Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Penghasilan Tambahan


__ADS_3

"Apa maksudmu tuan Yin ? tanya Gu Ana


"Begini.. Sebelumnya saya meminta maaf tidak ijin menulis ceritamu, karena antusias para pengunjung yang mendengarkan ceritamu.


Saya sudah selesai menuliskan ceritamu, Yaitu Sun Wukong Lebih dari 100 episode, Mulan Hanya di 1 buku. Dan terakhir cerita yang kudengar baru 1 episode yaitau Legenda Siluman Ular Putih. Saya bermaksud untuk memperbanyak tulisanku, dan akan menjualnya. Saya kan membagi 2, 50 - 50 keuntungan dari penjualan buku ini.


Hai Xiaotang sangat terlejut dengan kejujuran pemuda di jaman ini, dia sangat senang ceritanya bisa di buat buku.


" Begini saja karena di lihat kamu sangat lelah dalam menulis cerita ceritaku saya akan mengambil 30 % saja dari penghasilan buku ini.


" Nona Pertama Gu, anda sangat sungkan, begini saja saya akan memberimu 40% dan saya 60%, sebenarnya saya sangat malu mendapatkan keuntungan besar ini.


" Baiklah ayo kita buat kesepakatan, berhubung sebentar lagi saya akan melahirkan, maka sebaiknya anda menulis cerita lanjutan Siluman Ular putih. Karena episodenya sangat Panjang.


" Dengan Senang Hati, saya akan menuliskannya sampai nona pertama Gu siap untuk tambil di panggung.


" Kalo begitu besok pagi anda datang ke Rumah Teh ini lagi. saya akan menceritakan episode episode selanjutnya.


" Baik, nona pertama Gu saya akan berkunjung besok pagi. semoga kerja sama ini alan berjalan dengan lancar.

__ADS_1


Gu Ana hanya mengangguk dan tersenyum menngantarkan kepergian pemuda itu.


Sementara itu di ruang khusus Rumah Teh yang di diami oleh Kaisar, dari tadi Kaisar tak bisa diam melihat seorang pemuda tampan mendekati Gu Ana.


Dengan tatapan matanya, pengawal bayangan menceritakan masalah pertemuan Gu Ana dan Tuan Yin. Ada rasa tenang di hatinya, tuan Yin hanya ingin bekerja sama dengan Gu Ana.


Setelah Gu Ana pengi meninggalkan Rumah Teh, Kaisarpun pulang untuk melanjutkan pekerjaannya. Kali ini pekerjaannya tidak begitu menumpuk.


Kaisar langsung beristirahat untuk tidur, dalam tidurnya dia bermimpi dengan Hai Xiaotang. Hai Xiaotang menangis dan menyalahkannya akibat istana kedaiamannya terbakar.


" Kamu jahaaaat, kalo kamu tidak menginginkanku mengapa kamu meminangku?


sambil menangis dan tiba tiba wajah Hai Xiaotang menjadi hitam legam air matanya menetes, tetesan terakhir berubah menjadi warna merah.


Mimpi itu sangat menakutkan dan tiba tiba Kaisar terbangun sambil berteriak " Hai Xiaotaaaaang"


Kasim Fu langsung datang memasuki kamar Kaisar. Dia lalu memberi minum untuk menenangkan perasaan Kaisar.


" Masih mimpi buruk lagi Yang Mulia?

__ADS_1


" Hmmm"


"Minumlah supaya bisa menenangkanmu" sambil memberikan air hangat.


Kaisar langsung meminumnya, dan dia tak bisa tidur kembali. Kasim di suruh kembali untuk beristirahat.


Kaisar pergi jalan jalan tanpa terasa kakinya menuju istana ratu yang masih tersisa puing puing.


Saat melihatnya ada rasa sedih yang tak bisa diungkapkan. Tenggorokannya tercekat, dia masih mengingat sambutan hangat Hai Xiaotang.


Walau dia tahu Hai Xiaotang belum mencintainya, tapi Hai Xiaotang berusaha untuk menerimanya. Hai Xiaotang adalah wanita yang sangat terus terang.


Bila dia tidak menyukai sesuatu dia akan bilang tidak suka, berbeda dengan wanita yang ada diistananya. Mereka selalu menyembunyikan lain di bibir lain di hati.


Dalam malam yang hanya di terangi bulan, Kaisar berjalan ke antara puing puing yang terbakar. Tanpa sengaja dia tersandung...


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa


Jangan lupa like dan comentnya.

__ADS_1


__ADS_2