
Di tempat keluarga Hai terasa sangat hangat, para pelayan kadang merasa geli karena ayah, ibu dan Hai Xiaotang saling memperebutkan pangeran kecilnya.
Namun di saat pangerannya menangis semua di limpahkan pada ibu agar pangeran kecilnya tidak menangis.
Ibu tidak tahu harus menangis atau tertawa, melihat kelakuan suami dan putrinya. Sejak adanya pangeran kecil di keluarga Hai, suasana menjadi sangat berwarna.
Saat ibu sedang meredakan tangisan pangeran kecilnya, Ayah dan Hai Xiaotang sedang terlihat tak sabar untuk mengambil pangeran kecil. Tiba tiba kepala pelayan datang.
" Tuan dan Nyonya.. dari kekaisaran datang berkunjung untuk memberikan mandat..
" Apa yang terjadi? mengapa dari kekaiasaran datang berkunjung ke tempat kecil ini" ucap ayah yang sangat terkejut.
" Hamba kurang tahu, seabiknya tuan, nyonya dan nona besar bersiap untuk menyambut mereka.
Tanpa banyak berpikir keluaga Hai langsung datang menghadap.
Dan tak lupa pangeran kecilnya di berikan pada bibi pengasuh agar pangerean kecil tidak di libatkan.
Terlihat seorang Kasim dan rombongannya sedang menunggu di ruang tamu. Mereka berdiri berbaris menunngu keluarga Hai.
__ADS_1
" Titah Kaisar" seorang kasim yang memimpin berteriak menggema di ruang tamu. Keluarga Hai langsung bersujud untuk menerima titah kaisar.
" Kaisar Song Yu menganugrahkan gelar Tàizǐfēi ( istri utama/ permasuri) di karekanan kecerdasan dan budi baik nona besar Hai Xiaotang dari keluarga Hai.
Dengan ini kami akan mengumumkan bahwa Nona Hai Xiaotang akan resmi di persunting Kaisar Song Yu.
Demikian titah kaisar ini saya sampaikan, untuk di perhatikan dan menghormatinya segala sesuatu keputusannya.
Ayah, Ibu dan Hai Xiaotang tampak berat menerima titah dari kaisar ini. Mereka tidak mengira akan terjadi seperti ini.
Namun mereka tidak bisa berbuat apa apa, selain mengatakan " Kami menerima Titah Kaisar Song Yu".
" Terimakasih tuam Fu, ucap ayah sambil memberikan perhiasan giok terbagus pada kasim Fu ningsi.
Kasim Fu Jingsi sangat senang menerima hadiah tersebut, lalu dia memberitahukan bahwa keluarga Hai harus bersiap siap untuk acara lamaran yang akan di laksanakan di minggu depan.
Wajah ayah sangat pucat mendengar putrinya akan di bawa ke kerajaan kekaisaran di minggu depan.
" Tuan Fu apakah buleh meminta waktu Lagi? sambil memberikan perhiasan Giokbyang lebih baik lagi.
__ADS_1
Kasim Fu sangat terkejut menerima perhiasan Giok lagi, dia tak menyangka keluarga Hai begitu kaya. " baiklah saya memberikan waktu selama 1 bulan saja apakah cukup?
" Ayah dan ibu langsung bersujudbtanda berterimakasih. " cukup cukup tuan Fu terimakasih" ucapnya.
Sementara Hai Xiaotang masih bengong merasakan kegugupan dan keterkejutannya. Dia melupakan sujud pada kasim Fu sebagai tanda terimakasih.
Ayah memberi kode agar Hai Xiaotang ikut sujud dan terimakasih. Tanpa di suruh 2x Hai Xiaotang melakukannya.
Kasim Fu Jingsi merasa puas dengan keluarga Hai, selain keluarga Hai sopan juga sangat dermawan.
" Baiklah, terimakasih atas waktunya kami akan segera pamit, ucapa kasim Fu.
Demi keselamatan putrinya, Ayah langsung memberiakan kode kepada adik iparnya untuk memberikan hadiah kecil kepada rombongan kasim untuk di bagikannya.
Adik ipar / paman Hai Xiaotang langsung dengan cekatan memberikan beberapa kain dan 1/2peti koin emas.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya.
__ADS_1