Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Mampir Di Sebuah Kuil


__ADS_3

Perjalanan menuju kerajaan Mo sangat memakan waktu, Perjalanan kali ini Gu Ana di dampingi oleh banyak pelayan. Untuk pelayan pribadinya sendiri hanya dua orang bernama Yinyin dan Qingyu.


Demi keamanan Gu Ana, Gu Man dan Gu Lan membeli 5 Tambahan kereta untuk mengantar Gu Ana. Banyak barang yang di bawa, selain perbekalan ada juga selimut dan jaket agar semua yang mengantar aman.


Yinyin sangat manis dan lembut, sedangkan Qingyu kebalikannya, Qinyu menguasai ilmu bela diri sedangkan Yinyin tidak.


Qinyu menjadi pelayan Gu Ana sangat panjang prosesnya, di harus di test terlebih dahulu oleh Gu Man. Beruntung Qinyu bisa melewati ujian untuk menjadi pelayan Gu Ana.


Ada rasa haru yang dirasakan oleh semua pelayan yang melayani keluarga Gu. Mereka diperlakukan seperti keluarga.


Selain itu mereka juga di beri upah bulanan yang sangat besar di banding dengan bekerja sebagai petani.


Semua pelayan sangat sopan dan melayani dengan hati. Karena mereka sangat senang melayani majikan yang sangat baik.


Mereka juga bisa menyisihkan uang untuk keluarganya di kampung agar keluarganya tidak lagi menjual saudara / saudarinya yang lain untuk menjadi budak.


" Nona Gu Pertama di depan ada kuil, bagaimana kalau kita berdo'a terlebih dahulu agar persalinanmu dilancarkan, ucap Yinyin.


" Baiklah, ayoo kita kesana dengan keadaanku seperti ini lebih baik kita berdo'a di kuil bawah saja," ucap Gu Ana.

__ADS_1


Qingyu langsung memerintahkan semua kereta untuk berhenti di sebuah kuil. Gu Ana, Qinyu dan Yinyin yang masuk ke kuil sedangkan pelayan lain pada turun untuk melemaskan otot ototnya.


" Nona Gu pertama apakah kamu kuat naik 1 tangga ? tanya Qingyu


" aku masih kuat, ayoo kita naik ucapnya dengan semangat.


Di perjalanan saat naik tangga, banyak yang belalu lalang untuk menuju ke kuil. kebanyakan orang yang datang banyak yang menuju ke kuil puncak.


Banyak yang percaya bila kaki kita menuju sampai ke kuil puncak akan mendapatkan berkah.


Selain berkah juga akan bertemu dengan Guru Suci yang menjadi panutannya.


" Nyonya apakah nyonya baik baik saja? tanya Gu Ana


" aaah gadis muda terimakasih atas perhatiannya, kebertulan saya sedang lelah dan pelayan saya sedang mengambil air untukku.


" Nyonya bila tidak keberatan maukah nyonya minum dari perbekalan saya? kebetulan saya membawa banyak air.


" hmm baiklah, terimakasih gadis muda, ucapnya sambil tersenyum ramah.

__ADS_1


Qingyu memberikan cangkir baru dan mengalirkan air dari kendi air yang lumayan besar.


" aaah akhirnya aku sudah tidak haus lagi, terimakasih atas kemurahan hati nona. Kalau boleh saya tahu siapa nona, dan hendak pergi kemana ?


" hampir saya lupa, perkenalkan nama saya Gu Ana saya akan pergi ke kerajaan Mo."


" Gadis dan nama yang cantik, perkenalkan marga saya Fu dan nama saya Rongyin."


"Oh baiklah Nyonya Fu, anda akan melanjutkan ke kuil mana?tanya Gu Ana


" Aku hendak ke kuil pertama, dan pelayanku juga tahu saya akan kesana.


" Bagaimana kalau kita bersama sama pergi kesana? kalau nyonya tidak Kuat biarkan Qinyu yang menggendongmu.


" Hoho baiklah, saya tidak akan sungkan, maaf merepotkanmu nona..


Tanpa sengaja hubungan Gu Ana dan Fu Rongyin menjadi semakin dekat. Mereka berdo'a bersama dan setelah selesai Gu Ana meninggalkan Nyonya Fu yang sedang Khusu berdo'a.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa

__ADS_1


__ADS_2