Kaisar Song Yu sudah hampir sampai di kerajaan Nan. Belum juga sampai sampai sudah di berikan serangan sihir.
Tiba tiba bola api datang menyerang, membuat para pengawal dan kuda yang dinaiki panik.
Kaisar Song Yu bersama para jendral yang yang memiliki ilmu langsung membuat benteng.
Benteng ini bukan sembarang benteng, karena benteng ini di buat oleh para jendral, pengawal bayangan dan Kaisar Song Yu dengan ilmu tenaga dalamnya.
Semua bahu membahu mengeluarkan ilmu tenaga dalamnya. Negara Nan dengan membabi buta menyerang semua pasukan kaisar Song Yu.
Pasukan Kaisar Song Yu hanya bisa melawan dengan cara menangkal semua serangan.
Bola Api semakin lama semakin banyak, dengan ilmu sihir yang tinggi mereka dengan tenang menyerang.
Musuh yang di lawan oleh Kaisar Song Yu sangat kuat, Kaisar Song Yu tidak menyadari bahwa lawannya tidak seimbang.
__ADS_1
Prajurit yang di bawa hanya bisa membantu menyediakan keperluan kelompok pertahanan benteng.
Pihak musuh sudah mencium kelemahan lawannya. Raja Nan Jing langsung memerintahkan untuk memberikan sihir yang kuat.
Selain menyerang dengan bola api mereka juga menyerang dengan angin beliung, membuat pertahanan benteng kaisar Song Yu sedikit lemah.
Musuh semakin menjadi, penyerangan demi penyerangan membuat porakporanda.
Suuuuuuuut Duaar, Suuuuuut Duaaaar suara serangan sangat memabahana.
Semakin lama pertahanan kaisar Song Yu semakin melemah dan banyak pasukan yang terluka.
Lama lama pertahanan benteng rusak dan terpecah karena angin beliung dan bola api terus menerus menyerang.
Para jendral, pengawal bayangan semua terpental.
Raja Nan Jing sangat senang karena musuh sudah sangat lemah.
Raja Nanjing langsung memerintahkan para jendralnya untuk langsung bertarung karena musuh sudah lemah.
Dengan kecepatan angin mereka terbang dan lansung menyerang dengan fisik.
Ciaaaat ... Hiiiiiaaaaaaat hat hat hat
Triing Treeeng Triiing suara pedang bersahutan.
__ADS_1
Selain mengeluarkan jurus pedang mereka juga mengeluarkan jurus api.
Dari pihak Kaisar Song Yu juga mengeluarkan jurus jurus untuk menghalangi semburan api.
Kaisar Song Yu dan yang lainnya terus melawan tanpa kenal lelah.
Banyak luka yang tergores oleh pedang musuh.
Sedangkan pihak musuh sangat kuat dan semangat membasmi pasukan kaisar Song Yu.
" Ayoo lawan majuuuu" ucap kaisar Song Yu.
Semua pasukan, para jendral dan pengawal bayangan semua ikut melawan walau tubihnya sangat lelah.
Ada kemungkinan mereka belum istirahat dari perjalanan jauh, sebelum sampai tujuan mereka sudah langsung di serang.
Musuhnya sangat cerdik, dia memamfaatkan kelelahan para pasukan Kaisar Song Yu.
Banyak yang gugur pasukan Kaisar Song Yu. Seakan musuhnya bukan tandingan mereka.
Perang masih berlangsung, terlihat pasukan Kaisar Song Yu satu demi satu berguguran karena kekuatan musuh yang sangat kuat.
Selain meteka mempunyai ilmu sihir, mereka juga rata rata menguasai ilmu bela diri yang tinggi.
Sudah jelas pasukan kaisar hanya menjadi mainan untuk pasulan musuh.
__ADS_1
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa