Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Tiba di Kerajaan Mo


__ADS_3

Tanpa terasa waktu, Gu Ana dan rombongannya telah tiba di kerajaan Mo. Sang kakek yang sudah tidak bisa berdiam diri karena kecemasan akhirnya bisa lega setelah melihat kereta kuda masuk ke area kerajaan Mo.


Kebetulan jalanan sangat ramai, mau tak mau semua rakyat yang kebetulan berada di tempat itu menyaksikan Raja Mo Han menyambut 1 kereta yang mewah.


" Gadis nakal mengapa kamu begitu lambat sampai datang kemari ? pura pura marah.


Gu Ana turun dan langsung memberi hormat pada kakeknya. " aaah Raja yang agung maafkan hamba, karena keretamu kurang nyaman untuk membawa gadis yang sedang hamil ini.


" Gadis nakal kamu sudah menyalahkan raja ini !!


semua pelayan, dan masyarakat yang melihat sangat terkejut akan perbincangan Raja dan gadis yang rakyat biasa.


Semua rakyat yang di bawah naungan Raja Mo Han tahu kalau Raja Mo Han cuma takluk denga cucunya yang bernama Ha Xiaotang. Raja Mo Han sangat menyayangi cucu dari keluarga Hai.


Raja Mo Han sangat berwibawa, tegas dan menakutkan bila bertemu dengan yang lain. kecuali Raja Mo Han akan kalah dengan Cucu dari keluarga Hai.


Jadi siapa gadis hamil yang melawan dan mengkritik raja Mo Han ? sungguh dia sangat berani.

__ADS_1


Rakyat dan para pelayan menundukan kepala namun matanya sedikit mengintip karena penasaran apa yanga akan di lakukan raja Mo Han dengan gadis hamil ini.


" Ck ck raja yang mulia memarahi wanita hamil, apakah raja mulia tahu karmanya ?


" Gadis nakal, mengatakan karma pada raja ini sungguh tidak sopan, Pengawal !! Tangkap gadis ini bawa dia, ikut denganku !!


Semua pelayan dan rakyat sangat ketakutan, mereka langsung terduduk lemas di tanah. Saat mendengar gadis yang sedang Hamil di tangkap. Mereka tidak menyangka kalo Raja Mo han masih sangat menakutkan.


Saat Raja Mo Han berjalan meninggalkan pelayan dan rakyatnya, mereka satu persatu meninggalkan tempat agar dirinya selamat dari Raja Mo Han.


" Kakek sandiwaramu sangat bagus, semua orang yakin kalo kakek akan menghukumku, ucap Gu Ana.


" Tentu saja, karena kake banyak belajar darimu."


" Hahahhaa kakek memang juara, kalo begitu kakaek harus hormat padaku karena aku adalah gurumu."


" Dasar gadis nakal, apa perlu saya pukul pantatmu ?

__ADS_1


" Hahahaha ampuuun kakek aku tidak akan bercanda padamu lagi. Dimana aku akan tinggal?


" Kamu akan tinggal tidak begitu jauh dari istana, di sana kakek sudah mempersiapkannya. kalau kamu ada yang kurang langsung sampaikan pada pelayan yang mengurusmu.


" Baiklah kakek, terimakasih kakek sudah mau di repotkan olehku.


" Sudahlah kamu jangan terlalu sopan pada kakek, kakek akan selalu ada untukmu.


Tanpa sengaja Gu Ana langsung memeluk kakeknya. Dia merasa terharu dan bahagia masih di perhatikan oleh keluarganya. Entah mengapa air matanya bercucuran dengan deras.


" Gadis baik, sudahlah jangan menangis, keluargamu akan selalu ada untukmu. Kamu jangan pernah merasa sendiri. Jaga kesehatanmu demi bayi dalam kandunganmu.


" Baiklah kakek, saya akan menuruti semua yang kakek ucapkan. Saya permisi untuk beristirahat dulu. Kakek kembalilah keistana agar pekerjaan kakek tidak terbengkalai.


" Baiklah, semua pengawal dan dan pelayan sudah kakek siapkan mereka akan mematuhinya.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa

__ADS_1


__ADS_2