Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Paman Kesayangan Ibu


__ADS_3

Kabar Hai Xiaotang kembali keistana kekaiasaran terdengar ke telinga Ayah Hai Zhiyuan kakek Mo Han. Mereka sangat panik takutnya Hai Xiaotang di hukum karena pernah mengganti jadi diri.


keluarga Ayah Hai Zhiyuan dan Kakek Mo Han akan datang ke istana kekaisaran. Mereka telah siap bila Hai Xiaotang di hukum mereka akan menggantikan dan menerimanya demi Hai Xiaotang dan anak anaknya yang masih panjang perlajanan hidupnya.


Setelah Sampai di istana kekaisaran, tanpa diduga mereka disambut dengan meriah. Para rakyat menyambut di pinggir jalan serta melambaikan tangan.


" Ayah Ratu, Kakek Ratu selamata datang" teriak para rakyat yang ada kota kekaisaran. mereka berbaris rapih menyambut keluarga Hai Xiaotang.


Para rakyat di kota kekaisaran sangat mengagumi Hai Xiaotang, karena telah banyak membantu rakyatnya dari buta huruf. Serta mendirikan toko obat dan klinik kesehatan, bila rakyat tak mampu tak dikenakan biaya.


Semuq rakyat di kota kekaisaran maupun di kampung kampung sangat berterimakasih pada Hai Xiaotang yang sekarang sudah menjadi Ratu.


Delain itu para rakyat juga sangat bangga dan kagum pada Ratu karena sudah melahirkan 4 putra yang cerdas dan pintar.


Kepintaran para pangeran sangat tersohor di seluruh negri. Dan Mereka sangat penasaran akan wajah para pangeran.


Ayah, ibu, adik dan kakek Mohan menjadi bingung karena penyambutan seluruh rakyat kerajaan.


" Apa yang terjadi? mengapa jadi begini? tanya kakek.

__ADS_1


" Ayah mertua jangan khawatir, mungkin ini awal yang bagus buat Hai Xiaotang. Ayah dengar kan mereka berteriak teriak selamat datang ayah dan kakek Ratu Hai Xiaotang"


" Iya aku dengar, namun aku takut karena ketenaran cucuku akan menjadi masalah buat suaminya.


" Semoga saja tidak tuan, saya yakin Hai Xiaotang pasti akan aman dan bahagia ucap Lin Xiner


Sedangkan Hai Yuwen hanya bisa mendengar tanpa bisa bicara banyak antara ayah, ibu dan kakeknya.


Setelah sampai di depan istana kekaisaran para pengawal istana menyambutnya. Dengan memberi hormat pedang, kakek dan ayah sangat terharu akan penyambutannya.


Hai Yuwen sangat mengagumi parisan pengawalnyang memberi hormat pedang untuk keuarganya.


Suara asisten kasim Fu langsung berteriak seperti suara toa yang memberitahukan bahwa keluarga Ratu sudah tiba.


Deg Deg suara jantung kakaek berdebar kencang, bila semua ini nyata Hai Xiaotang menjadi Ratu, kakek harus menangis atau tertawa.


Di dalam Aula ternyata hanya sekumpulan keluarga yang terdiri dari ibu suri, kaisar Song Yu, Hai Xiaotang beserta anak anak.


Saat masuk keluarga ayah dan kakek langsung di sambut hangat. Mereka tanpa memperdulikan tata krama, mereka langsung melepas rasa rindu.

__ADS_1


Anak anak kembar langsung menghampiri paman kecilnya terlihat usianya hanya beda 2 tahun.


" Paman kecil kesayangan ibu, senang bertemu denganmu."


" Hah saya paman kalian? mengapa bisa begitu? tanya Hai Yuwen polos.


" Tentu saja kamu paman kami, karena kamu adalah adik ibuku", jawab Song Lie


" Ouuh jadi aku paman kalian, kalo aku jadi paman kalian berarti saya harus memberi hadiah" sambil garuk garuk kepala yang tak gatal.


" Iyaa" jawab keempat anak kembar


Song Yuwen langsung berlari menuju ayahnya.


" Ayah ternyata aku adalah paman dari mereka, bolehkah aku meminta uang buat memberikan hadiah pertemuan?"


" Semua yang mendengar hanya bisa tersenyum bahagia melihat percakapan anak anak. Hai Zhiyuan tanpa banyak bicara langsung memberikan 1 kantung serut yang berisi uang perak.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf ya..

__ADS_1


__ADS_2