
Kabar Pangeran kembar 4 yang menangani masalah di dalam rapat kekaisaran terdengar oleh ibu Suri.
Beliau sangat terkejut dan merasa bangga kalau keempat anak kembar yang sekarang menjadi cicitnya sangat cerdas.
Ibu Suri sudah tak bisa diam di tempat, dia ingin langsung menjemput cicitnya di dalam rapat. Namun tanpa sengaja di persimpangan jalan melihat para cicitnya sedang di gendong oleh asisten Kasim Fu.
Ibu Suri langsung menyuruh para pelayannya untuk membawa cicitnya kehadapan ibu Suri. Mau tak mau Kasim Fu dan asistennya menghadap ibu Suri.
" Salam yang Mulia ucap kasim Fu di ikuti para asistennya, kasim Fu masih ada kerabat leluarga Fu dengan ibu suri. Kasim Fu mengabdi pada istana di karenakan ingin balas budi kepada ibu suri yang menaikan derajat keluarganya.
" Jangan sungkan, mau dibawa kemana cicitku? tanya ibu suri.
" Kekediaman para pangeran yang Mulia"
__ADS_1
" Kediaman pangeran sangat jauh, lebih baik bawa keistanaku,ucap ibu suri sedikit khawatir.
" Baik Yang Mulia para Pangeran akan segera di bawa ke tempat Yang Mulia. Aaah yang mulia sangat beruntung dan di berkahi langit karena mempunyai 4 cicit yang pandai.
" Saya sangat bersyukur, langit sangat menyayangiku ucap ibu Suri, terlihat wajahnya yang memancarkan kebahagiaan.
" Saat di dalam ruangan rapat keempat pangeran ini sangat memukau tanpa sadar mereka seperti orang dewasa. Namun saat mereka tertidur seperti ini akhirnya hamba tersadar bahwa keempat pangeran ini masih balita yang masih harus makan dan tidur tepat waktu.
" Benar cicitku pintar tapi mereka tetap balita, biarkan saja kemauannya seperti apa yang diinginkan agar hari harinya terasa indah untuk mereka.
" Ya ya.. berbeda dengan anak nakal itu ( kaisar Song Yu) dia sangat susah untuk belajar. Kalau nanti saya bertemu saya akan menjewer telinganya karena sudah menyusahkan cicitku.
Kasim Fu dan yang lainnya hanya bisa tersenyum, Ibu Suri sangat menyayangi kaisar Song Yu. Menjewer Kaisar adalah bentuk kasih sayang ibu Suri.
__ADS_1
Mereka berjalan menuju kediaman ibu Suri yang tinggal beberapa langkah lagi. Setelah sampai mereka dengan cekatan membuka jubah pangeran lalu menempatkan keempat pangeran kecil di tempat tidur yang luas.
Setelah selesai mereka pamit undur diri, melihat ibu Suri yang begitu bahagia memandang keempat cicitnya. Kasim Fu juga merasa senang melihat Ibu Suri mulai bahagia.
Jauh sebelumnya ibu Suri selalu bersedih karena menunggu keturunan Kaisar Song Yu. Harem semakin lama semakin banyak namun tidak ada satupun selir yang bisa melahirkan keturunan Kaisar.
Ibu Susri sampai putus asa dan ingin menyerahkan hidupnya di kuil. Namun langit sangat memberkahinya, ibu suri hanya perlu berdo"a di dalam kuil selama 4 tahun.
Kebetulan Pandita ( Guru Suci) yang berada di sana adalah adik almarhum suaminya. Beliaulah yang selalu menguatkan ibu Suri agar selalu kuat dan selalu pasrah untuk berdo"a.
Dan Langit mendengar do'a ibu Suri, Cucunya Kaisar Song Yu mendapatkan keturunan dari Putri Hai Xiaotang. Walau perjalanan berumah tangganya tidak seindah yang lain.
Namun karena takdir, mereka tetap harus bersatu untuk membangun kerajaan di kelaisaran.
__ADS_1
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf ya..