Madu Manis Milik Suamiku

Madu Manis Milik Suamiku
Pengumuman


__ADS_3

Alloo Gaeezzz.... yuk mari mampir di novelku yang lainnya. yang berjudul Psikopat Cinta yang kejam.


aku beri dikit nih permulaan ceritanya..


Hari yg cerah...


Meyla dan suaminya tiap Sabtu sore terbiasa menghabiskan akhir pekan bersama dengan anak-anak di sebuah lokasi permukiman terpencil di pinggiran kota. Lingkungannya memang sedikit kumuh, namun mereka tidak pernah merasa jijik untuk sekedar menghabiskan waktu berada di sana.


Anak -anak itu adalah sosok yg menyenangkan saat di ajak bermain. Mereka dengan tulus membagi tawa mereka, meskipun kehidupan mereka sangat sulit.


Beberapa dari anak-anak di sana tidak bersekolah, maka dari itu Meyla dan suaminya memutuskan untuk berakhir pekan dengan mengajarkan mereka membaca dan menulis.


Meyla dan suaminya sangat menyukai aank-anak. Mereka berdua telah menikah selama 3,6 tahun, tetapi  belum juga mempunyai keturunan. Tidak ada masalah dalam hasil pemeriksaan kesehatan Meyla dan Atta. Hanya saja mungkin Tuhan sedang menguji kesabaran mereka berdua.


Ia beruntung bahwa suaminya adalah sosok yg sangat sabar dan sangat mencintainya. 1 bulan lalu Saat Meyla telah memutuskan sesuatu dengan berfikir sangat panjang, ia memantapkan hati untuk mengutarakan niatnya.


"sayang, bolehkan aku mengatakan sesuatu? "  tanya Meyla sedikit gugup.


"silahkan", jawab Don Atta singkat sambil menyeruput cappucino hangatnya.


Meyla diam sejenak sambil menatap wajah suaminya serius ingin mendengar hal yg ingin ia bicarakan. Karena Don Atta melihat hal yg tak biasa pada istrinya yang tak biasa itu, karena Meyla selalu riang saat berbicara, selalu bercanda dan tak pernah terlihat serius saat  berduaan dengannya.


Rasa gugup untuk berbicara pada Atta membuatnya sedikit cemas.


"ada apa sayang? kenapa ragu? apakah ada masalah? " tanya Atta dengan tidak sabar


"bukan.. bukan itu sayang" Meyla menatapnya dengan penuh keraguan, lalu ia segera melanjutkan


"Aku sudah lama memikirkan ini matang-matang"


"hampir 4 tahun kita menikah, tapi kita belum diberikan anak"


"Aku ingin kamu ingin memiliki anak kandung mu sendiri" Meyla terhenti sejenak menundukkan kepala mencoba menahan rasa sakit di hatinya atas ucapannya sendiri.

__ADS_1


" lalu?..." tanya Atta kembali dengan tatapan yg penuh tanda tanya


"Maka, menikahlah dengan seseorang yg baik. Aku takkan keberatan, tapi aku mempunyai 1 syarat. Wanita itu haruslah pilihanku yg bisa dekat denganku".papar Meyla


Meyla merasakan seperti darahnya mengalir ke bawah dengan cepat sehingga membuat kakinya lemas saat mengutarakan niatnya.


Meyla mencoba tetap bertahan agar tidak ada airmata yg jatuh di pipinya.


"sudah selesai? " tanya Atta sembari menampilkan dua lesung manis dipipinya.


Meyla hanya sanggup menggangguk pelan, krn ia tak ingin suaminya mendengar getaran suara yg menahan sesak tangis. Istri mana yg sanggup di madu bahkan menganjurkan suaminya menikah lagi. Hal itu sangat lah langka terjadi dan Meyla adalah salah satunya.


Perlahan Don Atta, pria gagah dengan tinggi 183 cm yang cukup manis itu mengangkat dagu Meyla dengan lembut. Tangannya yg kuat namun hangat itu seakan memberi keberanian Meyla untuk menatap mata teduh suaminya.


Meyla terhenyak, ada buliran air mata di sana.


"sayangku...pemilik satu-satunya seluruh cintaku" sapa suaminya penuh cinta.


"aku sudah sangat bahagia memilikimu. Aku tak pernah merasa kekurangan cinta, perhatian dan kasih sayang darimu." ia diam sejenak sambil menatap lembut pada Meyla dan jari jemarinya menyentuh pipi istri cantiknya dengan penuh cinta.


"Sebab, jika aku menikah lagi hanya untuk mendapatkan seorang penerus. maka, aku adalah suami pecundang yg serakah, yg dengan keegoisannya telah menyakiti hati seorang wanita yg rela meninggalkan kemewahan dan cinta dari orang tuanya untuk menikah dengan lelaki sederhana sepertiku". Jelas Atta panjang lebar.


Meyla tetap diam terkesima dengan kata-kata yg dilontarkan suaminya. Atta menatap istrinya lekat lekat sambil memegang kedua pipi Meyla yg putih mulus untuk meyakinkan atas kesungguhan ucapannya.


Lalu ia pun melanjutkan ucapannya dengan senyuman manis khasnya yg memperlihatkan gigi putih yg tertata rapi.


" istriku tercinta, pernyataan niatmu sudah cukup kita bahas sampai di sini"


"Aku telah memiliki duniaku sendiri dengan cintamu"


"kehadiranmu dan kasih sayangmu padaku sudah menyempurnakan hidupku yg sepi. keputusanku adalah tetap memiliki 1 istri. yaitu kamu Meylia". Kecupan hangatpun jatuh pada kening Meyla.


Tanpa Meyla sadari air matanya berlomba jatuh. Ia melihat kesunggahan dalam tatapan suaminya. Cinta yg begitu besar dan mata itu jujur memperlihatkannya.

__ADS_1


yaaa... Meyla jatuh cinta lagi pada Don Atta. Matanya memiliki sorotan yang penuh rasa cinta itulah salah satu yg membuat Meyla jatuh cinta padanya.


Ditengah tangis haru, Atta memeluk erat tubuh mungil istrinya. Meyla adalah istri yg beruntung memiliki suami sepertinya.


Kesehariannya hanya mengurus rumah dan menunggu suaminya pulang bekerja. Jika moodnya sedang baik maka ia akan menulis cerpen untuk kuterbitkan pada salah satu Halaman FB miliknya.


Meyla memiliki lumayan banyak pembaca. Dan tulisannya sebagian besar menggambarkan kehidupan nyatanya saat remaja, kuliah, bekerja, bertemu cinta, sampai menikah. Suaminya adalah pemilik usaha jasa kurir yg biasa saja. Namun, cukup untuk memperoleh nafkah kehidupan layak untuk sang istri.


Ini cinta yg sempurna dan hidup yg sempurna milik mereka berdua. Itu menurut Meyla, sampai kejadian yg tak pernah terlintas akan terjadi dalam hidupnya bahkan tak pernah terfikirkan untuk diceritakan dalam tulisan fiksinya. Kejadian yg merebutnya secara paksa dari suaminya.


Dan inilah awal mula kisah tragis Meyla....



Meyla



Don Atta



Tuan Jimmy De Beule



SarahDe Beule



Delby


__ADS_1


Junior


__ADS_2