Maafkan Aku .... Putri

Maafkan Aku .... Putri
Sedikit Tak Tega


__ADS_3

Selesai bercerita, semua pengunjung kembali ke rumahnya masing masing. Hai Xiaotang yang sekarang menjadi Gu Ana seakan ingin membeli 1 gedung lagi untuk di buat panggung opera.


Dia ingin para masyarakat yang ada di kota 1 minggu 1x ada hiburan untuk melepas lelahnya setelah bekerja.


Saat Lamunannya menerawang jauh, Gu Lan memberitahukan kalau toko tidak bisa tutup di karenakan yang Mulia Kaisar masih ada di salah satu ruanagan VIP.


" Kakak pertama.. sebaiknya kamu menemuinya, sepertinya yang mulia sedikit mabuk,"


" Hmm baiklah aku akan menemuinya, kamu dan yang lainnya tolong bereskan uang pendapatan kita. Dan jangan lupa bersihkan ruangannya juga.


" Baik kakak, saya akan melaksanakannya bersama kakak ke tiga."


Gu Ana mengangguk dan dia langsung pergi menemui kaisar Song Yu. setelah sampai dia mengetuk pintu dan permisi untuk menemuinya.


Kaisar Song Yu mempersilahkan masuk, Gu Ana melihat Kaisar Song Yu yang terlihat putus asa. Ada sedikit tak tega melihatnya, namun kini dia sedang menyamar jadi harus tetap merahasiakannya.


" Yang Mulia mohon maaf restoran kami akan segera tutup, ucap Gu Ana sambil memberi hormat.


" Ouuh .. tolong tunggu sebentar lagi", ucapnya. Setelah mengambil napas panjang kaisar meneruskan ucapannya. " Kamu tahu sampai sekarang aku sangat menyesali dan merasa bersalah pada Hai Xiaotangku !!..

__ADS_1


Gu Ana terkejut mendengarnya, kata "Hai Xiaotangku" emang kita begitu dekat gumam Gu Ana.


" Hai Xiaotangku sudah memberi hukuman padaku, aku tak bisa tidur, setiap hari aku selau bermimpi menyeramkan masalah Hai Xaiotangku terbakar. Hik hik hik hik andai saja aku memperhatikannya.


" Sudahlah Yang Mulia, kamu jangan terlalu sedih. Siapa tahu istrimu sekarang sudah bahagia di tempat lain.


" Hik .. hik ..hik kalau dia bahagia mengapa dia tidak mengajakku ?


Ppppfff Gu ana menahan tertawa, Kaisar Song Yu benar benar mabuk. Dia ingin diajak bahagia oleh dirinya, lalu dia berkata " Sudahlah yang mulia lebih baik anda pulang dan beristirahat."


" aku tidak mau pulang, " rengeknya


" Anakku aku tahu kamu tidak ingin ayahmu bersedih, baiklah 1 kali ini saja aku akan membiarkan ayahmu bisa tidur tenang, ucapnya dalam hati sambil mengusap usap perutnya, namun tendangannya makin keras.


" Mengapa perutmu? apa ada yang sakit ucap kaisar.


" Bayinya menendang nendang perutku aah.. ucapnya, terasa sakit.


" Boleh aku mengusapnya ? tanya Kaisar.

__ADS_1


" Baiklah, untuk kali ini saja yang mulia mengusap perurku.


Kaisar mengusap perut Hai Xiaotang yang sekarang menjadi Gu Ana. Anehnya setelah di usap ayahnya bayi dalam kandungannya diam. Bayi yang tadi begitu aktif menendang seolah menjadi tenang diusap ayahnya.


" Oooh berkat yang mulia bayiku sudah tidak menendang perutku lagi."


" Sungguh bahagia bisa merasakan seorang istri sedang hamil, mungkin Hai Xiaotangku kalo hamil seperti ini," sambil berlinang air mata.


Dan tiba tiba kepala kaisar jatuh di pangkuan Hai Xiaotang, dia langsung tertidur nyenyak.


Hai Xiaotang atau Gu Ana menjadi bingung, Kaisar tiba tiba tertidur dengan reflek tangannya mengusap rambut kaisar.


Dia juga merasa bingung mengapa ada rasa bahagia disaat bersama dengan suaminya. Dan bayi dalam kadungannya seolah menginginkan ayahnya selalu ada dengannya.


Pengawal bayanga Kaisar dengan cepat memberitahukan pada kasim Fu kepercayaan Kaisar. Kasim Fu sangat senang kaisar bisa tidur dengan tenang.


Selama ini Kasim Fu sangat khawatir akan kesehatan Kaisarnya. Dan dia berniat akan menjemput Kaisar di dini hari agar idak ada yang mengetahui kalo sang Kaisar tidur di rumah Teh.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa

__ADS_1


__ADS_2