
Gu Ana masih sibuk mengurusi anak kembar empatnya. Entah mengapa tiba tiba kembar 4 demam tinggi.
Dirinya sangat cemas, dia merasa gagal menjadi seorang ibu kalau anaknya sakit.
Saat menjelang siang akhirnya Gu Ana merasa tenang karena Kembar 4 panasnya sudah turun.
Dengan rasa penasaran yang tinggi akhirnya Gu Ana bertanya pada kembar 4.
" Putra putraku jujurlah padaku, apa yang kalian lakukan hingga kalian demam tinggi seperti ini. Sambil mengelus rambut putranya satu persatu.
" Maaf Ibu... Kami merasa cemas akan keadaan ayah, ayah sedang dalam bahaya. Jadi kami menyatukan Cincin yang di berikan Kakek Buyut Mo.
Gu Ana merasa terkejut, putra putranya mempunyai insting untuk membantu ayahnya. Gu Ana langsung memeluk kembar 4.
" Lain kali kalian harus hati hati, ucapnya lembut. Gu Ana sangat bingung, bagai mana putra kembarnya bisa tahu kalau cincin mereka bila di satukan bisa menolong ayahnya.
Sedangkan dia hanya tahu kalau cicin bermata biru yang terbelah menjadi 5 itu adalahbperhiasan biasa peninggalan dari ibu kandungnya.
Ternyata putra kembarnya telah satu langkah dari dirinya. " aaaah ternyata putra putraku sangat pintar, aku kalaaah " ucap Gu Ana dalam hati.
Para putranya sangat nyaman dalam pelukan ibunya. Mereka seakan tak ingin di lepas dari pelukan ibunya.
Gu Ana sangat bahagia, putra putranya sangat pintar dan penyayang terhadap saudara saudaranya.
__ADS_1
Tok tok tok, suara pintu kamar putra nya ada yang mengetuk, " siapa ? tanya Gu Ana
"Kami Kakak pertama " ucap Gu Lan , Gu Man Gu Ning dan Gu Mey.
" Masuklah " ucap Gu Ana. Si kembar langsung bangun dan masing masing menghampiri saudari ibunya.
Si kembar sangat menyayangi saudari ibunya, mereka bagai ibu kedua untuknya.
" Haaiii mengapa kalian bangun, tetaplah kalian di sana biar bibi yang menghampiri kalian, ucap Gu Ning.
" Tapi aku sudah sembuh bibi, coba bibi pegang dahiku ucap Song Lie.
" Walaupun sudah sembuh, kalian masih jarus diam di kasur untuk beberapa saat" ucap Gu Man.
Leempat saudari itu langsung datang menghapiri keepat keponakannya. mereka langsung memeluk dan menempatkan Si kembar dipangkuannya.
" Kakak, ada undangan dari istana, ucap Gu Man.
" Mengapa tiba tiba ada undangan? bukankah kaisar Song Yu sedang Berperang?
" Kali ini yang mengundangmu adalah Ibu Suri, di surat itu ibu Suri mengundangmu bersama kembar 4.
" Ouuh baiklah, memang putra putraku sangat populer karena di lahirkan sekaligus 4, ucap Gu Ana. Kapan unadangannya?
__ADS_1
" di sini tertulis Lusa Kak" ucap Gu Man.
" Baiklah, semoga kembar 4 sudah sehat saat akan keistana. Apa kalian ingin lihat istana?
" Mau bu, saya ingin tahu seperti apa istana itu " ucap Song Mo.
" Baik, nanti bibi kalian akan mempersiapkan kebutuhan kalian.
" Asyiiiiiik " ucapnya serempak kembar 4.
" Bibi kalian juga ikut kan ?
" Maafkan kami sayang, Kami tidak di undang. Jadi Bibi hanya akan mengantar kalian sampai ke kereta kuda." Ucap Gu Lan.
Anak anak tampak sedih karena saudari dari pihak ibunya tidak bisa ikut ke istana.
" Kalian jangan bersedih, di masa depan pasti bibi kalian akan di undang juga keistana" ucap Gu Ana.
" Baiklah bibi, kali ini kami akan keistana dulu. Nanti kami akan minta undangan untuk bibi, ucap Song Li polos.
Gu Ana terharu mendengar ucapan anaknya, dia tak menyangka anaknya memikirkan saudarinya untuk dapat undangan keistana.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
__ADS_1