
Kaisar Song Yu hampir saja terjatuh, karena tanpa sengaja tersandung kenop pintu. Kaisar Song Yu sangat terkejut melihat ada kenop pintu di lantai bawah.
Rasa penasarannya memuncak dia membukanya dengan sekuat tenaga. Alangkah terkejutnya dia melihat ruang kecil yang di tempati oleh harta Hai Xiaotang. Mungkin ini adalah Mas kawin yang di bawanya.
Ada sebanyak 3 peti yang tersusun rapih, entah Kaisar harus menangis atau tertawa melihat harta yang di bawa Hai Xiaotang.
Mentri keuangan sudah mencatat mas kawin yang di bawa Hai Xiaotang. Harta tersebut sudah di bawa ke tempat penyimpanan harta istana.
Kaisar tidak mengerti keluarga Hai Xiaotang lebih kaya dari kerajaannya. Dia membawa mas kawin yang banyak untuk pernikahannya. Dan selain itu dia juga mengubur harta di luar mas kawinnya di gudang bawah tanah yang di buatnya.
Kaisar pernah menyelidiki kecerdasan Hai Xioatang saat keluarga Hai terpuruk. Dia bisa menghidupkan usaha keluarga Hai dengan cara uniknya.
Mulai dari bahan kain yang menjadi busana pria dan wanita baik anak anak maupun dewasa semua pasti membeli di toko keluarga Hai.
Sampai semua penjuru negeri ingin melakukan kerjasama dengan keluarga Hai. Sempat juga mendengar kalau keluarga Hai penyumbang pajak yang besar di kerajaan Long.
__ADS_1
Awalnya Raja Long sangat khawatir akan kesuksesan Keluarga Hai. Namun seiringnya waktu Tuan Hai tidak pernah menjadi orang tamak dan sombong.
Kerajaan Long termasuk kerajaan yang sangat berkembang, dengan adanya semua pelosok negri untuk datang ke kerajaan Long entah itu hanya untuk bekerja sama atau sekedar melancong, membuat kerajaan Long selalu membenahi negrinya agar terlihat nyaman dan indah.
Kaisar tersenyum getir, semua keberhasilan kerajaan Long diawali dengan keisengan Hai Xiaotang yang mengadakan Fashion show di toko milik keluarganya.
Mungkin sudah takdirnya, dia berjodoh dengan Hai Xiaotang hanya sebentar.
Kaisar sangat menyesali kebodohannya, tidak merawat Hai Xiaotang dengan baik.
Kaisar mengenang lagi saat pertemuan pertama di pernikahannya. Terlihat Hai Xiaotang kesal karena dirinya lama membuka tudung kepalanya.
" Nona kamu tidak boleh makan lebih dahulu karena suamimu belum datang" ucap Lan Lan
" Aaah perutku lapar, semua cacing dalam perutku sudah protes karena aku menahan lapar, biarlah aku makan dulu karena aku harus kuat menghadapi suamiku," ucap Hai Xiaotang.
__ADS_1
Memang kenapa harus kuat? kan istri itu harus lemah lembut," ucap Suer
" Ssssst kamu tidak boleh bicara seperti itu, walaupun kamu masih kecil kamubtidakan akan dianggap bisu kalau tak bicara, ucap Lan Lan.
Suer mengangguk namun wajahnya memperlihatkan dia sama sekali tidak mengerti, mengapa tuannya harus makan agar kuat di malam pengantin.
" Sudahlah ayooo kita makan bersama sama agar lebih nikmat, ucap Hai Xiaotang.
" Maaf nona kami tidak bisa, biarkan kami melihatmu makan saja ucap para pelayan.
" Baiklah kalian jangan menyesal kalo makanan ini habis olehku, karena alu sudah tidak makan selama 1 hari. Tahukah kalian 1 hari tak makan bagai 1 minggu kelaparan.
Dan dengan cepat makanan yang disajikan untuk porsi berdua sudah habis di makan Jai Xiaotang.
" Nona karena sekarang sudah makan, nona harus diam dan duduk dengan rapih menunggu suamimu.
__ADS_1
Baik saya akan menunggu suamiku, Hoaam " ucapnya ngantuk.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa