
Kaisar sedang di atas Puncak memadu kasih, namun di krenakan teriakan dan ketukan pintu kamarnya yang sangat mengganggu, seketika napsunya hilang.
Dia lalu bergegas memakai baju dan membuka pintu kamar selir He Waning. " Ada apa ? tanyanya dengan dingin?
" Yang Mulia mohon maaf mengganggu...
sambil menarik napas yang terengah engah.
" Cepat katakan !!!
" Yang mulia ampuni kami, kami terlambat memadamkan istana Yang Mulia Ratu...
Istana Yang Mulia Ratu Hangus terbakar..
" Apaaa ??? Xiaotang ... Xiaotang... Xiaotang..
Teriak Kaisar Song Yu yang panik. Dia lalu berlari menuju TKP.
Terlihat Istana Ratu sudah tinggal puing puing. Istana yang begitu megah habis dalam waktu singkat di lalap api.
Xiaotaaaaaang .... sambil histeris, kalo saja kaisar tidak di pegang oleh para pengawal, Kaisar akan masuk ke istana ratu yang masih berapi.
__ADS_1
" Yang Mulia sadarlah... mereka tidak dapat di selamatkan. Kami sudah menemukan 5 mayat yang sesuai dengan Yang mulia ratu dan 4 pelayannya.
Sepertinya mereka sangat terlelap, jadi tak bisa menghindar dari kebakaran, ucap salah satu pengawal yang menyelidikinya.
" Dan kami menemukan perhisan ini di salah satu leher mayat.
Kaisar melihat perhiasan yang sudah hitam, namun masih terlihat bahwa itu cincin berbatu biru yang di jadikan liontin dalam untaian kalung. Tidak salah lagi itu adalah kalung Hai Xiaotang.
" Tidaaaaak.... Xiaotaaaaaaaang .... Hik Hik Hik maafkan aku... huu huu huu... sambil menggenggam kalung berliontin cincin bermata biru.
Dan tanpa terasa kakinya terkulai lemah, Kaisar terduduk di tanah sambil menatap sisa puing puing.
Dia melangkah tanpa arah, dia sangat menyesal telah menyia nyiakan Hai Xiaotang sebagai Ratu di istana ini.
Seandainya dia tidak egois selalu menghabiskan waktu memadu kasih dengan He Waning.
Padahal panatuanya sudah bicara kalo Hai Xiaotang adalah wanita yang akan memberikan keturunan untuknya.
Sepertinya harapan itu sudah pupus. Tak ada lagi wanita yang bisa memberikan keturunan untuknya.
Langkahnya terhenti di tempat selir favoritnya, samar samar dia mendengar suara suka cita dari selir tercintanya. Dia lalu melangkah lebih mendekat dan ingin tahu apa yang di ucapkan oleh selir tercintanya.
__ADS_1
" Hahahahahaha akhirnya penghalangku mati, tanpa aku harus bertindak. Ternyata penguasa langit telah memberikan yang terbaik untukku. Aku jadi tak akan merasa khawatir lagi, sekarang Yang Mulia menjadi Milikku seorang .. ucap Selir favorit He Waning.
Kaisar Sangat Terkejut, orang yang di cintainya ternyata sangat jahat. Dia ingin menguasai dirinya seorang diri tanpa memikirkan yang lain.
Wajahnya berubah penuh amarah, padahal dia tahu istana ratu sedang terjadi kebakaran, dan hatinya sedang berduka. Namun Selir He Waning malah tertawa senang akan kebakaran itu.
Sambil membuka kasar pintu istana selir favorit, kaisar lalu berteriak " sudah cukup kau tertawa di atas penderitaan orang lain?
mulai hari ini saya putuskan kamu bukan lagi orang yang aku cintai !!!
" Yang Mulia .... Tidak .. anda salah paham .. yang mulia ampuni hamba... hu hu hu sambil bersujud memohon ampun.
Namun Kaisar tak memperdulikannya lagi, dia lalu pergi keistananya sendiri. Dengan rasa kesal, marah dan sedih yang di hadapi hari ini.
Kejadian kejadian ini menjadikan dia menjadi introspeksi diri. Dia tersadar bahwa selama ini dia salah dalam menjalani kehidupan di istana. Dia tak pernah memperhatikan selirnya yang lain.
Bahkan Ratu yang jelas jelas akan memberikan keturunan dia abaikan.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya.
__ADS_1