MAHASTAMA

MAHASTAMA
Bab 1 . Pertemuan Kembali


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Seorang perempuan baru saja memasuki kantor yang sudah seminggu ini menjadi tempatnya bekerja .


Ia kemudian memasuki lift untuk menuju ke ruangannya yang berada di lantai lima .


Ting


Lift pun sampai di lantai ruangannya berada .


Menaruh tasnya di atas meja dan duduk di kursinya .


" La ." panggil Giselle yang merupakan sahabatnya sejak SMP.


Yang dengan suatu keberuntungan mereka berdua mendaftar kerja di kantor yang sama dan diterima . bahkan ditempatkan di lantai yang sama .


" Iya Sell ." balas Lea yang kemudian melihat ke arah Giselle .


" Kenapa lo pagi - pagi udah senyum senyum ."


" Gue punya gosip ter baru dikantor kita ." ucap Giselle dengan semangat .


" Apaan ? lo pagi - pagi udah update gosip ." Allea.


" Gue dengar dari anak - anak kantor kalau CEO kita udah balik dari jerman ."


" Ya trus ? ." Allea .


" Ya akhirnya gue bisa lihat dengan mata kepala sendiri CEO yang kabarnya ganteng menggoda iman perempuan sekantor ini ."


" Kira - kira seganteng apa ya La . "


" Sumpah penasaran banget gue ." ucap Gisele menggebu .


" Udah sana balik ke meja lo ."


" Kerja dulu ."


" Nanti jam makan siang boleh dilanjut rasa penasaran lo. " Allea .


💚💚💚


Lea membereskan mejanya disaat jam sudah menunjukkan waktu untuk seluruh karyawan menikmati makan siang mereka .


" Yuk kantin La ." ajak Giselle yang baru saja menghampiri mejanya .


" Yuk ."


Keduanya keluar ruangan menuju kantin.


Sesampainya dikantin mereka langsung duduk di kursi yang masih kosong .


" Lo mau pesan apa Sel ? ."


" Biar gue yang pesan ." Allea .


" Gue mau ayam bakar sambal hijau ."


" Trus minumnya lemon tea ."


" Oke ."


Allea beranjak dari kursinya untuk memesan makan siang .


Ia memesan ayam geprek dan hati bakar lengkap dengan sambal terasi .


Setelah memesan ia kembali duduk di meja keduanya .


" Eh La ."


" Hemm ." Jawab Allea sembari melihat postingan terbaru bias kesayangannya .


" Selesai jam makan siang CEO kita bakalan datang ke kantor ."


" Ya trus ? ." tanya Fisya yang kurang tertarik mengenai CEO baru mereka yang akan datang ke kantor siang ini .


" Ya pokoknya kita harus lihat ."


" Ngak ah males ."


" Ngapain juga liatin CEO ."


" Ntar juga tau sendiri ." Allea .


" Pokoknya gue mau lihat hari ini ."


" Mana tau dia jodoh gue ." Giselle . oke sekarang Giselle sedang berhalu ria .


" Lo lagi ngehalu apa gimana ."


" Mana mau CEO kita sama lo yang ratu gosip sama cerewet gini ." Kata - kata Allea seakan mematahkan haluan Giselle .


" Kalau dia mau sama gue awas lo La ." ancam Giselle dengan nada bercanda .


" Lo doa aja banyak - banyak biar dia mau sama lo ." Allea .


" Lo juga harus doa in gue ."


" Semoga gue jodohnya tu CEO baru ."


" Aamiin ." Allea mengaminkan haluan sahabatnya itu .


Ia hanya bisa meng aamiin kan saja . daripada harus melanjutkan perdebatan keduanya mengenai CEO baru .


Sebenarnya ia sedikit penasaran mengenai CEO mereka, namun hanya sedikit .


Ya siapa yang ngak penasaran, walau hanya sedikit pasti rasa penasaran itu ada .


Penasaran dengan CEO mereka yang kabarnya berwajah tampan namun dingin .


Dikenal tidak tersentuh oleh yang namanya wanita .


" Gue ngak percaya ada cowok modelan begitu ." gumam Allea dalam hati .


" Itu bukannya ngak tersentuh wanita ."


" Mungkin aja dia udah punya pasangan yang harus ia jaga perasaannya . "


" Ya kali jabatan CEO, trus ganteng ngak mungkin banget kalo single ."


" Mustahil banget itu ." Batin Allea .


Ya bagaimana tidak mustahil, dengan jabatan dan paras rupawan, pastinya banyak wanita yang mengantri untuk mendapatkan hatinya dan bida berdampingan dengan sosok tersebut .


Begitulah kira - kira fikiran dari seorang perempuan cantik , dengan rambut hitam yang ikal dibagian bawah , hidung mancung, dan alis yang tidak terlalu tebal , tak lupa dilengkapi dengan bibir tipis berwarna merah muda alaminya .


" Cantik ." satu kata yang menggambarkan seorang .


" Azallea Auristella ." , yang kerap disapa Lea .


💚💚💚


Ditempat lain , disebuah bar tampak pria yang sedang menikmati whisky .


" Akhirnya balik juga lo El ." ucap Dirga yang baru saja menduduki kursi di sebelah El .

__ADS_1


" Tiga tahun lo ngak balik ."


" Ni anak ngak ingat rumah apa gimana ya Ga ." Lucas yang baru saja menghampiri keduanya membuka suara .


" Malas pulang gue ." jawab El singkat . karena ketika ia pulang seperti ini, yang ada di fikiran nya hanyalah nama seseorang , " Lea ."


Ya walaupun selama diluar negeri iya juga memikirkan nama itu, namun tidak terlalu .


Nama seorang perempuan yang merupakan first love bagi El .


Seseorang yang dulu selama tiga tahun lamanya menjadi kekasih hati seorang .


" Axcelle Mahastama ."


Namun saat ini status keduanya sudah bukan sepasang kekasih, melainkan mantan, mantan yang sudah lebih kurang tiga tahun tak bersua .


Mantan yang putus akibat kesalah pahaman diantara keduanya .


Walaupun mungkin dihati keduanya masih ada rasa cinta .


Bagi El bukan mungkin masih ada cinta, namun memang masih cinta .


" Lo kangen Lea ? ." tanya Lucas kepada El yang sedang meminum whisky secara perlahan .


" Ngak perlu lo tanya gue kangen atau ngak ."


" Pastinya lo udah tahu tentang itu ." jawab El . ya ini hanyalah pertanyaan yang sudah pasti Lucas tahu jawabannya .


" Lo ngak ada niat ajak Lea ketemu trus jelasin masalah itu ke dia ? ." Kini dirga lah yang bertanya sembari meneguk bir nya .


" Ada ."


" Tunggu waktunya ."


" Gue bakalan jelasin semuanya ke dia ." El .


" Jangan kelamaan ."


" Keburu Lea jadi milik orang ."


" Nyesel lo ntar ." Dirga memperingati, ya takutnya El ke duluan orang lain, bisa - bisa El gila kalau hal itu terjadi .


Soalnya El kan sayang banget sama Lea .


" Gue bakal temuin Lea minggu depan ."


" Mungkin ."


" Gue harus ngurus kantor dulu minggu ini ." jawab El .


" Gue dengar dari Keysha , katanya Lea jadi pegawai di kantor Mahastama ." ucap Lucas . ia memberitahukan kepada El . karena kemungkinan El belum mengetahuinya .


Karena kabarnya Lea baru satu minggu ini bekerja di kantor milik keluarga El .


" Yakin lo ? ." tanya El . El tentu kaget, karena ia baru mengetahui hal itu . setahunya minggu lalu dari orang yang ia perintah memantau Lea ketika ia diluar Negeri, bahwa Lea bekerja di perusahaan xxx .


" Kalau Keysha yang bicara pastinya benar ."


" Gue yakin banget ." Lucas menimpali .


" Besok gue cek pas ke kantor ."


" Semoga aja benar ." harap El . jika Lea bekerja di kantornya, sudah pasti ia akan semakin mudah bertemu Lea .


💚💚💚


" La ..." panggil Giselle dengan semangat .


" Lo kenapa Sel ? ."


" Muka lo semangat banget nyamperin gue ." tanya Lea heran . apakah Giselle baru saja menang undian fansign .


" Barusan ada yang bilang kalau sekitar lima menit lagi CEO baru kita sampai ." ajak Giselle sembari menarik tangan Lea .


Lea yang tangannya ditarik hanya menurut saja, mengikuti langkah kaki Giselle dan keduanya memasuki lift menuju lantai bawah .


Yang katanya sebentar lagi mereka akan menyambut kedatangan CEO baru .


Para karyawan berbaris rapi .


Tak lama sebuah mobil mewah berwarna silver berhenti di depan lobi kantor .


Sang supir membuka pintu penumpang .


Seorang pria melangkah keluar dari mobil .


Berdiri tegap sembari merapikan jasnya yang sebenarnya masih rapi, agar terlihat cool saja seperti itu, gaya - gaya membenarkan jas .


Lea seketika menutup mulutnya ketika sang CEO keluar dari mobil .


Iya syok .


Seketika matanya memanas, hatinya kalut bukan main .


Melihat seseorang yang namanya masih tersimpan rapi di dalam hatinya ada di disini .


El berjalan melewati barisan karyawan yang menyambutnya .


Matanya melihat sekeliling, mencari sosok Lea, yang kabarnya menjadi karyawan di kantornya.


Tak lama ia mencari .


Matanya seketika bersitatap dengan manik mata Lea .


Keduanya saling berpandangan beberapa saat sebelum Lea yang memutuskan pandangan matanya .


Jantung El berdegup kencang saat ini .


Melihat Lea secara langsung setelah tiga tahun lamanya .


Ingin rasanya ia memeluk gadis itu, menyalurkan rindu yang menggebu .


Menikmati kembali saat - saat bersama mereka yang masih begitu membekas dengan begitu manis .


El berusaha keras menetralkan degup jantungnya, melanjutkan langkahnya memasuki kantor .


Setelah El memasuki lift, barisan karyawan yang tadi menyambutnya membubarkan diri untuk kembali meneruskan pekerjaan mereka .


Tinggallah Lea dan Giselle .


Lea yang hanya diam mematung .


Dan Giselle yang heboh bukan main .


" La..."


" Itu tadi El kan ? ."


" Beneran El kan La ? ." heboh Giselle.


Lea yang bibirnya amsih tertutup rapat hanya menjawab dengan anggukan , tanda mengiyakan ucapan Giselle .


" Jadi El CEO baru NXO ."


" Gila - gila ."


" Gue speechless banget La ."


" Kenapa waktu daftar kerja disini gue ngak ngeh ya kalau CEO disini keluarga Mahastama ." ucap Lea .


" Gue juga enggak ."

__ADS_1


" Jadi gue juga lumayan kaget kalau CEO kita itu El ." Giselle bilangnya lumayan kaget, padahal dari tadi heboh banget .


" Tapi gpp ."


" El yang jadi CEO ."


" Tujuh puluh persen kita aman disini ."


" Kalau El berani pecat kita ."


" Gue omelin habis habisan ." Giselle yakin, mengomeli El adalah hal yang sudah biasa ia lakukan sejak dulu . cuma libur aja selama tiga tahun ini karena El berada diluar negeri .


" Udah yuk balik kerja ." ajak Lea menarik tangan Giselle untuk pergi dari sana .


Tak lama Lea sudah dudu di kursinya .


" El ..." gumam lirih Lea .


Ia rindu, namun juga sesak didadanya saat ini .


Ia saat ini membayangkan bagaimana hari - hari kedepan, yang sudah pasti akan bertemu El, walaupun mungkin tidak sering .


💚💚💚


El baru saja memasuki ruangannya diikuti David, sekretaris El saat ini .


" Ini ruangan Bapak ."


" Saya permisi Pak ." ucap David kemudian berlalu dari sana .


Ia memilih sekretaris pria karena malas jika harus menghadapi sekretaris wanita yang biasanya akan menggoda CEO .


Seperti di drama - drama yang biasa menjadi tontonan wanita .


El menduduki kursi yang khusus disediakan untuknya .


Kursi yang berada di ruangan yang cukup luas .


Di sebuah ruangan yang di dalamnya juga tersedia sofa beserta barang - barang lain .


Tak lupa, El juga request kepada sang ayah agar menyediakan kamar pribadi di ruang kerjanya .


Dan semua itu di iyakan oleh sang Ayah .


Tok tok tok


" Masuk ." ucap El yang sedang duduk di kursi menatap ke luar jendela .


Ia segera memutar kursinya ke posisi semula .


Cklek


David memasuki ruangan membawa beberapa berkas .


Meletakkannya di atas meja atasannya .


" Ini beberapa berkas yang perlu di tandatangani Pak ." ucap David .


El mengangguk .


" Saya permisi ."


Setelah sang sekretaris keluar daru ruangan .


El mulai membuka lembaran berkas yang berada di mejanya .


Memeriksa satu persatu sebelumbubuhkan tanda tangannya disana .


Walaupun sebelumnya berkas itu pasti sudah di cek oleh David .


El memfokuskan diri dengan pekerjaannya .


Hari perdana bekerja di kantor ini .


Hari pertama juga melihat sang pemilik hati yang sudah enam tahun mengisi posisi penting di dalam hatinya .


💚💚💚


Jarum jam melewati detik, menit , bahkan jam .


Berlalu begitu cepat, hingga terkadang tak terasa sudah berapa lama jarum itu berputar .


Hingga saat ini jarum jam itu sudah menunjukkan pukul setengah satu siang .


El menghentikan pekerjaannya, walaupun pekerjaan itu belum terselesaikan sepenuhnya .


Ia beranjak dari kursinya .


Keluar ruangan untuk menuju kantin guna mengisi perutnya yang sudah berdemo ria minta diisi .


Tadi sang sekretaris menawarkan kepada El snack sore, namun ditolak oleh El .


Ia lebih ingin makan nasi saja di kantin , karena siang tadi ia belum sempat makan siang .


Dari pada harus makan siang seorang diri di ruangannya .


Ting


Lift khusus yang dinaiki el telah sampai di lantai dimana kantin berada .


El memasuki kantin .


Ntah berapa pasang mata melihat kearahnya saat ini .


Terutama mata para kaum hawa yang memandang El dengan penuh minat .


Namun El tidak menghiraukannya .


Ia melangkah pasti menuju tempat pemesanan .


Memesan ayam geprekbeserta hati bakar ,yang merupakan makanan favorit nya, sekaligus favorit Lea .


El masih sangat ingat , dulu jika keduanya sedang keluar untuk sekedar ngedate, pasti mereka memesan makanan itu .


Tak berapa lama, tangan El sudah memegang nampan berisi makanan serta lemon tea .


Pandangannya memindai seisi kantin, mencari kursi kosong yang masih tersedia .


Karena kantin lumayan ramai pada sore hari, dimana para karyawan menikmati snack sore mereka .


..........❣..........


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Sabtu, 1 April 2023


Pukul 22.20 Wib .


.......


...Salam Sayang Dari Nama Chingu...


...Lee Haechan ❤...

__ADS_1


__ADS_2