
Beberapa hari kemudian, pak David sampailah di pintu masuk kantor perusahaan yang sudah dibicarakannya tempo hari bersama Sari, putri satu satunya.
"Selamat datang diperusahaan kami yang sederhana ini pak David" sambut pria tua yang lebih muda beberapa tahun di bawah pak David.
"Terimakasih pak Johan Barata. Saya sangat menghargai penyambutan anda ini" ungkapnya jujur.
"Mari, silahkan masuk pak" ajak Ronny kepada pak David beserta Sari.
Sesampainya di ruang kerja direktur utama yang ditempati oleh ayah Jo, pak David dan Sari disuguhi teh hitam dari kaki Gunung Kerinci, Jambi.
Pak David begitu terhanyut dengan aroma khas teh tersebut. Ia pun tak segan bertanya dari mana Johan Barata mendapatkan teh yang begitu bagus kualitasnya.
Ayah Jo pun menjelaskan bahwa teh tersebut awalnya diperkenalkan oleh sahabatnya yang berasal dari daerah penghasil teh yang kini mereka tengah nikmati.
Siapa sangka, teh hitam ini masuk ke dalam daftar teh terbaik yang ada di dunia Teh hitam.
Seperti namanya, teh ini memang berasal dari perkebunan teh yang berada di kawasan Kayu Aro, yang berdiri tepat di kaki Gunung Kerinci
Kabarnya, perkebunan teh ini adalah salah satu perkebunan teh tertua yang ada di Indonesia Berdiri sejak tahun 1925.
Perkebunan teh tersebut selalu menghasilkan teh yang alami dan berkualitas hingga sekarang.
Rasa dan khasiatnya yang khas, membuat teh ini digemari oleh Ratu Belanda pada masa kolonial dahulu.
Ayah Jo kemudian memberi pak David sebuah bingkisan berupa daun teh yang telah dikemas secara baik.
Pembicaraan serius mengenai kerjasama antara perusahaan Barata dan pak David ternyata terdengar oleh Zahri.
Zahri murka, ia mengacak acak habis ruang kerja perusahaannya. Ruang kerjanya berantakan seperti habis diterpa tornado.
Gilang hanya duduk diam melihat Zahri yang begitu emosional. Setelah kemarahan Zahri mereda, Gilang kemudian menghibur Zahri dengan memberikan undangan dari pemerintah pusat untuk turut hadir dalam Tender proyek.
Tender tersebur merupakan tender Pengadaan makanan olahan bergizi untuk dibagikan ke setiap pelosok perkampungan dan dusun kecil yang telah masuk ke dalam daftar oleh relawan medis maupun nutritionist yang melakukan riset sejak beberapa bulan sebelumnya.
Nutritionist atau yang bisa disebut Ahli gizi merupakan profesi khusus, yaitu seseorang yang mengabdikan diri dalam bidang gizi serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui suatu pendidikan khusus. Meskipun sering disamakan dengan dokter gizi, namun keduanya tidaklah sama, meskipun dalam kerjanya kerap kali bekerjasama.
__ADS_1
Zahri merespon cepat undangan tersebut. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat pada kualitas produk dari perusahaan Zahri jika ia dapat memenangkan tender tersebut.
Tender dapat artikan lelang atau sistem jual beli yang dilakukan suatu pihak dengan cara mengundang vendor (penjual atau penyedia) untuk mempresentasikan harga dan kualitas yang dibutuhkan. Harga dan kualitas yang terbaiklah, nantinya yang akan menjadi pemenang.
Menurut Perpres No.16 Tahun 2019, tender adalah metode pemilihan untuk mendapatkan Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya.
Untuk proses seleksi tender akan mengundang vendor yaitu penjual atau penyedia untuk memberikan penawaran harga dan kualitas barang atau jasa yang dibutuhkan oleh pihak penyelenggara.
Mengikuti tender memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku hal ini guna memperlancar proses fiterisasi oleh badan pengawas tender seperti, memperhatikan kualifikasi persyaratan yang dibutuhkan dan peraturan perusahaan yang menawarkan tender.
kemudian meriset hal apa yang dapat membantu bisnis bila tender tersebut berhasil dimenangkan.
Lalu memastikan modal cukup untuk menjalankan pekerjaan yang diminta oleh pemberi tender
Hal lainnya adalah memeriksa kesiapan seluruh sumber daya baik itu peralatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.
Dan sebuah perusahaan harus yakin bahwa tender tersebut dapat meningkatkan profit pada usahanya.
Setelah memahami tujuan dan mengikuti tender maka saatnya untuk mempersiapkan hal-hal yang dapat memenangi tender.
"Gilang, apa saja yang harus kita lakukan untuk lolos dalam seleksi berkas" tanya Zahri.
"ok, kita punya semua itu. Lalu apalagi?" tanya Zahri serius sambil mencatat beberapa hal di notebooknya sendiri.
" Setelah itu kita harus mencari Informasi detail tentang pengadaan yang tersedia di media massa atau pada portal e-procurement milk pemerintah daerah atau datang ke lembaga/instansi yang bersangkutan"
"Apakah proposal penawaran dengan harga yang sesuai dengan memperhatikan garansi, layanan purna jual dan item-item pekerjaan yang diminta oleh panitia tender?" lanjut Gilang mendeskripsikan prosesnya.
"lalu hal penting lainnya kita juga mesti memeriksa dokumen lelang/tender untuk mengetahui metode penilaian dokumen yang akan dilakukan oleh Panitia Pelelangan" imbuh Gilang kembali
"Ketelitian dalam pengisian dokumen penawaran. Perhatikan instruksi yang diberikan Jangan merubah setiap deskripsi dalam dokumen tersebut" jelas Gilang akhirnya pada Zahri.
Gilang menatap dalam netra lawan bicaranya tersebut, kemudian berkata.
" Zahri, Hindarilah upaya mengintimidasi peserta tender lainnya"
__ADS_1
"saling menghormati dan berlaku sopan akan lebih banyak menimbulkan simpati" lemah suara Gilang terdengar.
Zahri hanya merespon jengah dengan petuah dan nasehat Gilang beberapa waktu belakangan ini.
Gilang juga memberitahukan info lain yang membuat Zahri berencana licik, yaitu mereka juga akan bertemu dengan perusahaan Barata yang juga mendapatkan undangan tender untuk pengadaan makanan olahan nanti.
Melihat senyuman miring Zahri, Gilang berfirasat akan ada sesuatu hal yang akan dilakukan oleh Zahri yang akan merugikan perusahaan mereka.
"zahri, kenapa kau tersenyum seperti itu?" tanya Gilang.
"hmm... "
"kenapa? aku udah gak boleh senyum lagi, hah? " Sahut Zahri berusaha menutupi pikiran jahatnya.
"bukan begitu, aku hanya mengingatkan. Lebih baik kali ini kita berkompetisi secara adil" ujar Gilang mengingatkan.
"ahh... sudahlah. aku tau apa yang akan aku lakukan" Bantah Zahri ketus.
"apa ada hal lain lagi?" tanya Zahri mengalihkan pembicaraan.
"ada, jika kita telah lolos seleksi dan memenangi tender tersebut, kita harus berikan barang dan jasa yang sesuai dengan kualitas dan jumlah sesuai dengan dokumen penawaran yang telah kita buat"
"hmm.. itu sudah pasti" ucap Zahri bersungguh sungguh.
"Gilang, tolong siapkan semua yang diperlukan untuk ikut tender tersebut" titah Zahri pada asistennya tersebut yang juga merupakan wakil direktur perusahaan yang Zahri pimpin.
"oh iya, kita harus rapat dengan pemilik saham lainnya untuk mendiskusikan hal ini" ujar Gilang mengingatkan.
"baiklah, aku serahkan padamu semuanya" Zahri melirik arloji di tangan kirinya.
"waduh sudah kesorean" pekik Zahri lupa dengan janjinya.
"Gilang, aku pulang duluan ya. Ada janji temani ibu belanja kebutuhan dapur" Zahri membereskan beberapa perlengkapan di mejanya. Lalu mengambil tas jinjingnya kemudian berlalu begitu saja meninggalkan Gilang seorang diri diruang kerjanya yang masih berantakan.
"hufttthh..." Gilang menggeleng heran dengan kelakuan Zahri.
__ADS_1
Gilang menuju meja kerja Zahri, kemudian menelepon kebagian cleaning service meminta seseorang untuk membersihkan ruang kerja Zahri.
haiiii readers....***mumpung like, koment itu gratis, silahkan diklik tombol like nya yahhhh jika kalian suka dengan cerita ini, jangan lupa berikan vote dan gift untuk novel recehku ini... ***