Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Kebijakan 4 Anak Kembar


__ADS_3

Pagi pagi sekali kasim Fu bangun dan menyuruh semua pelayan untuk mempersiapkan semua keperluan 4 pangeran mudanya.


Kasim Fu terlihat lelah, kedua matanya terlihqt hitam karena begadang semalaman. Biasanya dia terbiasa melayani kaisar, walau sepanjang malam ada jeda beberapa jam untuk tidur walau sambil duduk


Mengawali untuk melayani 4 pangeran yang minta cerita sebelym tidur sepertinya kasim Fu sudah tidak sanggup lagi.


Para pelayan sangat terkejut melihat penampilan kasim Fu yang terlihat mata panda. Sementara keempat pangeran terlihat bugar dan energik.


" Yang Mulia para pangeran hari ini adalah akan di lakukan rapat para mentri. Jadi kalian harus bersiap siap untuk memimpin rapat, ucap Kasim Fu.


" Heemm baik paman kami akan menghadirinya, ucap Song Lie.


Perjalanan menuju ruang rapat sangat jauh, anak anak beberapa kali terhenti. Kasim Fu yang sedikit emosi karena kurang tidur dia lalu memangku 2 pangeran di tangannya dan menyuruh dua pangeran lagi untuk memeluk di kakinya.


Para pangeran sangat senang dan sedikit bergumam," coba dari tadi paman memangku kami jadi kami tidak kelelahan.

__ADS_1


Mendengar gumaman salah satu pangeran kasim Fu hanya bisa tersenyum.


Kasim Fu baru menyadari kalo keempat pangeran masih balita. Jadi selain langkahnya pendek juga masih belum kuat untuk berjalan dalam waktu lama.


Dalam hati kasim Fu mengutuk Kaisar Song Yu yang lebih mementingkan mendekati istrinya daripada mengurusi kerajaan.


Saat akan dekat dengan gedung ruang rapat kasim Fu menutunkan keempat anak kembar.


" Para pangeran ruang rapat sudah dekat, silahkan berjalan sedikit menuju ke sana"


" Baik paman, dan terimakasih sudah menggendong kami, ucap Song Wey yang begitu imut. Rasa lelah dan nagtuk hilang dengan ucapan terimakasih dari pangeran.


Kasim Fu berteriak kali keempat pangeran datang untuk memimpin rapat.


Jleeb semua mentri langsung heboh karena rapat kali ini akan dinpimpin oleh anak balita.

__ADS_1


Wajah para mentri menjadi merah, mereka seperti di permainkan karena di pimpin oleh anak balita.


⁸ Semua harap tenang, Yang Mulia kaisar sudah membuat Dekrit bahwa untuk sementara rapat akan dinpimpin oleh keempat pangeran," ucap kasim Fu.


" Tuan Fu ini masalah negara bukan hanya untuk main mainan anak anak balita" ucap mentri Tata Negara bernama Qi Yuan


" Maaf tuan kita harus menjalankan perintah kaisar, baiklah ayoo kita mulai rapat pagi ini di mulai dengan Mentri Daerah silahkan.


" Terimakasih , perkenalkan nama saya Yan Shuo, saya akan membacakan rangkuman hasil peninjauan daerah. Ada beberapa daerah yang terkena bencana banjir dan bagian daerah timur dan selatan sudah di tangani, namun daerah barat blm bisa di tangani di karenakan kekurangan biaya."


" Mentri Keuangan apakah bisa menjelaskan mengapa tidak memberikan bantuan pada mentri Daerah ? tanya Sun Lie.


Jleb semua Mentri yang hadir merasa kaget mendengar penuturan dari pangeran kecil yang masih balita. Mereka tidak menyangka anak balita bisa memahami masalah orang dewasa.


Kasim Fu juga terkejut, Pangeran yang masih balita sudah tahu kalau masalah keuangan harus bertanya pada Mentri keuangan.

__ADS_1


Semua orang saling memandang, meteka tak menyangka bahwa seorang balita bisa memahami permasalahan kendala di lapangan.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf ya..


__ADS_2