Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Pertemuan


__ADS_3

Selesai acara peringatan, kelima saudari itu langsung belanja keperluan masing masing. sesuai intruksi dari Hai Xiaotang selaku kakak pertamanya, mereka banyak membeli gaun dan perhiasan.


Layaknya seperti nona besar di kota, mereka tidak boleh terlihat biasa biasa. Sambil berbelanja Hai Xiaotang sambil memikirkan rencana untuk masa depan bersama saudarinya.


Setelah berbelaja, mereka tak menyangka belajaan mereka melebihi gerbong yang di bawanya. Mau tak mau mereka menyewa gerbong lain untuk membawa belanjaannya.


Setelah istirahat sebentar mereka langsung merapihkan barang belanjaan ke kamar masing masing.


Lan Lan dan Suer langsung berinisiatif memasak setelah membereskan belanjaaannya. Dengan cepat mereka memasak dan memanggil saudari saudari lainnya.


Mereka berkumpul dan menikmati sajian yang di hidangkan Lan Lan dan Suer. Setelah beres makan, mereka menuju ke ruang keluarga untuk berdiskusi.


" saudari ke 2 dan ke 3 bagaimana surat saya, apakah sudah sampai di tangan ayah dan kakek? tanya Hai Xiaotang.


" Kakak pertama jangan khawatir, kami sudah menyampaikannya. sepertinya mereka akan menemui kita besok.


" baguslah kalo begitu, ouh iya bagaimana pesanan pelayan pelayan kita?


Su Lan lang menjawab " Lusa akan ada datang dari agen nyonya Sun, nanti kakak pertama yang memilihnya saja.


" tidak bisa begitu kalian juga harus bisa memilihnya karena selain 2 pelayan yang melayani kalian, juga harus ada pelayan yang membereskan tempat dan taman kalian.

__ADS_1


" Ya ampuun betapa kayanya kita " ucap Suer sambil memukul kepala kecilnya.


Semua tertawa melihat kelucuan Suer adik paling kecilnya.


" Baiklah, rencana awal saya dan suer akan belajar ilmu obat sepertinya saya tidak bisa, jadi Suer saja yang belajarnya, ucap Hao Xiaotang.


Keesokan harinya, Hai Xiaotang mendatangi Rumah makan dan memesan sebuah kamar secara pribadi agar tidak terlalu mencolok bertemu dengan ayah Hai Zhiyuan dan kakek Mo Han dari pihak ibunya.


Xio Ran menunggu di luar dan mengarahkan ke kamar pribadi yang di siapkan untuk Hai Xiaotang.


" Kakak sepertinya tamu akan datang, ucap Su Lan


" Baik saya sudah siap ucap Hai Xiaotang.


Tampak ayah dan kakek sangat sedih atas kehilangan Hai Xiaotang.


" maaf nona, langsung saja apa yang ingin kamu sampaikan pada kami berdua tentang masalah cucuku, ucap kakek.


" Kalian jangan terburu buru, kita makan dulu. Setelah itu kita akan membicarakannya.


Ayah dan kakek terkejut mendengar suara yang mirip dengan Hai Xiaotang.

__ADS_1


" siapa kamu !!! bentak kakek.


" iyaaa kamu siapa ? ucap ayah.


" hmmm tadinya aku ingin kalian makan dulu, tapi sudahlah aku beritahu sekarang.


Ayah .. Kakek .. maafkan Hai Xiaotang, aku berubah wajahnya menjadi seperti ini karena aku minum pil merubah wajah.


" apaaaaaa ??? ayah dan kakek terkejut lagi, mereka ingin menangis karena bahagia bahwa hai xiaotang masih hidup.


" Iyaa ini aku, aku belum meninggal.. namun ayah dan kakek harus merahasiakannya. ucap Hai Xiaotang, lalu dia menceritakan masalah Kaisar Yang menikahinya karena ingin mendapatkan keturunan.


Dan mengabaikan Hai Xiaotang, dia di istana kelaisaran tidak ada yang menganggapnya. Makanya dia berserta pelayan yang sudah dianggap saudarinya kabur dari istana.


" Gadis nakal, ayah dan kakekmu sudah menangis dan sakit hati akan kehilanganmu. Baiklah ayah mengerti dan ayah senang kamu masih hidup.


" ayah dan kakek setuju kan kalo saya tetap disini dulu? karena saya sedang hamil muda.


" apaaaaaa?ayah dan kakek terkejut lagi


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya.


__ADS_2